Presiden Minta Perbanyak Bangunan Bagonjong di Bukittinggi 
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/44128-presiden-minta-perbanyak-bangunan-bagonjong-di-bukittinggi>

Dari Haluan kito baco baritanyo.
-- MakNgah

Presiden Minta Perbanyak Bangunan Bagonjong di Bukittinggi 
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/44128-presiden-minta-perbanyak-bangunan-bagonjong-di-bukittinggi>
 [image: 
PDF] 
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/44128-presiden-minta-perbanyak-bangunan-bagonjong-di-bukittinggi?format=pdf>
 [image: 
Cetak] 
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/44128-presiden-minta-perbanyak-bangunan-bagonjong-di-bukittinggi?tmpl=component&print=1&layout=default&page=>
 [image: 
Surel] 
<http://www.harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=56f386efd40c19b505bb089e59a6b60cde13e7b0>
 Senin, 
12 Oktober 2015 01:59

*JALAN PINTAS PADANG-MANDEH SELESAI 2 TAHUN*

*PADANG, HALUAN- *Da­lam kunjungan selama tiga hari ke Sumatera Barat 
(8-10/10), Presiden Joko Wi­dodo me­m­berikan perhatian khusus pada dua 
daerah tujuan wi­sata, yakni Kota Bukittinggi dan Kawasan Wisata Bahari 
Ter­padu (KW­BT) Mandeh di Pesisir Se­latan. Presiden min­ta agar rumah dan 
bangu­nan di Bukit­tinggi diperkuat k­arakter ciri khas tra­di­sio­nalnya, 
yakni rumah bagonjong.

Hal tersebut di­sampai­kan oleh Presiden Jokowi di saat peresmian KWBT 
Man­deh, di Pesisir Selatan, Sabtu (10/10). Permintaan Pre­siden Jokowi 
tersebut juga ditegaskan oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya, se­bagai­mana 
disampaikan ke­pada pemerhati pariwisata  Sumbar Nofrin.

Apa yang disampaikan Presiden Jokowi tentang perlunya bangunan di Kota 
Wisata Bukittinggi meng­guna­kan karakter dan ciri  khas Minangkabau, 
berupa bangunan atap Bagonjong, menurut  Dekan Fakultas Pariwisata 
Universitas Ne­geri Padang Ernawati patut menjadi perhatian serius. Erna 
menilai hal ini nyaris luput dari perhatian masya­rakat, swasta dan 
pe­merintah.

“Kebanyakan masyarakat, swasta dan bahkan sebagian pemerintah daerah saat 
mem­bangun rumah, gedung, ruko  atau pun perkantoran lebih banyak meniru 
gaya arsitektur Negara lain, termasuk di Kota Bukit­tinggi. Sehingga kita 
kehilangan ciri  dan karekteristik bangunan Minangkabau. Padahal itulah 
yang dicari dari jauh-jauh oleh wisatawan manca Negara,” kata­nya, melalui 
sambungan telepon tadi malam.

Untuk KWBT Mandeh Pre­siden Jokowi memiliki sejumlah catatan.  *Pertama*, 
melihat sum­ber daya dan keindahan Mandeh, Presiden berharap masyarakat 
Mandeh bermusyawarah guna memutuskan masa depan yang terbaik untuk 
kesejahteraan ma­sya­rakat Mandeh. *Kedua*, secara pribadi Presiden 
mengusulkan yang cocok untuk pengembangan Mandeh adalah menjadi kawasan 
wisata keluarga.

*Ketiga, *menugaskan Menteri Pekerjaan Umum dan Pe­ru­ma­han Rakyat (MenPU 
Pera) men­ye­lesaikan jalan pintas Padang-Mandeh (45 km) kurang dari dua 
tahun. Dengan pengembangan KWBT Mandeh pendapatan ma­sya­rakat dan daerah 
bisa me­ning­kat lima kali lipat. *Keempat*, menugaskan Kementerian 
Pari­wisata membantu promosi pari­wisata KWBT Mandeh dan Su­ma­tera Barat. 
Presiden men­canang­kan secara resmi per­cepatan KW­BT Mandeh dengan 
menan­da­tangani prasasti Mandeh.

Presiden Jokowi  menilai Sumbar memiliki banyak des­tinasi wisata yang 
indah selain Mandeh seperti Kawasan Kota Pusaka Sawahlunto, Danau Ma­ninjau 
dan Danau Singkarak. Ke depan, perlu dijadikan satu ke­sa­tuan paket wisata 
untuk dijual kepada wisatawan (mancanegara).

Sambutan dan janji dukungan Menteri Pariwisata Arif Yahya terhadap KWBT 
Mandeh. Stra­tegi pembangunan KWBT Man­deh menggunakan Konsep 3A, yakni 
Atraksi, Akses dan Amenitas.

Sementara itu menurut Men­teri Pariwisata RI Arif Yahya, *positioning* KWBT 
Mandeh sa­ngat strategis dan menarik  se­ba­gai ‘Raja Ampatnya’ Sumatera, 
dan terkenal juga dengan sebutan * the Paradise of the South*. Mandeh telah 
ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Nasional melalui Permenpar Bulan 
September 2015. Mandeh juga sudah punya atraksi unik dan menarik, yakni 
paralayang.

Lebih lanjut Menpar Arif Yah­ya mengatakan untuk kemajuan KWBT Mandeh, 
KemenPU dan Pera juga membangun jalan pintas Padang-Mandeh sepanjang 42 km 
yang akan diselesaikan dalam waktu kurang dari dua tahun, sehingga lama 
perjalanan yang saat ini tiga jam bisa dipersingkat menjadi hanya 45 menit.

Pemerintah juga akan menye­diakan transportasi penerbangan Jakarta - Padang 
menggunakan LCC murah, hanya sekitar Rp600 ribu. Ditambah Padang- Mandeh 
hanya sekitar Rp25 ribu. Selain jalan darat, kawasan Mandeh juga dapat 
diakses dengan perjalanan lalut melalui Teluk Bayur yang melegenda.

Pengembangan KWBT Man­deh dilaksanakan dengan Konsep Community Based 
Tourism. Se­lanjut­nya memberdayakan ma­sya­rakat di lingkungan KWBT 
Man­deh. Kondisi saat ini, pen­dapatan masyarakat Mandeh rata-rata Rp50 
ribu per hari. Dia yakin lima tahun mendatang, setelah KWBT Man­deh 
benar-benar telah men­jadi sebuah kawasan destinasi wisata pendapatan 
masya­rakat dapat naik lima kali lipat. “Se­makin di­les­tarikan, semakin 
men­yejah­tera­kan,” kata Manteri Arif Yahya. Pada KWBT Mandeh juga akan 
dikembangkan *homestay. *

Ada beberapa janji pe­me­rintah terhadap pembangunan KWBT Mandeh. Dari 
Ke­menteri­an Pariwisata RI; *pertama*, mem­bantu promosi pariwisata 
Man­deh, terutama ‘Mandeh Joy Sai­ling’. *Kedua, *memfasilitasi Diklat 
homestay bagi 100 kepala ke­luar­ga (KK). *Ketiga, *memfasilitasi 
pembentukan Kelompok Sadar Wisata. *Keempat, *memfasilitasi pembangunan 100 
toilet bersih. Sedangkan KemenPUPera RI akan membangun jalan pintas 
Padang-Mandeh sepanjang 42 km yang akan diselesaikan dalam waktu kurang 
dari 2 tahun. *(h/erz)*


On Sunday, October 11, 2015 at 8:48:14 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Presiden Joko Widodo is on Facebook. To connect with Presiden Joko Widodo, 
> join Facebook today. 
> Join Log In 
>
> Presiden Joko Widodo added 6 new photos. 
> 13 hrs · 
> Kemarin sore saya mengunjungi pembangunan stasiun kereta api Bandara 
> Minangkabau. Insya Allah, pada bulan Desember 2015, masyarakat Sumatera 
> Barat bisa menggunakan jalur kereta api Duku-Bandara Internasional 
> Minangkabau. 
> Dengan layanan transportasi terintegrasi, masyarakat Sumatera Barat akan 
> lebih mudah mengakses bandara dan kereta api. Perkembangan ekonomi daerah 
> akan berkembang lebih cepat,dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat. 
> Saya berharap pembangunan seperti ini menjadi pola di daerah-daerah lain di 
> Indonesia. 
> +3 
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke