Terima kasih atas klarifikasinya. Saya khawatir tadinya dengan kekuarangan air dan kekeringan daerah sekitarnya berdasar berita- berita dari Sungai Serayu seperti dekat Banyumas dan Banjarnegara.
Bendungan Mrica di Sungai Serayu saya lihat sesudah dibangun sangat dalam airnya di atas bendungan sehingga dapat dijadikan tempat rekreasi main kapal-kapal turis lokalan. Tetapi beberapa tahun yang lalu saya kembali ke sana saya lihat airnya semakin dangkal. Sekarang kita dengar berita-berita kemacetan di PLTA Mrica dan di Banyumas. Kebetulan saya sering lari-lari pagi ke Bendungan Mrica kalau saya berkunjung ke Banjarnegara, karena Bendungan Mrica itu tidak begitu jauh dari rumah mertua saya di Mrica. Salam, --MakNgah --- In [EMAIL PROTECTED], Bot S Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mau klarifikasi aja... > PLTA memiliki ambang batas elevasi, dan hanya memindahkan air (energi kinetik digunakan untuk memutar turbin), bukan menghisap, karena yang digunakan adalah tenaga airnya bukan airnya. Dan sampai saat ini PLTA masih merupakan pembangkit listrik teraman, murah dan ga ada polusinya. Dan PLTA memiliki standar elevasi dan amdal. > Dari PLTA yang ada di Jawa, kekeringan bukan disebabkan oleh PLTA, namun karena lahan tangkapan hujan berupa hutan disekitar danau/waduk/bendungan beralih fungsi menjadi lahan perumahan, dan industri. > YAng jadi PR kita saat ini adalah bagaimana mengamankan sumber- sumber hulu air dari kedua danau tersebut, khsuusnya bukit dan hutan disekitar Singkarak dan Maninjau yang sudah banyak beralih fungsi menjadi lahan pertanian dan perumahan. > Mudah-mudahan kondisi ini tidak berlangsung lama. Dan mohon juga kepada milister di rantau net, mengajak sanak saudaranya di ranah untk mengurangi pemakaian listrik nya yang ga perlu: > - Matikan lampu yang tidak digunakan, gunakan lampu LHE (8 watt setara 40 watt) > - Gunakan alat listrik seperlu, dan hindari peralatan yang boros listrik, seperti magic jar dll. > Dan lain-lain.Apabila beban konsumsi listrik berkurang maka defist juga berkurang dan tentu saja pemadaman bergilir juga dapat dikurangi. > Di Bali, Pemda sudah mengurangi pemakaian listrik dengan mengurangi jam nyala lampu jalan, dan khusus di kantor2 PLN Bali kami melakukan audit energi. Mudah-mudahan di kantor PEMDA SUmbar juga melakukan hal yg sama. > > Salam > Bot SP > > hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Keterangan pendek ini sangat membantu pengertian masyarakat ditengah-tengah kekeliruan remang- remang kegelapan. Tetapi ada lagi kekhawatiran sebagai efek samping obat pahit 4 kali sehari ini: > > Akibatnya PLN memaksimalkan PLTA MAninjau dan Singkarak sepanjang hari, sehingga air kedua danau itu pun cepat surut. > Dahulu dalam Lapau ini pernah didiskusikan penurunan permukaan air danau-danau di Sumatera, terutama Danau Maninjau, Singkarak, dan Toba. Kalau pengisapan air Danau Singkarak dan Maninjau dilakukan terus sebagai obat penawar sementara (pahilangkan, paengah sakik panipu diri) apakah kita tidak khawatir nanti dengan Malapetaka Besar jangka panjang kehilangan suplai tenaga air di kedua danau ini? Daerah-daerah sekitar Danau Singkarak dan Maninjau misalnya akan menjadi bukit tandus seperti pemandangan kita di gambar-gambar bukit-bukit batu sekitar Mekah? > Salam, > --MakNgah > Sjamsir Sjarif > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
