GEMPA 6,45 SR TEWASKAN 94 ORANG Aceh Berduka Lagi 
Kamis,08 Desember 2016 - 01:51:58 WIB
[image: Aceh Berduka Lagi] Warga bersama tim Basarnas dibantu aparat 
TNI/Polri mengevakuasi korban yang tertimpa bangunan yang roboh akibat 
bencana gempa 6,5 SR yang melanda Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12). (ANTARA)


Musibah gempa kembali menerjang bumi serambi mekah, Nanggroe Aceh 
Darussalam. Walau tak sebesar dan sehebat gempa 2004 lalu, tiga kabupaten 
yang berada di pusaran gempa, luluh lantak. Banyak bangunan rumah, sekolah 
dan masjid rata dengan tanah.  Warga Aceh kembali menangis.


*ACEH, HALUAN —* Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) kembali berduka. 
Gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR) meluluh lantakkan Kabupaten Pidie, 
Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen, Rabu (7/12) sekitar pukul 05.03 WIB. 
Puluhan warga meninggal, ratusan luka-luka akibat tertimpa reruntuhan 
ratusan rumah dan ruko.

Data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Pe­nanggulangan 
Bencana (BNPB) hingga pukul 15.00 WIB me­nyebutkan, korban meninggal 
berjumlah 94 jiwa, (Pidie Jaya 91, Bireuen 2, Pidie 1), sedangkan luka 
berat berjumlah 128 jiwa (Pidie Jaya 125, Bireuen 3), luka ringan 489 jiwa 
(Pidie Jaya 411, Bireuen 78).

Sebagian korban luka-luka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk 
Chik Ditiro Sigli. RSUD ini juga membuka posko untuk memberikan infor­masi 
kepada masyarakat terkait korban yang dirawat.

Hasil kaji cepat kerusakan akibat dampak gempa ini me­nyebutkan, sebanyak 
161 rumah rusak berat (Pidie 86, Bireuen 35, Pidie 40) dan 105 ruko di 
Pidie Jaya serta bangunan publik lain, seperti 14 masjid, 1 sekolah dan 1 
kesehatan.


Sebanyak tiga eskavator dari tadi pagi telah dikerahkan di Kecamatan 
Meureudu, Pidie Jaya dan beberapa alat berat telah dikerahkan untuk mencari 
korban yang tertimbun reruntuhan. BPBD setempat dibantu TNI, Polri, 
dinas-dinas terkait dan relawan terus melakukan pencarian serta evakuasi. 
Sekitar 740 personel TNI berada di lokasi terdampak untuk membantu 
aktivitas tang­gap darurat.


“Untuk membantu tenaga medis menangani korban gempa maka telah dikirim 
tenaga medis dan obat-obatan dari daerah-daerah sekitar Pidie Jaya,” tutup 
Sutopo, Kepala Pusat Data, In­formasi dan Humas Badan Nasio­nal Standar 
Penanggulangan Bencana seperti dilansir detik. com, Rabu 97/12). 

Sutopo juga mengatakan, Plt Gubernur Aceh menetapkan sta­tus Tanggap 
Darurat Bencana menyusul gempa 6,4 SR yang mengguncang provinsi itu pada 
Rabu (7/12) pagi tadi. Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, yakni 
pada 7-20 De­sember 2016 melalui surat Nomor 39/PER/2016.

Masa tanggap darurat ini berlaku untuk tiga kabupaten yaitu Kabupaten Pidie 
Jaya, Pidie dan Bireuen. Penetapan tanggap darurat diperlukan untuk 
memu­dahkan penanganan darurat dan kemudahan akses menggunakan potensi 
sumber daya yang ada.

“Gubernur Aceh menetapkan status tanggap darurat bencana melalui surat 
Nomor 39/PER/2016. Masa tanggap darurat ini berlaku untuk tiga kabupaten 
yaitu Kabupaten Pidie Jaya, Pidie dan Bireuen. Penetapan tanggap darurat 
diperlukan untuk memu­dahkan penanganan darurat dan kemudahan akses 
menggunakan potensi sumber daya yang ada,” jelas Sutopo.

Menurut Sutopo, status tang­gap darurat dikeluarkan oleh Pemprov Aceh 
selama 14 hari. Mulai hari ini, 7 Desember hingga 20 Desember mendatang.


Sementara itu TNI AD me­ngerahkan seribu prajurit lebih diturunkan untuk 
ambil bagian dalam penanganan pasca gempa.

Berdasarkan informasi dari Kadispen TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah, ada 740 
personel daerah yang sudah dikerahkan di lapa­ngan. Dari Kodim 0102/Pidie, 
ada 400 Babinsa. Juga ada satu SSK (satuan se­tingkat kompi) dari Batalyon 
Artileri Medan 17/105 Rencong Cakti 100 orang.

“Selain membantu evakuasi masyarakat korban gempa ber­sama dengan Tim SAR 
dan Polri, Kodim 0102/Pidie juga mendi­rikan posko bantuan bencana berupa 
posko Kesehatan dan posko dapur umum,” ungkap Sabrar.

Untuk personel kesehatan, Kostrad akan mengirim 80 orang. Selain itu juga 
ada dua orang bagian penerangan dan materi rumkitlap yang mampu melakukan 
pengobatan umum.


Presiden Joko Widodo (Joko­wi) berencana untuk mengun­jungi Kabupaten Pidie 
Jaya. Jokowi pun telah memerintahkan semua aparat terkait untuk terjun 
langsung ke lokasi.

Jokowi sudah memerintahkan Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Panglima TNI 
Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Kese­hatan Nila F Moelok dan Kepala BNPB 
Willem Rampangilei untuk terjun langsung ke lokasi.

“Karena setiap jam yang saya ikuti, korbannya terus bertambah,” kata Jokowi 
usai ‘Sosialisasi Tax Amnesty’ di Gedung BNDCC, Nusa Dua, Badung, Bali, 
Rabu (7/12).

Saat ini, Jokowi mengaku tengah mempersiapkan waktu untuk mengunjungi 
langsung lokasi bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Namun dia menegaskan 
tak mau kehadirannya justru malah mengganggu proses evakuasi.* (h/ald)*


On Wednesday, December 7, 2016 at 7:52:51 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>
>
> http://aceh.tribunnews.com/2016/12/07/ratusan-santri-samalanga-dijemput-keluarga
>
> On Wednesday, December 7, 2016 at 7:43:37 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>
>> https://www.youtube.com/playlist?list=PLJXemAJdjfhkbuGOfM2qvZM_f0cgXnd7o
>>
>> On Wednesday, December 7, 2016 at 7:33:21 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>>
>>> http://geofon.gfz-potsdam.de/eqinfo/special/gfz2016xyws/
>>>
>>> On Wednesday, December 7, 2016 at 7:31:35 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>>>
>>>> http://geofon.gfz-potsdam.de/eqinfo/event.php?id=gfz2016xyws
>>>>
>>>> On Wednesday, December 7, 2016 at 7:22:42 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif 
>>>> wrote:
>>>>>
>>>>>
>>>>> Hoyak-hoyak Gampo Aceh 6.4 SR Rabu 7 Des 2016
>>>>>
>>>>>
>>>>> http://www.tribunnews.com/nasional/2016/12/07/detik-detik-aceh-diguncang-gempa-64-sr
>>>>>  
>>>>> <http://www.google.com/url?q=http%3A%2F%2Fwww.tribunnews.com%2Fnasional%2F2016%2F12%2F07%2Fdetik-detik-aceh-diguncang-gempa-64-sr&sa=D&sntz=1&usg=AFQjCNEs9S_0fiDMJi1TKaYosnjx0vIfhw>
>>>>>
>>>>> MasyaAllah Gempa Besar terjadi lagi di Aceh. Banyak menderita 
>>>>> kehilangan nyawa manusia, Innalillahi wainna ilaihi raajiun. Kita doakan 
>>>>> tidak akan bertambaah dengan runtunan gempa yang lebih besar menakutkan 
>>>>> lagi. Amiiin ya Rabbil aalamiiin.
>>>>>
>>>>> -- MakNgah
>>>>> Sjamsir Sjarif
>>>>>
>>>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke