Anwar Ibrahim: Saya Ditemani Buya Hamka di Penjara     12 April, 2008           
     TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Partai Keadilan Rakyat Malaysia Anwar 
Ibrahim menyatakan sangat mengagumi ulama besar Indonesia Profesor Haji Abdul 
Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka. Karya sastra berupa novel yang ditulis 
Hamka, sangat diminati.
 "Buku Buya Hamka, Tafsir Al Azhar menemani saya selama dua kali di penjara," 
ujar dia dalam jumpa pers 100 tahun Buya Hamka di Jakarta, Selasa (8/4).
 Karena kekagumannya itu, mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia itu 
menyarankan agar anak-anak sejak dini dikenalkan dengan karya-karya sastra Buya 
Hamka. "Sastra itu baik, dan harus dimulai dari kecil."
 Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka, Suyatno menyatakan Buya Hamka 
merefleksikan sosok yang begitu kompleks. Ia bukan hanya sastrawan, tapi juga 
sejarawan, seniman, orator, politikus, dan pendidik. "Meski tidak tamat sekolah 
dasar, Buya Hamka tidak pernah berhenti belajar selama hidupnya," ujar dia.
 Kelemahan sistem ajar saat ini yang mengharuskan peserta didik menelan semua 
kurikulum yang disediakan, tambah Suyatno, menyebabkan hilangnya sosok seperti 
Buya Hamka. "Prinsip belajar orang Indonesia umumnya terhenti pada suatu masa," 
katanya.
 Motivasi belajar Buya Hamka, Suyatno melanjutkan, juga sulit ditemukan pada 
orang Indonesia kebanyakan. Meski fasiliras berlimpah, motivasi tidak lantas 
ikut-ikutan berlimpah. "Buktinya siswa pasti senang kalau guru tidak masuk 
ngajar," katanya. Reh Atemalem Susanti
  
 Selasa, 08 Apr 2008 | 17:02 WIB Tempo Interaktif

Jadual Padat Anwar Ibrahim Di Indonesia             12 April, 2008              
           
 Saya selamat kembali ke rumah setelah satu malam di Jakarta atas undangan 
Panitia Sambutan 100 Tahun Buya Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amrullah). Saya 
diminta menyampaikan ucaptama mengenai ketokohan Hamka, tradisi keilmuan dan 
masyarakat madani.
 
  
  Liputan ucaptama ini ada disiarkan di laman web Tempo Interaktif.
 Saya mulakan dengan nota peribadi terjebak dengan karya Hamka "Merantau Ke 
Deli", dan "Tenggelamnya Kapal van de Wick" , dua novel popular beliau dari 
koleksi ibu saya. Hanya lama kemudian baru dikenali Hamka sebagai ulama, 
aktivis gerakan Islam dan pejuang gigih termasuk dalam Masyumi di bawah 
pimpinan Bapak Muhammad Natsir. (pidato tersebut sedang saya edit dan akan 
disiarkan).
 Semalam juga saya ke kediaman rasmi wakil presiden Indonesia, Sdr Jusuf Kala 
dijamu makan malam dan bersilaturrahim sebagai sahabat lama. Turut hadhir juga 
rakan lama saya Sdr Fahmi Idris, Menteri Industri dan beberapa tokoh politik 
dan pengusaha.
 Selesai jamuan kami terus ke TV Republik Indonesia kerana ditemubual dalam 
rancangan khas dialog aktual. Mulai jam 7 pagi tadi kami memulakan rapat 
bersama Mas Adi Sasono, wakil partai politik, yang dan diselenggarakan atas 
nama CIDES.
 Ucaptama saya bermula sekitar jam 10 pagi diikuti sidang media. saya 
dikunjungi penyair WS Rendra dan Ken Zuraida di rumah sdr Rachmat Ismail. 
saterusnya kami makan tengahari (lazatnya masakan padang) bersama pimpinan dan 
pengusaha dari Muhammadiyah dan sekali lagi diterus dengan dialog.
 Rombongan saya termasuk Sdr Azmin Ali dan Mustafa Kamil Ayub sempat minum teh 
di kediaman bekas presiden BJ Habibie sebelum ke lapangan terbang 
Soekarno-Hatta.
 ANWAR IBRAHIM Sumber: http://anwaribrahimblog.com/
http//:grelovejogja.wordpress.com



 
 


       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke