Dari Haluan kita baca: 

GUBERNUR LEPAS MARATON 10K HBN Ribuan Orang Napak Tilas ke Tugu PDRI 
Senin,19 Desember 2016 - 02:10:10 WIB
[image: Ribuan Orang Napak Tilas ke Tugu PDRI] Gubernur Sumbar Irwan 
Prayitno, didampingi Sekjen Kemenhan Widodo, Minggu (18/12) melepas lomba 
lari Maraton Bela Negara 10K di Depan Kantor Gubernur Sumbar, Jln. Sudirman 
Padang. Acara ini digelar dalam rangka peringatan Hari Bela Negara, 19 
Desember. (HUMAS)


*PADANG, HALUAN —* Guber­nur Sumatera Barat Irwan Pra­yitno, Minggu (18/18) 
melepas lari marathon 10k di depan Gubernur Sumbar, Jln. Sudir­man Padang. 
Sedangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, ribuan wartga akan mengikuti Napak 
Tilas menuju Tugu Pe­me­rintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Koto 
Ting­gi.  Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Bela Negara (HBN) yang 
jatuh setiap 19 Desember.

Menurut Irwan, dengan lom­ba lari marathon ini masyarakat bisa menghargai 
keringat para pahlawan yang bisa membe­rikan kita kemerdekaan. Hari bela 
negara bertujuan mem­bang­kitkan semangat juang para pemuda-pemudi untuk 
menghargai para pahlawan de­ngan cara marathon yang di selenggarakan.

“Lari maraton sejauh 10k ini menimbulkan rasa perjuangan yang tinggi untuk 
mencapai garis finish yang di depan mata,” ujarnya. Juga hadir Sekjen 
Menteri pertahanan republik indonesia Laksdya TNI widodo, SE, M.Sc dan 
Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah.


Sementara itu di Kabupaten Limapuluh Kota, ribuan orang dari berbagai 
kalangan akan berjalan kaki tengah malam mulai Minggu (18/12). Rombongan 
akan berjalan dari Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan 
Guguak mulai pukul 20.00 Wib menuju pusat PDRI di Koto Tinggi.

Hal itu dinyatakan Yudilfan Habib dari Forum Peduli Luak Limopuluah. Wakil 
Ketua Pemu­da Panca Marga (PPM) Kabupaten Limapuluh Kota itu menjelaskan, 
pentingnya membangun kesada­ran masyarakat untuk mengingat perjuangan bela 
negara.

Karena Koto Tinggi adalah satu tempat yang menyuarakan tentang keberadaan 
PDRI pada 19 Desember 1948. “Karena itu kita dari PPM mengadakan napak 
tilas untuk mengikuti jejak pejuang PDRI dari Koto Kaciak ke Koto Tinggi,” 
jelas Habib.

Diterangkannya, napak tilas itu menelusuri jejak pahlawan dengan jalan kaki 
sejauh lebih kurang tiga puluh kilometer. “Anggota TNI, Ormas serta 
anak-anak, cucu keturunan dari pe­juang kemerdekaan RI ambil bagian dalam 
hal ini,”ucapnya lagi.


Ketua PPM Kabupaten Lima­puluh Kota, Safaruddin Dt Ban­daro mengungkapkan, 
napak tilas me­ru­pa­kan rangkaian peringatan Hari Bela Negara di Limapuluh 
Kota. Napak tilas yang diadakan PPM disupport penuh oleh Sekre­taris 
Yayasan Peduli Perjuangan PDRI, Ferizal Ridwan.

Wakil Bupati Limapuluh Kota itu, mendukung upaya PPM dalam mengenang 
sejarah penting per­jua­ngan pahlawan terhadap ke­mer­dekaan RI. Sementara 
Ketua Panitia napak tilas PDRI Davit Arisandi melaporkan untuk pe­serta 
napak tilas mencapai seribu lebih.

Tak hanya dari Kabupaten Lima­puluh Kota, juga dari ber­bagai daerah di 
Sumbar serta provinsi tetangga. “Ribuan pe­serta ambil bagian dalam napak 
tilas ini. Star dari Koto Kociang, menuju Suliki dan finis di Koto Tinggi. 
Di­per­kirakan Senin su­buh peserta sudah sampai di Koto Tinggi dan paginya 
langsung upacara Hari Bela Negara,” terang Davit. *(h/ddg/ald)*

On Wednesday, December 14, 2016 at 8:21:41 PM UTC-8, Maturidi Donsan wrote:
>
> Kewajiban bagi bangsa Indonesia  memperingatinya terutama bagi kita orang 
> SUMBAR
>
> PDRI adalah penyambung nyawa RI.
>
>
>
> Maturidi
>
> Pada 14 Desember 2016 06.35, Sjamsir Sjarif <[email protected] 
> <javascript:>> menulis:
>
>>
>> *Jokowi Dijadwalkan Jadi Irup HBN*
>>
>>
>> Selasa,13 Desember 2016 - 02:16:53 wib | Dibaca: *397* kali 
>>
>>
>> *PADANG, HA­LUAN *— Pre­si­den Joko Wi­do­do di­jad­wal­kan menjadi 
>> ins­pek­tur upa­cara (Ir­up)  Peringatan Hari Bela Ne­gara (HBN) yang 
>> di­pu­satkan di lapangan Imam Bonjol, Kota Padang,  19 Desember 2017 
>> mendatang. Kehadiran Presiden RI ke­tujuh di HBN ini diharapkan bisa 
>> mempercepat ke­lanju­tan pembangunan mo­nu­ment Bela Negara yang saat ini 
>> sedang terlantar di Koto Tinggi, Kabupaten Lima­puluh Kota.
>>
>>
>> “Jika tidak ada alang me­lintang, pelaksanaan upa­ca­ra Hari Bela Negara 
>> di Lapangan Imam Bonjol, Padang akan dipimpin oleh Presiden Jo­kowi. Ini 
>> pertama kalinya HBN dilaksanakan di tanah kela­hiran PDRI,” kata Ketua DHD 
>> 45 Sumbar, Zulwadi Dt. Ba­gindo Kali kepada *Haluan*, Jumat (9/12) lalu.
>>
>> Informasi Presiden Joko Wi­dodo yang akan menjadi Ins­pe­k­tur Upacara 
>> dalam peringatan Hari Bela Negara nanti didapat dari hasil rapat persiapan 
>> peringatan HBN di Kantor Gubernur, Kamis (8/12). Kabar ini disambut 
>> gem­bira oleh seluruh lembaga pejuang yang ada di Sumatera Barat karena 
>> memperkuat pengakuan negara terhadap PDRI dan peluang untuk melanjutkan 
>> pembangunan Mo­nu­men Bela Negara yang sedang terbengkalai.  
>>
>> “Seluruh pejuang yang masih hidup sangat senang dengan informasi ini. 
>> Bukti bahwa PDRI semakin diakui oleh negara dan menjadi peluang untuk 
>> me­lan­jut­kan monument Bela Negara. Se­moga apa yang telah di­rencanakan 
>> berjalan dengan baik sampai hari H,” kata Zulwadi.
>>
>>
>> Sebelumnya, pengakuan ne­gara terhadap PDRI hanya dinya­ta­kan dalam 
>> Kepres No 28 tahun 2006 dengan menetapkan hari lahir PDRI tanggal 19 
>> Desember sebagai Hari Bela Negara. Kendati presiden ke 6, Susilo Bambang 
>> Yudhoyono (SBY)menetapkan HBN sejak tanggal 2006, pe­ringa­tan HBN secara 
>> nasional baru terlaksana pada 19 Desember 2014 di Jakarta.
>>
>>
>> Namun, dalam agenda Pre­siden Jokowi di Sumatera Barat pada peringatan 
>> HBN, tidak ada kunjungan ke Monumen Bela Negara. DHD 45 Sumbar be­ren­cana 
>> mendesak protokoler untuk menjadwalkan peninjauan Mo­numen Bela Negara di 
>> Koto Ting­gi, Kabupaten 50 Kota.
>>
>> “Jelang tanggal 19 Desember, kami mencoba berkomunikasi dengan protokol 
>> untuk men­jad­walkan presiden Jokowi ke Mo­nu­men Bela Negara di Koto 
>> Ting­gi, Kabupaten 50 Kota. Pem­bangu­nan monument ini terhenti karena 
>> tidak ada biaya setelah dibuka oleh mantan Presiden SBY tahun 2014,” 
>> katanya.
>>
>> Ia juga mengatakan selama pembangunan monument ter­henti, masyarakat di 
>> lokasi basis perjuangan PDRI serta veteran Sumbar kecewa. Mereka merasa 
>> pemerintah tidak menghargai perjuangan berat dan kesetiaan PDRI untuk 
>> menyambung nyawa republik ini.
>>
>>
>> “Jika Jokowi bisa meninjau ke lokasi monumen, kekecewaan itu bisa sedikit 
>> terobati,” katanya.
>>
>> Wakil Bupati Kabupaten 50 Kota, Ferizal Ridwal mengatakan dirinya telah 
>> menulis surat kepada Presiden Jokowi untuk me­nurun­kan biaya kelanjutan 
>> pem­bangu­nan monumen. Dengan mo­men­tum ini, sangat diharapkan orang no 1 
>> di Indonesia ini bisa me­ninjau langsung ke lokasi monumen.
>>
>> “Harapan masyarakat Kabu­paten 50 Kota, Presiden Jokowi datang meninjau 
>> langsung ke lokasi monumen. Soalnya, di sini PDRI dilahirkan dan banyak 
>> pribumi yang berjuang. Semoga presiden terketuk hatinya untuk mengucurkan 
>> dana,” kata Ferizal. (*h/mg-ang*)
>>
>>
>> On Tuesday, December 13, 2016 at 3:25:21 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>>
>>> Rencana Peringatan Hari Bela Negara di Limapuluh Kota, Kementerian 
