Assalamualaikum wr.wbr.

Batanyo ciek pak Zanul Akhir  (ZA),

Lai sakantua jo pak Madahar agaknyo yo ?

Ambo liek emailnyo berakhiran Chevron.Com

Wass'


Maturidi




Pada 15 Januari 2016 07.00, Sjamsir Sjarif <[email protected]>
menulis:

> Sementara beberapa manusia Minang membuang bayi mereka di Tempat Sampah,
> Ibunda Harimau Sean Penghuni Taman Marga Satwa Kinantan Bukittinggi dengan
> penuh mesra menyusukan dua bayi putranya yang dilahirkannya tanggal 14
> Januari 2016.
>
> Kita Ucapkan Selamat kepada Sean yang Berbahagia, semoga kedua putranya
> hidup selamat sejahtera. Semoga Ummat Harimau-harimau yang banyak dan
> margasatwa non-manusia tetap memelihara naluri alamiah mereka yang sejati--
> mencinta anak-anak mereka yang dilahirkan... Happy Birthday Kedua Putra
> Sean.
>
> Salam,
> -- MakNgah
> Sjamsir Sjarif
>
> Kita baca Berita Bahagia:
>
> *Harimau Sumatera Lahirkan 2 Anak di Kebun Binatang Bukittinggi*
>
>
> in Bukittinggi
> <http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/bukittinggi/>, Headline
> <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/> 3 jam ago
> [image: Hariamau Sumatera bersama dua anak yang baru dilahirkan (gindo)]
> <http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2016/01/Harimau-Sumatera.jpg>
>
> Hariamau Sumatera bersama dua anak yang baru dilahirkan (gindo)
>
>
> *BUKITTINGGI –* Taman Marga Satwa Kinantan (TMSBK) Bukittinggi memiliki
> penghuni baru. Adalah dua ekor anak Harimau Sumatera dari perut ibunya
> bernama Sean, Kamis (14/1).
>
> Kedua anak harimau berkelamin jantan itu lahir sekitar pukul 12.30 WIB.
> Salah seorang petugas, Basrizal menemukan Sean sudah menyusui anaknya saat
> akan memberi makan hewan langka itu.
>
> Petugas lain, Marno mengatakan, kelahiran induk harimau asal Jambi itu
> sudah diprediksi, sehingga diberikan perhatian khusus*.(gindo)*
>
>
> On Wednesday, January 13, 2016 at 11:38:18 PM UTC-8, Saafroedin Bahar
> wrote:
>>
>> Inyiak Sunguik, indak dapek a nan kadikatokan lai. Alah sabana runyam.
>>
>
>
>
>> Pada tanggal 14 Jan 2016 04.45, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]>
>> menulis:
>>
>>>
>>> Salah satu Keistimewaan Daerah yang selama ini diagung-agungkan adalah
>>> bahwa Daerah Minang merupakan Daerah Istimewa *Industri Otak*,
>>> penghasil intellektual yang diklaim-banggakan terkenal ke seluruh Nusantara.
>>>
>>> Nah ...  berita ini malah sangat mengejutkan...!  Di Negeri yang
>>> disorak-sorakkan Beradat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah ini,
>>> selain dari terjadinya bermacam-macam Pemalakan, Perzinaan malah meraja
>>> lela....
>>>
>>> Bayi-bayi tak berdosa malah Dibuang ke Tempat Sampah ....
>>>
>>> *Na'uzubillahi min zalik ...!*
>>>
>>> -- Nyiak Sunguik
>>> Sjamsir Sjarif
>>>
>>> Dari Haluan kita baca:
>>>
>>> *Marak Aksi Buang Bayi Buah Perzinaan*
>>> Dibaca: *0* kali
>>> Kamis,14 Januari 2016 - 04:08:55 WIB
>>>
>>> *Dalam* 15 hari belakangan terjadi empat praktik pembuangan bayi di
>>> empat daerah di Sumatera Barat (Sumbar). Ada kondisi bayi yang masih hidup
>>> dan ada yang sudah mening­gal. Empat daerah itu; Kabupaten Limapuluh Kota
>>> (28/12-2015), Kota Solok  (30/12-2015), Kota Bukittinggi (5/1-2016), dan
>>> Kabupaten Solok Selatan (13/1-2015). Diduga kuat bayi yang dibuang adalah
>>> hasil perzinaan atau hubungan luar nikah. Wanita muda yang melahirkan bayi
>>> hasil perzinaan, malu diketahui oleh orang lain dan takut terkena sanksi
>>> atau marah besar orang tua dan keluarganya. Pilihan mereka untuk menutupi
>>> aib itu adalah dengan membuang bayi yang baru lahir tersebut.
>>>
>>>
>>> Mayat jabang bayi di Kabupaten Limapuluh Kota ditemukan masyarakat
>>> Jorong Banja Laweh Gadang, Nagari Banja Laweh, Kecamatan Bukit Barisan
>>> Senin (28/12) sekitar Pukul 07.30 WIB.  Jabang bayi tersebut ditemukan
>>> terapung di kolam milik warga setempat. Jabang bayi yang diduga hasil
>>> hubungan gelap tersebut, berjenis kelamin laki-laki. Jabang bayi itu
>>> pertama kali ditemukan  oleh Rahmi (20) ketika hendak buang air besar di
>>> kolam ikan milik Mayor. Dia dikejutkan dengan sesosok orok mengapung dalam
>>> kolam ikan tanpa balutan pakaian. Rahmi pun langsung memberitahu masyarakat
>>> sekitar, sehingga kabar penemuan orok itu cepat menyebar di Kecamatan Bukit
>>> Barisan dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dengan sigap pihak kepolisian dari
>>> Polsek Suliki, lansung mengamankan lokasi tempat ditemukannya jabang bayi
>>> itu.
>>>
>>>
>>> Di Kota Solok juga ditemukan mayat bayi dibuang ke dalam kolam ikan Rabu
>>> (30/12-2015). Pelakunya adalah ‘Y’ (17) yang bekerja sebagai penjaga toko.
>>> Di hadapan petugas Y mengungkapkan, Senin (28/12) dini hari dia  merasakan
>>> sakit perut. Awalnya ia mengira sesak buang air besar, lantas pekerja
>>> kantin ini  langsung berlari ke dalam kamar mandi di rumahnya. Ternyata di
>>> saat itu pelakuý justru melahirkan sosok bayi laki-laki hasil hubungan
>>> gelap dengan sang kekasih yang telah lama kabur entah kemana. Karena panik
>>> mendengar tangisan si buah hati, bayi yang lahir secara normal itu lantas
>>> dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam yang  kebetulan
>>> tergantung di kamar mandi. Entah setan mana yang merasuk, Y  lalu membuang
>>> kantong plastik berisikan bayi yang baru dilahirkannya itu ke dalam kolam
>>> milik tetangga.
>>>
>>>
>>> Sedangkan di Kota Bukittinggi, Selasa (5/1-2015) seorang bayi perempuan
>>> ditemukan dalam kondisi sehat di bibir jalan aspal Jalan Pakokan Koto
>>> Katiak Parit Antang Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Bukittinggi
>>> sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (5/1). Lokasi penemuan bayi itu tidak jauh
>>> dari lokasi pemancingan. Bayi itu diduga dibuang oleh seorang perempuan
>>> yang tidak diketahui identitasnya. Diduga kuat bayi yang lahir itu
>>> merupakan hasil hubungan gelap. Banyak warga yang ingin menjadi orang tua
>>> asuhnya.
>>>
>>>
>>> Sementara di Kabupaten Solok Selatan, sejumlah warga di sekitar Jorong
>>> Sungai Padi, Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Sosel) dihebohkan dengan
>>> penemuan mayat bayi yang tersangkut di aliran Sungai Lipek Patah di Jorong
>>> Sungai Padi, Rabu (13/1-2015). Mayat bayi perempuan itu ditemukan dengan
>>> kondisi tali pusar masih menempel. Bayi ini ditemukan warga yang hendak
>>> mandi ke sungai sekitar pukul 07.30 WIB.
>>>
>>>
>>> Fakta maraknya aksi pembuangan bayi hasil hubungan luar nikah di
>>> beberapa daerah di Sumbar membuat kita  terenyuh. Bayi itu lahir atas
>>> hubungan haram yang sangat bertolak belakang dengan falsafah minangkabau
>>> Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).  Temuan itu
>>> semakin mengkon­firmasi bahwa akhlak generasi muda Sumatera Barat jauh
>>> merosot. Sulit membantah dugaan bahwa angka perzinaan di Sumbar cukup
>>> tinggi. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, bahwa yang muncul ke permu­kaan
>>> hanya empat kasus, tapi yang sesungguhnya  belasan atau bahkan mungkin
>>> puluhan. PR (pekerjaan rumah) bagi kita semuanya. ****
>>>
>>> --
>>>
>>> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke