Assalamu'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuhu
Jalan di nagari nan ambo huni. Kesal nan antah kama ka dilapehan...
JALAN DI NEGERIKU
Sungguh mengesalkan ketika harus berkendaraan dari tempat tinggalku di
Jatibening Bekasi menyusuri jalan sepanjang Kalimalang ke arah Kota Bekasi.
Jalan yang dilalui rusak parah, benar-benar parah. Lobang sebesar kubangan
kerbau memenuhi badan jalan dan dalamnya ada yang sampai 20 - 30 sentimeter,
terpotong curam. Kalau tidak berhati-hati melalui lubang besar itu bukan tidak
mungkin per kendaraan bisa patah. Keadaan seperti ini, dibiarkan saja tanpa
perbaikan, sudah berlangsung berbulan-bulan (untuk kali ini).
Aku sudah berpengalaman dengan jalan buruk seperti ini sejak tahun 1967,
melalui jalan antara Bukit Tinggi dan Pakan Baru ketika itu. Melalui kubangan
kerbau yang menyebabkan otobus berderam-berderam ketika melaluinya.
Tapi kini. Di tahun 2008. Sudah lebih 60 tahun negeri ini merdeka. Nyaris di
ibukota negara terletaknya (di tengah Jakartapun ada jalan yang nautzubillah
rusaknya), sungguh menimbulkan tanda tanya. Susah benarkah ilmunya membuat
jalan beraspal itu? Banyak benarkah ramuan yang harus dimasukkan kedalam bahan
pengaspal jalan itu? Sehingga kita, bangsa ini belum juga lagi pandai membuat
jalan yang bebas dari kerusakan? Benarkah hujan jadi penyebab rusaknya jalan?
Ada negeri orang lebih banyak curah hujannya, lebih bervariasi iklimnya, kok
mereka tidak punya masalah besar dengan jalan raya?
Yang lebih mengenaskan dan sekaligus 'menjijikkan' adalah cara memperbaiki
lobang-lobang besar itu. Lobang-lobang itu diisi dengan batu-batu besar, lebih
besar dari batu bata, disusun alakadarnya dalam lobang kubangan itu, setelah
itu baru ditutup dengan batu kerikil, lalu diaspal. Tentu saja dalam waktu
tidak lama sesudah perbaikan jalan itu kembali rusak parah. Tidak mungkin
batu-batu besar itu mudah direkat dengan aspal. Dan ketika diatasnya melintas
truk dan bus berukuran besar, cepat sekali susunan batu-batu besar itu saling
goyah menggoyahkan, maka rusaklah kembali jalan itu.
Perbaikan dengan cara yang bodoh itu toh dilakukan berulang-ulang. Dan jalan
yang kumaksud lebih lama berada dalam keadaan rusak ketimbang dalam keadaan
mulus.
Alangkah parahnya kesulitan mengurus negara ini.
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---