>>> Pertahanan RI Akan Undang Jokowi 
>>> 09 August 2016
>>>
>>> Wakil Bupati Ferizal Ridwan (kanan) tengah berdiskusi dengan Direktur 
>>> Bela Negara Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan RI, Laksamana Pertama TNI 
>>> M Faisal (tengah) di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, 
>>> beberapa waktu lalu
>>>
>>> *Gerak-an.com, Limapuluh Kota *— Kementrian Pertahanan RI memastikan 
>>> diri bakal terlibat menyiapkan berbagai agenda kegiatan dalam rangka 
>>> peringatan Hari Bela Negara (HBN) di Kabupaten Limapuluh Kota, 19 Desember 
>>> mendatang. Menurut wacana, kegiatan HBN 2016 di Limapuluh Kota bakal 
>>> dipusatkan di GOR Singa Harau, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau.
>>>
>>> Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, ketika 
>>> melakukan diskusi terbatas bersama Bagian Humas Setkab di Kantor Bupati 
>>> setempat, Selasa (9/8). Ferizal menyebut, pada peringatan HBN di Limapuluh 
>>> Kota, Kementerian Pertahanan bakal memboyong Presiden RI, Joko Widodo.
>>>
>>> “Saya beberapa waktu lalu sudah konsultasi dengan Direktur Bela Negara 
>>> Ditjen Pothan, Kementrian Pertahanan RI, Bapak Laksamana Pertama TNI M 
>>> Faisal di Jakarta. Beliau menyanggupi, untuk terlibat langsung dalam 
>>> persiapan serta penyelenggaraan HBN di Limapuluh Kota,” sebut Wabup Ferizal 
>>> Ridwan.
>>>
>>> Direktur Bela Negara, Laksamana Pertama TNI M Faisal, dikatakan Ferizal, 
>>> juga berjanji akan mengupayakan kedatangan Presiden Jokowi ke Limapuluh 
>>> Kota. Oleh sebab itu, Kemenhan meminta kepada pemerintah daerah Provinsi 
>>> Sumatera Barat maupun Kabupaten Limapuluh Kota, bisa segera mempersiapkan 
>>> baik skedul, tempat, maupun anggaran kegiatannya.
>>>
>>>
>>> Selain membicarakan persiapan kegiatan HBN dengan Kemhan, Pemkab 
>>> Limapuluh Kota, lanjutnya, juga sudah menyiapkan bermacam agenda, mulai 
>>> dari upacara gabungan/apel nasional, atraksi Bela Negara dan pameran di GOR 
>>> Singa Harau. Kemudian juga ziarah ke makam pahlawan PDRI di Lurah Kincia, 
>>> Situjuahbatua, hingga kunjungan ke Monumen Nasional PDRI di Koto Tinggi, 
>>> Gunuang Omeh.
>>>
>>> Sebanyak 15.000 satuan khusus, forum relawan, serta generasi muda bela 
>>> negara, akan terlibat dalam kegiatan ini. Satuan ini terdiri dari unsur 
>>> TNI/Polri, Karang Taruna hingga OKP. Ferizal mengharapkan, jika agenda HBN 
>>> di Limapuluh Kota mendapat perhatian pusat, maka daerah basis perjuangan 
>>> PDRI, kelak akan diperhatikan dari segi pembangunan.
>>>
>>> “Setidaknya, kita nanti bisa pula menagih dan menuntut kompensasi 
>>> terkait pembangunan di daerah-daerah basis PDRI. Sebab, bagaimana pun, 
>>> Limapuluh Kota serta beberapa daerah lain di Sumbar termasuk daerah basis 
>>> perjuangan, basis pertahanan serta mata rantai berdirinya negara Indonesia. 
>>> Ini harus kita manfaatkan, agar cita-cita para pahlawan dari daerah ini 
>>> bisa terwujud,” sebutnya. (rep)
>>>
>>>
>>> On Monday, December 28, 2015 at 6:29:43 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>>>
>>>> Sayang dalam reply nan partamu tadi gambarnyo indak muncul, antah apo 
>>>> sababnyo katu mangirim. 
>>>> Kini MakNgah kirimkan baliak tapisah 2 gambar nan kosong tadi, mudaan 
>>>> jaleh.
>>>>
>>>> On Monday, December 28, 2015 at 4:55:21 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>>>>>
>>>>> [image: image1.(null)]
>>>>>
>>>>> [image: image3.(null)]
>>>>>
>>>>> Dalam komunikasi MakNgah jo Angku Nalfira Pamenan dari PemKab 50 Koto 
>>>>> MakNgah tarangkan baa rasahnyo hati mancaliak gambar-gambar bangkalai 
>>>>> pembangunan Monumen Bela Nasional. Hari ko 28 Des 2015 MakNgah baru 
>>>>> tarimo 
>>>>> gambar sadang muloi dipasang atoknyo. 
>>>>>
>>>>> Sajuak hati dapek info dek tampaknyo karajo tu lai diansua-ansua. Kito 
>>>>> tunggu dan monitor jo saba perkembangannyo. 
>>>>>
>>>>> Salam,
>>>>> -- MakNgah
>>>>>
>>>>> ~~ Via iPhone, Sjamsir Sjarif, Santa Cruz, CA, USA
>>>>>
>>>>
>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke