Cerita tentang kecakapan atau kepintaran memimpin DKI Jakarta yang patut dipuji dan diapresiasi adalah gubernur Ali Sadikin pada Era Orde Baru dulu.
Ali Sadikin telah sukses memimpin transformasi DKI Jakarta dari sebuah "Kampung Besar" ( Big Village) menjadi sebuah kota Metropolitan. Tidak hanya sekadar tampilan, tapi juga keefektifan fungsi kota dan pemerintah kota. Dan itu dilakukannya dengan anggaran terbatas karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih kecil serta ekonomi Indonesia yang masih dalam pemulihan setelah hancur2an dibawah pemerintahan Orde Lama. Dia berusaha mencari sumber2 dana lain. Itu juga dilakukan Ali Sadikin dibawah pemerintahan presiden Soeharto yang tidak mau pamornya kalah dari bawahannya. Jadi Ali Sadikin bisa saja terancam dipecat setiap saat Hal seperti itu tidak terjadi pada gubernur Ahok karena presiden Jokowi yang telah ditolongnya untuk terpilih akan selalu melindungi dia On May 10, 2017 08:57, "Fashridjal M. Noor" <[email protected]> wrote: > Ceplas ceplos Ahok itulah justru yang menjatuhkan dia > Kata pepatah > "Mulutmu harimaumu. > Yang bisa mengerkah kepalamu" > > Atau seperti kata orang Amrik: > "He had shot his own feet" > > Sangat mengherankan seorang yang sudah pernah menjabat sebagai anggota > DPR, bupati Belitung, Wakil gubernur dan Gubernur DKI Jakarta mengucapkan > kata2 yang tidak pantas dalam wawancara di TV, mengejek ibu2 yang dia gusur > rumahnya, dan mengatakan rakyat telah dibohongi dengan ayat 51 Surat Al > Maidah agar tidak memilih dia > > Bisa dinilai bahwa sebagai warga keturunan dia ternyata tidak berusaha > memahami ajaran agama, etika, dan adat istiadat rakyat yang dipimpinnya. > Dia telah bersikap semau gue saja > > Keberhasilan dia memajukan DKI Jakarta tak terlepas dari Rencana Induk > yang telah disusun dan telah dilaksanakan sebahagian oleh gubernur2 > pendahulunya. > > Juga karena DKI Jakarta adalah satu2nya propinsi dengan pendapatan daerah > terbesar di Republik Indonesia. Disamping itu gubernur DKI Jakarta > berkuasa penuh mulai dari tingkat wali kota sampai ke tingkat kelurahan. > > Sebaliknya propinsi2 lain umumnya tergantung pada Alokasi Dana dari > pemerintah pusat. Juga jabatan gubernur hanyalah sebagai perwakilan > pemerintah pusat di daerah dan koordinator, karena berdasarkan UU Otonomi > Daerah kekuasaan diberikan kepada para bupati dan walikota. > > Dengan demikian DKI Jakarta bisa dilihat sebagai > sebuah negara dalam negara > > On May 10, 2017 08:20, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote: > >> Walaupun Ahok indak dapek dipiliah lai jadi Gubernur DKI, atau pun >> Presiden nanti, namun kepintarannyo untuak mamajikan DKI tu banyak nan >> dapek dipagunokan. Bialah inyo ceplasceplos kian kumari untuak mamajukan >> DKI ataupun Republik. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Google Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
