Silakan langsuang tanyo ka urang-urang di WAGRN. Ambo sandiri indak sato lai di sinan. Salam, -- MakNgah.
On Monday, November 7, 2016 at 11:05:10 AM UTC-8, Ali Akbar wrote: > > Ado jua tanah di dakek mandeh nan ba potensi untuk bisnis dimaso nan akan > datang Ndak Mak? Mhn info via WA ka no. +971 50 837 0378, tarimo kasih.. > > Wassalam, > Ali - Abu Dhabi > > On Oct 31, 2016 7:44 PM, "Sjamsir Sjarif" <[email protected] > <javascript:>> wrote: > > Dari Haluan kito baco: > > Pengembangan Mandeh Butuh 600 Miliar > Senin,31 Oktober 2016 - 01:52:13 WIB > > <http://harianhaluan.com/news/detail/61449/pengembangan-mandeh-butuh-600-miliar> > > > *PADANG, HALUAN — * Sekitar 40 miliar anggaran dari APBD Provinsi telah > tersedot untuk pengembangan kawasan Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan > (Pessel). Namun untuk pengembangan kawasan ini secara keseluruhan, termasuk > pembangunan jalan tembus ke Sunagi Pisang Kota Padang, setidaknya > dibutuhkan biaya 600 miliar lagi. > > Meski begitu, Komisi V DPRD Sumbar meminta pemerintah setempat untuk > menggali potensi yang ada untuk lebih mendongkrak perekonomian masyarakat. > > Ketua Komisi V DPRD Sumbar Apris Yaman menyebutkan potensi pulau-pulau di > kawasan Mandeh bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Keyakinan ini > didukung dengan telah ditetapkannya Mandeh sebagai salah satu destinasi > wisata di Sumbar. > > “Pemkab dan Provinsi agar bisa menyikapi peluang ini sebaik mungkin. > Sehingga nantinya pengembangan wisata di Mandeh turut bisa menekan angka > kemiskinan di Pessel,” papar Apris, Jumat (28/10). > > Ditambahkan Apris, hingga sekarang total APBD Provinsi yang sudah masuk ke > Mandeh adalah sekitar Rp40 miliar. Ini dipakai untuk peningkatan jalan di > daerah tersebut. Kedepan ia berharap investor lokal atau masyarakat juga > bisa ikut andil menyediakan berbagai sarana dan prasarana penunjang > wahana pariwisata di sana. Seperti homestay untuk penginapan, atau > berbagai sarana hiburan lain seperti daiving, snorkling dan Banana Boot > yang bisa dipakai menuju sejumlah pulau. > > “Peran masyarakat khususnya investor local sangat diperlukan untuk > menopang berbagai fasilitas untuk kawasan Mandeh, demi kenyamanan > pengunjung objek wisata tersebut,” ungkap Apris. > > DPRD Sumbar sendiri, tegas Apris, juga akan terus berupaya mengalokasikan > anggaran untuk pengembangan selanjutnya. Saat ini DPRD tengah membahas APBD > Sumbar 2017, meskipun tak merinci berapa anggaran yang akan dialokasikan, > namun menurut dia tahun 2017 kawasan Mandeh masih sangat berpotensi > menerima kucuran dana provinsi. > > Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pessel, Gunawan menjelaskan Mandeh > membutuhkan anggaran tak kurang dari Rp600 miliar lagi untuk pengembangan > ke depan. Anggaran ini dibutuhkan untuk perampungan jalan dari dari Mandeh > sampai Sungai Pisang, Kota Padang. Saat ini jalan tersebut sudah dibuka, > dan pengerjaannya dimuat dalam anggaran multiyears selama tiga tahun. > > Lebih lanjut disampaikan juga, dalam pengembangan pariwisata Mandeh > sejauh ini masyarakat juga disertakan dalam dinamika yang ada. Masyarakat > tak hanya jadi penonton, tapi juga dilibatkan secara langsung. > > “Konsep itulah yang kita kembangkan. Salah satu cara mewujudkannya kita > memberi pelatihan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang tersebar di > sembilan kawasan Nagari di Pessel,” pungkas Gunawan. *(h/len)* > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
