Tampaknyo, asa Saluak lai ka Tinggi,
Bialah Salapah kampih indak barisi.

Pantun Anak-anak saisuak:

Pandan den tu Pandan kau?
Pandan Den baduri-duri
Ayah den tu Ayah kau
Ayah den Basaluak Tinggi...

Kontrasnyo:

Dahulu Palakaik nan bapakai
Kini lah Bugih nan paguno
Dahulu Adaik nan Bapakai
Kini lah Pitih nan paguno

Solusi Pituah Dt. Parpatiah nan Sabatang:

"Takuik di Adat ka Tagiliang,
Turuikkan Putaran Roda!"

--  MakNgah
Sjamsir Sjarif

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke