Dari sumber Haluan kita baca juga: *Waspadai Segmen Suliti* Jumat,09 Desember 2016 - 01:19:27 WIB
*PADANG, HALUAN —* Meski patahan gempa Aceh tak melewati jalur Sumbar, namun pakar gempa dari Universitas Andalas Padang Prof Badrul Mustafa mengingatkan bahwa warga Sumbar tetap harus waspada. Alasannya, karena Sumbar dilewati sejumlah Sesar Sumatera. Seperti segmen Pasaman, Sianok, Sumani. Berdasarkan segmen yang ada sekarang gempa terakhir yang terjadi pada 2007, dan yang perlu lebih diwaspadai adalah segmen Suliti di Solok Selatan. Ia mengatakan untuk segmen Suliti sudah cukup lama menyimpan energi dan belum pernah terjadi gempa dalam waktu dekat. Terakhir, gempa besar terjadi pada 1943. “Artinya dapat saja terjadi gempa dari patahan Semangko dan tidak bisa disimpulkan terjadi akibat gempa yang terjadi di Pidie. Masyarakat harus tetap waspada karena daerah kita di lalui banyak patahan yang menyimpan enerni,” katanya. Ujung utara segmen itu berada di Danau di Atas dan Danau di Bawah dengan lebar zona 4 kilometer. Potensi kuat gempa maksimum pada segmen ini sekitar 7,4 SR. Jalur segemen Suliti ini meliputi dari Alahan Panjang, Surian, Muara Labuh dan Gunung Kerinci. Panjangnya sekitar 90 kilometer. Di sepanjang Pulau Sumatera, ada 19 segmen. Empat diantaranya yang besar berada di Sumatera Barat, yaitu Suliti, Sumpur, Sumani dan Sianok. Sudah ada beberapa segmen gempa patahan Sumatera di Sumatera Barat yang sudah melepaskan energinya. Yaitu di segmen Sianok dan Sumani pada tahun 2007. Namun, segmen Suliti dan beberapa segmen lainnya, seperti segmen Sumpur, Barumun dan Ankola di daerah Pasaman belum melepaskan energi gempannya. Berdasarkan kajian dan sejarah kegempaannya, prediksinya, Pasaman dan Solok Selatan sudah memasuki periode ulangan gempa. Terakhir, gempa besar di segmen ini terjadi pada tahun 1943. Gempa pada 2 segmen tersebut akan memberikan dampak besar. Terlepas dari itu, Badrul Mustafa menyatakan, gempa bumi yang terjadi di Pidie, Aceh sama sekali tidak berdampak ke Sumbar. Pasalnya, sumber gempa bukan berada pada Sesar Sumatera. “Gempa Pidie terjadi di patahan Samalanga-Sipopok Fault yang tidak terhubung langsung dengan Sesar Sumatera, sehingga kemungkinan berdampak ke Sumbar amat kecil,” kata dia. Ia menjelaskan, kemungkinan patahan Samalanga-Sipopok Fault adalah sesar lokal yang tidak menyambung dengan Sesar Semangko, namun jika memiliki percabangan dengan Sesar Sumatera maka yang akan kena dampak migrasi gempa adalah daerah terdekat.* (h/okz)* On Thursday, December 8, 2016 at 3:38:26 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: > > SEMEN PADANG DAN FMM KIRIM *TIM KEMANUSIAAN* Sumbar Kirim Rendang ke Aceh > Jumat,09 Desember 2016 - 01:40:54 WIB > [image: Sumbar Kirim Rendang ke Aceh] Direktur Utama Semen Padang Benny > Wendry, Kamis (8/12) melepas keberangkatan rombongan kedua, tim relawan > kemanusiaan ke Aceh. Tim yang berangkat lewat jalur darat ini juga membawa > sejumlah peralatan dan logistik guna membantu korban gempa. > > > Gempa Aceh membangkitkan solidaritas segenap stakeholder di Sumbar. > Penggalangan dana dilakukan oleh sejumlah BEM, berbagai bantuan dan tim > relawan juga telah diberangkatkan Pemprov Sumbar, Semen Padang dan FMM > guna membantu meringankan derita korban gempa. > > > *PADANG, HALUAN —* Pemprov Sumbar berencana akan mengirimkan bantuan > untuk korban bencana gempa di Aceh. Bantuan yang dijanjikan Pemprov Sumbar > ini selain obat-obatan juga logistik berupa rendang. Disepakati, satu SKPD > Pemprov Sumbar menyiapkan satu kilogram rendang. > > > Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku siap membantu korban gempa Aceh. > Pemprov Sumbar sudah mempersiapkan semuanya dan akan mengirim mobil pembawa > logistik ke sana. “*Iya,* kita akan kirim ke sana yang berisi bantuan > dari Baznas, masyarakat, dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Untuk > logistik yang kita kirim yaitu rendang,” ujar Irwan usai membuka kegiatan > sosialisasi layanan unggulan Samsat, di kantor Samsat Padang, Kamis > (8/12). > > Gubernur melanjutkan, alasan memilih rendang karena ketahanan rendang > lebih lama dan tidak cepat basi dibandingkan yang lain. Selain itu, Sumbar > juga akan mengirim tim relawan dan BPBD Sumbar sekaligus membawa > obat-obatan. Terkait kemungkinan adanya warga Sumbar yang ikut menjadi > korban gempa, Irwan mengaku belum mendapatkan informasi. “Kita akan cari > tahu segera dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, apa ada warga > Sumbar ikut jadi korban,” tuturnya. > > > Sementara itu Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sumbar, > Nasridal Patria, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik > BPBD Povinsi Sumbar Pagar Negara, menyebutkan, BPBD Sumbar telah > berkoordinasi dengan seluruh SKPD Provinsi Sumbar untuk mengalang dana > kemanusian untuk Aceh. “Kita rapatkan dengan beberapa SKPD, apa bantuan > yang akan diberikan untuk korban gempa Aceh, yakni berupa personil atau > dana,” paparnya. > > Dijelaskan Pagar, BPBD Sumbar telah mendapatkan konfirmasi dari Dinas > Sosial bahwa Baznas akan membantu, sambil konfirmasi bantuan lainnya, > karena setelah Jumat tim akan berangkat. > > Terkait dengan rencana pengiriman rendang, kata Pagar, dari rapat bersama > SKPD, sudah ada kesepakatan masing-masing SKPD menyumbang satu Kilogram > rendang. “Kita akan inventarisir semua bantuan dan akan dilakuan > pengiriman oleh tim secepatnya,” tuturnya. > > > Sementara itu PT Semen Padang mengirim tim kemanusiaan untuk membantu > korban bencana gempa Aceh. Tim beranggotakan 16 orang itu dilepas Direktur > Utama PTSP, Benny Wendry di kantor pusat PTSP, Kamis (8/12). > > Ini merupakan tim kedua yang dikirim PTSP ke lokasi bencana gempa Aceh. > Sehari sebelumnya atau pada hari H bencana, PTSP juga sudah mengirim tim > beranggotakan 3 orang yang merupakan tim Advance untuk melakukan > assesment di lokasi bencana. > > > “Tim yang kita turunkan ini untuk melakukan misi kemanusiaan di Pidie > Jaya, daerah yang baru saja luluh lantak oleh gempa 6,5 SR kemarin. Ini > merupakan bentuk partisipasi Semen Padang dalam penanggulangan bencana > gempa di Pidie Jaya. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat meringankan > beban korban,” kata Benny Wendry usai melepas tim tersebut. Benny juga > menuturkan bahwa tim yang berangkat ke Aceh ini lewat jalur darat. Paling > lambat, Sabtu, sudah sampai di lokasi bencana. > > Benny mengatakan, tim terdiri dari anggota TRC, tenaga medis yang berasal > dari Semen Padang Hospital. Tenaga medis itu terdiri dari satu dokter, dua > perawat dan satu apoteker. ”Kami belum bisa pastikan sampai kapan tim di > lokais bencana, tergantung kondisi di lapangan nantinya,” ungkap Benny. > > Wakil Koordinator TRC, Edi Fahrizal menyebut bahwa selain mengirim anggota > TRC, relawan, Semen Padang juga mengirim logistik berupa satu unit tenda > pleton dan dua unit tenda posko untuk menampung korban gempa. > > Kemudian, kata dia, juga dikirim peralatan berupa genset beserta > penerangannya sebanyak dua unit, serta radio rig, power supply, antene, dan > velt bed sebanyak delapan unit. > > > > “Selain itu, kami juga akan mengirim pakaian layak pakai. Namun untuk > jumlahnya belum bisa dipastikan, karena tim advance yang berangkat kemarin > tengah melakukan pendataan terhadap korban gempa,” ujar Edi Fahrizal. > > Tim relawan juga dikirim Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) untuk > membantu penanganan korban gempa. Tahap awal, FMM mengirim tiga relawan > yang akan berangkat melalui jalur udara ke Medan. “Ini merupakan wujud > kepedulian kita, hari ini (Kamis, red) kita berangkatkan tim advance > terdiri dari tiga orang, mereka berangkat sore dari Padang ke Medan, nanti > akan di lanjutkan dengan jalur darat menuju Pidie. Sedangkan besok (Jumat), > kita berangkatkan dua mobil yang terdiri dari 12 relawan,” terang Irfianda > Abidin, Koordinator FMM. > > > Tim pertama FMM membawa sejumlah barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. > “Selain membawa uang tunai yang akan dipergunakan untuk membeli kebutuhan > pokok masyarakat di sana, rombongan juga membawa 100 lembar baju baru dan > 40 set perlengkapan salat. Nanti kita juga akan mendata apa saja kebutuhan > yang paling utama dibutuhkan masyarakat untuk dibawa tim selanjutnya,” > sambungnya. > > Ia menambahkan, pihaknya telah berkordinasi dengan sejumlah ormas di Aceh > untuk membagun posko bantuan disana, “Kita akan kita gabung satu posko > degan Ormas dan relawan lainnya di sana, sehingga memudahkan dalam > menyalurkan bantuan,” sambungnya. > > > Sementara itu, Imam Abu Qoila, salah seorang relawan yang akan berangkat > menggunakan mobil (tim kedua), mengatakan bahwa pihaknya juga akan membawa > dua orang dokter untuk membantu korban disana. “Kita yang berangkat ini > tentunya adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan sehingga akan > mempercepat penanganan masalah disana,” terangnya. *(h/mg-hud/isr)* > > > On Thursday, December 8, 2016 at 3:31:08 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: >> >> >> <https://www.facebook.com/profile.php?id=100007557105534> >> Sjamsir Sjarif <https://www.facebook.com/profile.php?id=100007557105534> >> · >> Bukittinggi, Indonesia >> <https://www.facebook.com/pages/Bukittinggi-Indonesia/182417181777972> >> Alhamdulillah, sudah ada gerakan dari Sumatera Barat untuk membantu Gempa >> Pidie, Aceh. Saya yang sudah melihat runtuhan Gempa Pariaman Sumatera Barat >> 2009 dan mengalami sendiri Luluh Lantakan Gempa Loma Prieta Santa Cruz, >> California, USA 1989, dapat membayangkan perasaan hati nurani Penderita >> Gempa Pidie Aceh Sekarang ini. Mereka tidak meminta bela kasihan, namun >> hati nurani kita harus tergerak bersubhanallah sedalam mungkin. Bantu lah >> mereka. Arahkanlah Energy Jihad Mencium Bau Surga di Jakarta 212 baru-baru >> ini ke arah Bau Gempa di Negeri Pidie Aceh yang sangat memerlukan bantuan >> secepatnua sekarang ini. >> >> Semoga berduyun-duyunlah membantu, meluruskan jalan ke surga.... >> InsyaAllah... >> >> On Wednesday, December 7, 2016 at 9:58:34 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: >>> >>> https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Pidie_Jaya_2016 >>> >>> -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
