Ceplas ceplos Ahok itulah justru yang menjatuhkan dia
Kata pepatah
"Mulutmu harimaumu.
Yang bisa mengerkah kepalamu"

Atau seperti kata orang Amrik:
"He had shot his own feet"

Sangat mengherankan seorang yang sudah pernah menjabat sebagai anggota DPR,
bupati Belitung, Wakil gubernur dan Gubernur DKI Jakarta mengucapkan kata2
yang tidak pantas dalam wawancara di TV, mengejek ibu2 yang dia gusur
rumahnya, dan mengatakan rakyat telah dibohongi dengan ayat 51 Surat Al
Maidah agar tidak memilih dia

Bisa dinilai bahwa sebagai warga keturunan dia ternyata tidak berusaha
memahami ajaran agama, etika, dan adat istiadat rakyat yang dipimpinnya.
Dia telah bersikap semau gue saja

Keberhasilan dia memajukan DKI Jakarta tak terlepas dari Rencana Induk yang
telah disusun dan telah dilaksanakan sebahagian oleh gubernur2
pendahulunya.

Juga karena DKI Jakarta adalah satu2nya propinsi dengan pendapatan daerah
terbesar di Republik Indonesia.  Disamping itu gubernur DKI Jakarta
berkuasa penuh mulai dari tingkat wali kota sampai ke tingkat kelurahan.

Sebaliknya propinsi2 lain umumnya tergantung pada Alokasi Dana dari
pemerintah pusat. Juga jabatan gubernur hanyalah sebagai perwakilan
pemerintah pusat di daerah dan koordinator, karena berdasarkan UU Otonomi
Daerah kekuasaan diberikan kepada para bupati dan walikota.

Dengan demikian DKI Jakarta bisa dilihat sebagai
sebuah negara dalam negara

On May 10, 2017 08:20, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote:

> Walaupun Ahok indak dapek dipiliah lai jadi Gubernur DKI, atau pun
> Presiden nanti, namun kepintarannyo untuak mamajikan DKI tu banyak nan
> dapek dipagunokan. Bialah inyo ceplasceplos kian kumari untuak mamajukan
> DKI ataupun Republik.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke