SEMEN PADANG DAN FMM KIRIM *TIM KEMANUSIAAN* Sumbar Kirim Rendang ke Aceh Jumat,09 Desember 2016 - 01:40:54 WIB [image: Sumbar Kirim Rendang ke Aceh] Direktur Utama Semen Padang Benny Wendry, Kamis (8/12) melepas keberangkatan rombongan kedua, tim relawan kemanusiaan ke Aceh. Tim yang berangkat lewat jalur darat ini juga membawa sejumlah peralatan dan logistik guna membantu korban gempa.
Gempa Aceh membangkitkan solidaritas segenap stakeholder di Sumbar. Penggalangan dana dilakukan oleh sejumlah BEM, berbagai bantuan dan tim relawan juga telah diberangkatkan Pemprov Sumbar, Semen Padang dan FMM guna membantu meringankan derita korban gempa. *PADANG, HALUAN —* Pemprov Sumbar berencana akan mengirimkan bantuan untuk korban bencana gempa di Aceh. Bantuan yang dijanjikan Pemprov Sumbar ini selain obat-obatan juga logistik berupa rendang. Disepakati, satu SKPD Pemprov Sumbar menyiapkan satu kilogram rendang. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku siap membantu korban gempa Aceh. Pemprov Sumbar sudah mempersiapkan semuanya dan akan mengirim mobil pembawa logistik ke sana. “*Iya,* kita akan kirim ke sana yang berisi bantuan dari Baznas, masyarakat, dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Untuk logistik yang kita kirim yaitu rendang,” ujar Irwan usai membuka kegiatan sosialisasi layanan unggulan Samsat, di kantor Samsat Padang, Kamis (8/12). Gubernur melanjutkan, alasan memilih rendang karena ketahanan rendang lebih lama dan tidak cepat basi dibandingkan yang lain. Selain itu, Sumbar juga akan mengirim tim relawan dan BPBD Sumbar sekaligus membawa obat-obatan. Terkait kemungkinan adanya warga Sumbar yang ikut menjadi korban gempa, Irwan mengaku belum mendapatkan informasi. “Kita akan cari tahu segera dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, apa ada warga Sumbar ikut jadi korban,” tuturnya. Sementara itu Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sumbar, Nasridal Patria, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Povinsi Sumbar Pagar Negara, menyebutkan, BPBD Sumbar telah berkoordinasi dengan seluruh SKPD Provinsi Sumbar untuk mengalang dana kemanusian untuk Aceh. “Kita rapatkan dengan beberapa SKPD, apa bantuan yang akan diberikan untuk korban gempa Aceh, yakni berupa personil atau dana,” paparnya. Dijelaskan Pagar, BPBD Sumbar telah mendapatkan konfirmasi dari Dinas Sosial bahwa Baznas akan membantu, sambil konfirmasi bantuan lainnya, karena setelah Jumat tim akan berangkat. Terkait dengan rencana pengiriman rendang, kata Pagar, dari rapat bersama SKPD, sudah ada kesepakatan masing-masing SKPD menyumbang satu Kilogram rendang. “Kita akan inventarisir semua bantuan dan akan dilakuan pengiriman oleh tim secepatnya,” tuturnya. Sementara itu PT Semen Padang mengirim tim kemanusiaan untuk membantu korban bencana gempa Aceh. Tim beranggotakan 16 orang itu dilepas Direktur Utama PTSP, Benny Wendry di kantor pusat PTSP, Kamis (8/12). Ini merupakan tim kedua yang dikirim PTSP ke lokasi bencana gempa Aceh. Sehari sebelumnya atau pada hari H bencana, PTSP juga sudah mengirim tim beranggotakan 3 orang yang merupakan tim Advance untuk melakukan assesment di lokasi bencana. “Tim yang kita turunkan ini untuk melakukan misi kemanusiaan di Pidie Jaya, daerah yang baru saja luluh lantak oleh gempa 6,5 SR kemarin. Ini merupakan bentuk partisipasi Semen Padang dalam penanggulangan bencana gempa di Pidie Jaya. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat meringankan beban korban,” kata Benny Wendry usai melepas tim tersebut. Benny juga menuturkan bahwa tim yang berangkat ke Aceh ini lewat jalur darat. Paling lambat, Sabtu, sudah sampai di lokasi bencana. Benny mengatakan, tim terdiri dari anggota TRC, tenaga medis yang berasal dari Semen Padang Hospital. Tenaga medis itu terdiri dari satu dokter, dua perawat dan satu apoteker. ”Kami belum bisa pastikan sampai kapan tim di lokais bencana, tergantung kondisi di lapangan nantinya,” ungkap Benny. Wakil Koordinator TRC, Edi Fahrizal menyebut bahwa selain mengirim anggota TRC, relawan, Semen Padang juga mengirim logistik berupa satu unit tenda pleton dan dua unit tenda posko untuk menampung korban gempa. Kemudian, kata dia, juga dikirim peralatan berupa genset beserta penerangannya sebanyak dua unit, serta radio rig, power supply, antene, dan velt bed sebanyak delapan unit. “Selain itu, kami juga akan mengirim pakaian layak pakai. Namun untuk jumlahnya belum bisa dipastikan, karena tim advance yang berangkat kemarin tengah melakukan pendataan terhadap korban gempa,” ujar Edi Fahrizal. Tim relawan juga dikirim Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) untuk membantu penanganan korban gempa. Tahap awal, FMM mengirim tiga relawan yang akan berangkat melalui jalur udara ke Medan. “Ini merupakan wujud kepedulian kita, hari ini (Kamis, red) kita berangkatkan tim advance terdiri dari tiga orang, mereka berangkat sore dari Padang ke Medan, nanti akan di lanjutkan dengan jalur darat menuju Pidie. Sedangkan besok (Jumat), kita berangkatkan dua mobil yang terdiri dari 12 relawan,” terang Irfianda Abidin, Koordinator FMM. Tim pertama FMM membawa sejumlah barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. “Selain membawa uang tunai yang akan dipergunakan untuk membeli kebutuhan pokok masyarakat di sana, rombongan juga membawa 100 lembar baju baru dan 40 set perlengkapan salat. Nanti kita juga akan mendata apa saja kebutuhan yang paling utama dibutuhkan masyarakat untuk dibawa tim selanjutnya,” sambungnya. Ia menambahkan, pihaknya telah berkordinasi dengan sejumlah ormas di Aceh untuk membagun posko bantuan disana, “Kita akan kita gabung satu posko degan Ormas dan relawan lainnya di sana, sehingga memudahkan dalam menyalurkan bantuan,” sambungnya. Sementara itu, Imam Abu Qoila, salah seorang relawan yang akan berangkat menggunakan mobil (tim kedua), mengatakan bahwa pihaknya juga akan membawa dua orang dokter untuk membantu korban disana. “Kita yang berangkat ini tentunya adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan sehingga akan mempercepat penanganan masalah disana,” terangnya. *(h/mg-hud/isr)* On Thursday, December 8, 2016 at 3:31:08 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: > > > <https://www.facebook.com/profile.php?id=100007557105534> > Sjamsir Sjarif <https://www.facebook.com/profile.php?id=100007557105534> > · > Bukittinggi, Indonesia > <https://www.facebook.com/pages/Bukittinggi-Indonesia/182417181777972> > Alhamdulillah, sudah ada gerakan dari Sumatera Barat untuk membantu Gempa > Pidie, Aceh. Saya yang sudah melihat runtuhan Gempa Pariaman Sumatera Barat > 2009 dan mengalami sendiri Luluh Lantakan Gempa Loma Prieta Santa Cruz, > California, USA 1989, dapat membayangkan perasaan hati nurani Penderita > Gempa Pidie Aceh Sekarang ini. Mereka tidak meminta bela kasihan, namun > hati nurani kita harus tergerak bersubhanallah sedalam mungkin. Bantu lah > mereka. Arahkanlah Energy Jihad Mencium Bau Surga di Jakarta 212 baru-baru > ini ke arah Bau Gempa di Negeri Pidie Aceh yang sangat memerlukan bantuan > secepatnua sekarang ini. > > Semoga berduyun-duyunlah membantu, meluruskan jalan ke surga.... > InsyaAllah... > > On Wednesday, December 7, 2016 at 9:58:34 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: >> >> https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Pidie_Jaya_2016 >> >> -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
