Waalaikumsalam wr.wb. Da Dave,
Jalan tu pernah dijadikan arena LOMBA Renang Piala Gubernur Jabar" bulan Pebruari yll. Fotonya ada di beberapa koran, antara lain http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=13692 Tidak lama setelah "lomba renang itu" ada Pilkada Kota Bekasi; lalu Pilkada Provinsi Jabar. Tapi kedua pilkada itu tidak ada pengaruhnya ke jalan kalimalang. Menyedihkan Riri 2008/5/12 Muhammad Dafiq Saib <[EMAIL PROTECTED]>: > > Assalamu'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuhu > > Jalan di nagari nan ambo huni. Kesal nan antah kama ka dilapehan... > > JALAN DI NEGERIKU > > Sungguh mengesalkan ketika harus berkendaraan dari tempat tinggalku di > Jatibening Bekasi menyusuri jalan sepanjang Kalimalang ke arah Kota Bekasi. > Jalan yang dilalui rusak parah, benar-benar parah. Lobang sebesar kubangan > kerbau memenuhi badan jalan dan dalamnya ada yang sampai 20 - 30 sentimeter, > terpotong curam. Kalau tidak berhati-hati melalui lubang besar itu bukan > tidak mungkin per kendaraan bisa patah. Keadaan seperti ini, dibiarkan saja > tanpa perbaikan, sudah berlangsung berbulan-bulan (untuk kali ini). > > Aku sudah berpengalaman dengan jalan buruk seperti ini sejak tahun 1967, > melalui jalan antara Bukit Tinggi dan Pakan Baru ketika itu. Melalui > kubangan kerbau yang menyebabkan otobus berderam-berderam ketika melaluinya. > > Tapi kini. Di tahun 2008. Sudah lebih 60 tahun negeri ini merdeka. Nyaris > di ibukota negara terletaknya (di tengah Jakartapun ada jalan yang > nautzubillah rusaknya), sungguh menimbulkan tanda tanya. Susah benarkah > ilmunya membuat jalan beraspal itu? Banyak benarkah ramuan yang harus > dimasukkan kedalam bahan pengaspal jalan itu? Sehingga kita, bangsa ini > belum juga lagi pandai membuat jalan yang bebas dari kerusakan? Benarkah > hujan jadi penyebab rusaknya jalan? Ada negeri orang lebih banyak curah > hujannya, lebih bervariasi iklimnya, kok mereka tidak punya masalah besar > dengan jalan raya? > > Yang lebih mengenaskan dan sekaligus 'menjijikkan' adalah cara memperbaiki > lobang-lobang besar itu. Lobang-lobang itu diisi dengan batu-batu besar, > lebih besar dari batu bata, disusun alakadarnya dalam lobang kubangan itu, > setelah itu baru ditutup dengan batu kerikil, lalu diaspal. Tentu saja dalam > waktu tidak lama sesudah perbaikan jalan itu kembali rusak parah. Tidak > mungkin batu-batu besar itu mudah direkat dengan aspal. Dan ketika diatasnya > melintas truk dan bus berukuran besar, cepat sekali susunan batu-batu besar > itu saling goyah menggoyahkan, maka rusaklah kembali jalan itu. > > Perbaikan dengan cara yang bodoh itu toh dilakukan berulang-ulang. Dan > jalan yang kumaksud lebih lama berada dalam keadaan rusak ketimbang dalam > keadaan mulus. > > Alangkah parahnya kesulitan mengurus negara ini. > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
