Sato lo ciek sharing tantang balimau ko, Kalau di kampuang ambo balimau ko arati no mandi manyucikan diri nan di lakukan tiok ka sumbayang Jumaik jo ka masuak puaso, samo jo manyucikan diri dalam hal2 tertentu. Jadi balimau atau mandi suci ko memang sangaik di anjurkan dan malah ado nan wajib. Kadang2 kalau basobok jo kawan samo gadang nan abuak no basah habis mandi acok bagarah " aaa lah balimau lo a nan tajadi tadi malam".
Wassalam Tan Ameh (49+) ----- Original Message ----- From: andre suchitra To: [email protected] Sent: Thursday, August 28, 2008 10:15 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Balimau dan Ulama Kaliru Subhanallaah.. mengaku ulama tetapi kok menghalalkan bahkan menganjurkan balimau? semoga Allah memberi dia ptunjuk, dan kepada smua muslim dan muslimah.. 2008/8/28 sawir pribadi <[EMAIL PROTECTED]> Antah ambo nan bodoh atau memang balimau tu sunat? Tolonglah dek dunsanak ambo senek --- Sijunjung, Singgalang Ditinjau dari sudut agama, balimau hukumnya sunat. Artinya bila dikerjakan berpahala, kalau ditinggalkan tidak berdosa dan juga tidak membatalkan puasa bila tidak dilakukan. "Hanya saja lantaran sudah merupakan kebiasaan bagi orang tua kita dari zaman dulu, akhirnya menjadi tradisi. Tapi bagi orangtua kita, balimau tidak perlu pergi jauh-jauh, cukup di tepian mandi atau di bak masjid, surau dan di bak musala, karena yang penting niat dan pelaksanaannya," kata salah seorang ulama Kabupaten Sijunjung, Suar Jusad Rajo Intan, Selasa (26/8). Kendati tradisi dan sunat hukumnya dalam Islam, tapi bagi kaum muslimin dan muslimat yang senantiasa mencari keridhaan Allah SWT, balimau dan membersihkan diri untuk memasuki Ramadan sudah merupakan tuntutan hati nurani yang dilandasi iman dan aqidah. Selain dilandasi niat untuk membersihkan diri, balimau yang dilakukan kaum muslimin dan muslimat sebelum memasuki Ramadan juga mengandung harapan supaya amal ibadah yang dikerjakan dalam bulan Ramadan yang suci danmulia diterima oleh Allah SWT. Tapi, balimau tradisi remaja yang disinyalir sebagai hura-hura dan memadu kasih, Suar Jusad juga tidak membantah. Sebab, balimau yang intinya membersihkan diri lahir dan batin tidak perlu di danau, di laut atau di objek wisata, cukup di rumah saja asal airnya suci lagi mensucikan. Jika balimau betul-betul didasari niat untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan, imbalannya tentu pahala. "Tapi bila balimau dijadikan tameng untuk memadu kasih dan perbuatan yang bertentangan dengan agama, itu bukan membersihkan diri namanya, melainkan mengotori, tegasnya.............. Ambo kutib dari barita surek kaba 'Singgalang' tanggal 28 Agustus 2008 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
