Ali Sadikin melegalkan judi, tapi indak didemo wakatu itu yo.

Wassalam

2017-05-09 22:21 GMT-04:00 Fashridjal M. Noor <[email protected]>:

> Cerita tentang kecakapan atau kepintaran memimpin DKI Jakarta yang patut
> dipuji dan diapresiasi adalah gubernur Ali Sadikin pada Era Orde Baru dulu.
>
> Ali Sadikin telah sukses memimpin transformasi DKI Jakarta dari sebuah
> "Kampung Besar"
> ( Big Village) menjadi sebuah kota Metropolitan. Tidak hanya sekadar
> tampilan,  tapi juga keefektifan fungsi kota dan pemerintah kota.
>
> Dan itu dilakukannya dengan anggaran terbatas karena Pendapatan Asli
> Daerah (PAD) masih kecil serta ekonomi Indonesia yang masih dalam pemulihan
> setelah hancur2an dibawah pemerintahan Orde Lama. Dia berusaha mencari
> sumber2 dana lain.
>
> Itu juga dilakukan Ali Sadikin dibawah pemerintahan presiden Soeharto yang
> tidak mau pamornya kalah dari bawahannya. Jadi Ali Sadikin bisa saja
> terancam dipecat setiap saat
> Hal seperti itu tidak terjadi pada gubernur Ahok karena presiden Jokowi
> yang telah ditolongnya untuk terpilih akan selalu melindungi dia
>
> On May 10, 2017 08:57, "Fashridjal M. Noor" <[email protected]>
> wrote:
>
>> Ceplas ceplos Ahok itulah justru yang menjatuhkan dia
>> Kata pepatah
>> "Mulutmu harimaumu.
>> Yang bisa mengerkah kepalamu"
>>
>> Atau seperti kata orang Amrik:
>> "He had shot his own feet"
>>
>> Sangat mengherankan seorang yang sudah pernah menjabat sebagai anggota
>> DPR, bupati Belitung, Wakil gubernur dan Gubernur DKI Jakarta mengucapkan
>> kata2 yang tidak pantas dalam wawancara di TV, mengejek ibu2 yang dia gusur
>> rumahnya, dan mengatakan rakyat telah dibohongi dengan ayat 51 Surat Al
>> Maidah agar tidak memilih dia
>>
>> Bisa dinilai bahwa sebagai warga keturunan dia ternyata tidak berusaha
>> memahami ajaran agama, etika, dan adat istiadat rakyat yang dipimpinnya.
>> Dia telah bersikap semau gue saja
>>
>> Keberhasilan dia memajukan DKI Jakarta tak terlepas dari Rencana Induk
>> yang telah disusun dan telah dilaksanakan sebahagian oleh gubernur2
>> pendahulunya.
>>
>> Juga karena DKI Jakarta adalah satu2nya propinsi dengan pendapatan daerah
>> terbesar di Republik Indonesia.  Disamping itu gubernur DKI Jakarta
>> berkuasa penuh mulai dari tingkat wali kota sampai ke tingkat kelurahan.
>>
>> Sebaliknya propinsi2 lain umumnya tergantung pada Alokasi Dana dari
>> pemerintah pusat. Juga jabatan gubernur hanyalah sebagai perwakilan
>> pemerintah pusat di daerah dan koordinator, karena berdasarkan UU Otonomi
>> Daerah kekuasaan diberikan kepada para bupati dan walikota.
>>
>> Dengan demikian DKI Jakarta bisa dilihat sebagai
>> sebuah negara dalam negara
>>
>> On May 10, 2017 08:20, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote:
>>
>>> Walaupun Ahok indak dapek dipiliah lai jadi Gubernur DKI, atau pun
>>> Presiden nanti, namun kepintarannyo untuak mamajikan DKI tu banyak nan
>>> dapek dipagunokan. Bialah inyo ceplasceplos kian kumari untuak mamajukan
>>> DKI ataupun Republik.
>>>
>>> --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>>   1. Email besar dari 200KB;
>>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>>   3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>>> Google Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke