Tapi sayang, dia ndak ikut makan Sate Mak Syukur Jumat, 09 Oktober 2015 08:34 WIB Mampir di Sate Mak Syukur Padang Panjang, Jokowi Tak Ikut Makan karena Sedang Puasa Sunnah Share0 0 0 0 . - GoSumbar [image: Mampir di Sate Mak Syukur Padang Panjang, Jokowi Tak Ikut Makan karena Sedang Puasa Sunnah] Presiden Jokowi membagi-bagikan buku ke warga di depan warung sate Mak Syukur. (Foto: Padang Ekspres/JPNN) *PADANG PANJANG, GOSUMBAR.COM <http://GOSUMBAR.COM>* - Ada yang menarik ketika Presiden Jokowi mampir ke Sate Mak Syukur, Padang Panjang, Kamis (8/10/2015) kemarin. Di sini, Jokowi dan istri tidak makan karena lagi puasa sunnah.
“Pak Presiden dan Ibu tidak makan karena lagi puasa. Tapi, beliau memberikan kesempatan kepada rombongan untuk makan,” ujar Pejabat Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek. Jokowi dan rombongan mampir di Padang Panjang kemarin dalam perjalanan menuju Bukittinggi. Dari Padangpanjang, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninjau areal peternakan sapi di Padangmangateh, Kabupaten Limapuluh Kota, lalu balik ke Bukittinggi untuk istirahat dan menginap di Hotel The Hills. Hari ini, Jumat (9/10) dijadwalkan Presiden Kota melihat langsung rumah kelahiran Proklamator RI Bung Hatta. Kemudian, bersama rombongan akan menempuh jalan darat sekitar 4 jam ke Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, untuk melihat langsung penanganan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Usai kegiatan di sana, Presiden kembali ke Kota Padang menginap Hotel Mercure. Sabtu (10/10) pagi, Presiden menuju ke wisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan lewat jalan darat dobel gardan. Ini kawasan wisata yang dikenal sebagai “Raja Ampat” Sumbar. Siangnya, kembali ke Kota Padang untuk meninjau pembangunan Masjid Raya dan Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau. Sorenya direncanakan ke Jambi lewat jalan darat untuk melihat penanganan pemadaman kebakaran hutan sekaligus meninjau pos layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap. “Kegiatan pak Presiden di Jambi di dua titik, meninjau kanal blok dan layanan kesehatan. Sorenya kembali ke Jakarta atau menginap di Jambi, lalu pulang minggu pagi,” kata Kepala Bagian Penerangan Biro Humas Pemprov Sumbar Zardi Syahrir. ***** - See more at: http://www.gosumbar.com/berita/pemerintahan/sumatera-barat/mampir-di-sate-mak-syukur-padang-panjang-jokowi-tak-ikut-makan-karena-sedang-puasa-sunnah.html#sthash.7IEFjaTr.dpuf 2015-10-10 9:53 GMT+07:00 Fashridjal M. Noor <[email protected]>: > Asok Rimbo / Hutan Vs Asok Sate Mak Syukur Pdg Panjang. ‘Jokowi > Lebih Tertarik Asap Sate Padang Daripada Asap Kebakaran Hutan’ > > Dari gambar karikatur diatas, meyampaikan pesan bahwa Presiden Jokowi > tidak mendarat di daerah ber-asap Jambi dan Riau. Namun lebih memilih > mendarat didaerah yang juga berasap, tapi asap yang berasal dari tukang > sate di Padang. > > Ya, batal ke Jambi pada hari Kamis (8/10/2015), Presiden Jokowi beserta > rombongan beralih berkunjung ke Padang dan sekalian mampir ke salah satu > kuliner khas Minangkabau, Sate Mak Syukur. Baru menyusul agenda lainnya. > > Seperti apa kelezatan Sate Mak Syukur? Sate padang inilah yang > disebut-sebut paling enak dan melegenda di kalangan wisatawan. > > Sepiring sate beralaskan daun pisang pun datang. Puluhan tusuk sate > tersaji di atasnya, namun belum disiram kuah. Kuahnya disajikan di piring > lain, bersama ketupat, untuk masing-masing orang. > > "Isinya ada daging, lidah, lemak," tutur salah satu pelayan Sate Mak > Syukur, dilansir detikcom. > > Satu Porsi Sate Padang Mak Syukur dengan kerupuk jangek > Kita bisa mengambil sate sepuasnya, ada yang full daging ada pula yang > pakai lemak. Namun rasanya sungguh nikmat, potongan dagingnya besar-besar > dan rasa asapnya sungguh terasa. > > Kuah satenya tak terlalu pedas, dan melimpah di tiap piring. Di Sate mak > Syukur, traveler membayar sesuai jumlah tusuk sate yang dihabiskan. Dijamin > tak akan menyesal, benar-benar nikmat! > > Maka wajarlah jika asap sate padang mak Syukur lebih menarik daripada asap > kebakaran hutan di Jambi dan Riau. > > Dapur warung sate Padang Mak Syukur yang juga menghasilkan asap. > > http://pekanews.com/2015/10/jokowi-lebih-tertarik-asap-sate-padang-daripada-asap-kebakaran-hutan/ > On Oct 9, 2015 6:58 PM, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote: > >> Angku Andri, >> >> Bajalan salangkah maengong suruik. >> Tagak maninjau jarak, duduak marauik ranjau. >> >> -- MakNgah >> Sjamsir Sjarif >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Google Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
