Datuk Endang dan para sanak sa palanta,
Saya menghadapi masalah ini sewaktu anak-anak saya sudah dewasa. Sesudah 
berunding dengan 'urang rumah' kami memutuskan bahwa jodoh di tangan Tuhan. 
Jika mereka -- sebagai calon suami isteri -- sudah saling mencinta, peran kami 
sebagai orang tua adalah merestui, dan memimpin pernikahan mereka. Untuk 
anak-anak saya yang perempuan, saya sendiri yang menikahkan, tentu didampingi 
petugas KUA. Hanya ada satu syarat yang kami pegang teguh, untuk mencegah 
masalah di kemudian hari, yaitu harus seagama, dalam hal ini agama Islam.
Demikianlah,menantu saya ada yang dari Palembang, Sunda, Jawa, Banjar, selain 
Minang. Alhamdulillah semua mereka baik-baik saja sampai sekarang.Agama yang 
sama ternyata dapat mempersatukan kita yang berbeda suku.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]


--- On Sun, 8/31/08, Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Fw: perkawinan beda suku
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, August 31, 2008, 12:19 AM







Sanak sapalanta,
Rasonyo iko alah duo kali ambo dapek surek saroman iko via japri, terakhir 
rasonyo tahun lalu. Kok buliah ambo mintak pandangan dan pandapek dari sanak, 
utamonyo dari buya dan bundo kanduang, untuak dapek ambo olah dan teruskan.
Sabalunnyo tarimo kasih.
 
Wassalam,
-datuk endang


--- On Sat, 8/30/08, TC wrote:






Assalamuallikum wr.wb
 
    Trimakasih banyak sblumnya saya ucapkan untuk uda,dan mohon maaf sekali 
pabila dlm menyampaikan keluh kesah,saya kurang sopan dalam bertutur kata.saya 
riri (24 thn)
Menilik dan membaca beberapa e-mail dari para sahabat bahwasanya apa yg saya 
alami juga tidak jauh berbeda yaitu mengenai perkawinan beda suku.
    Saya adalah seorang wanit keturunan jawa,dan dalam keluarga besar saya 
tidak ada satu sejarahpun mengisahkan adanya perkawinan beda suku.dan merupakan 
hal ya sangat langka pabila saya harus mendobrak tradisi itu,wlaupun kita 
skrang hidup di zaman yg sudah sangat modern.
    Singkat kata saya pacaran dengan seorang pria dari suku padang,walaupun di 
awal hubungan pacar saya telah jujur mengungkapkan bahwa dia telah mempunyai 
calon yg telah di pilih oleh kedua orang tuanya,tapi saya dan pacar bersihkukuh 
untk terus menjalankan hubungan ini.
tapi di saat kita mantap untuk berumah tangga,kami masing2 takut untk 
mengungkapkannya pada masing-masing orang tua.saya sangat tidak punya nyali 
untuk mengungkapkan keinginan saya untuk menikah dengan lain suku dan pacar 
saya pun sbaliknya,dia tidak sampai hati menghancurkan harapan orangtuanya.
    kami berdua saling mencintai,tapi adat kita berbeda dan kami berdua 
sama-sama tidak berani mengungkapkan isi hati yg jelas nantinya akan menjadi 
masalah besar.sedangkan saya memahami bawa pernikahan adalah menyatukan dua 
keluarga besar,dan saya tidak sanggup membayangkan sebuah rumah tangga yang 
tidak mendapat restu dari kedua belah pihak.
    saya sangat sedih,karna saya harus mengorbankan perasaan saya hanya demi 
sebuah adat apakah cinta harus dengan satu suku saja,mengapa orang padang gemar 
sekali menjodohkan orang tanpa memberi kesempatan pada si empunya hati untuk 
memilih.saya sedang tidak menyalahkan pacar saya,saya hanya sedang berpikir 
knapa cinta yg terjalin dengan ketulusan harus kandas hanya karna saya jawa dan 
dia padang.
    demikianlah curahan isi hati saya,mohon maaf jika terlalu panjang..sekian 
dan terima kasih banyak.
 
wasallamuallikum wr..wb..
    





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke