Adi dusanak sapalanta,
 
Perkawinan antar suku untuk masa sekarang sudah tidak aneh lagi. Diantara sanak 
yang saya muliakan, pastilah ada anak-anaknya yang berjodoh dengan bangsa 
asing. Bahkan ada member Cimbuak yang suaminya orang Norway dan akhirnya padusi 
Minang itu menetap dinegara suaminya. Dunia saat ini seakan tidak dibatasi oleh 
ruang dan waktu dimana pertemuan insan manusia bisa terjadi dan akhirnya 
mengikat mereka dalam tali perjodohan antar bangsa. 
Saya memiliki tiga keponakan yang menikah dengan bangsa lain, ada yang menjadi 
isteri warga negara Irak yang memperoleh suaka dari Pemerintah Australia, ada 
yang menjadi isteri warganegara AS, dan ada yang menjadi suami dari seorang 
wanita Findlandia yang kemudian menjadi warga negara AS.
Bagaimana tatakrama mereka dalam bergaul dalam keluarga besar kami ? Ternyata 
mereka lebih bisa menjadi Urang Minangkabau dengan kesantunannya yang patut 
kita acungkan jempol.. Mereka bangga menjadi orang minangkabau karena disebut 
minangkabau is the buffalo winner. 
Apakah yang menjadi pengikat dalam perkawinan itu  ?, adalah ikatan iman  islam 
yang menjadi ikatannya. 
Terkadang kita berpikir .. apakah kedepannya anak-anak saya akan 
memperoleh wanita atau pria minang..???  Ego seorang ibu pastilah akan 
muncul.....  Namun kita sadar bahwa untuk yang satu Allah SWT yang punya kuasa. 
Jodoh ada ditangan Tuhan

Wassalam,

  3vy nizhamul
http://hyvny.blogspot.com
http://bundokanduang.wordpress.com



 
--- On Sat, 8/30/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Fw: perkawinan beda suku
To: [email protected]
Date: Saturday, August 30, 2008, 6:26 PM







Datuk Endang dan para sanak sa palanta,
Saya menghadapi masalah ini sewaktu anak-anak saya sudah dewasa. Sesudah 
berunding dengan 'urang rumah' kami memutuskan bahwa jodoh di tangan Tuhan. 
Jika mereka -- sebagai calon suami isteri -- sudah saling mencinta, peran kami 
sebagai orang tua adalah merestui, dan memimpin pernikahan mereka. Untuk 
anak-anak saya yang perempuan, saya sendiri yang menikahkan, tentu didampingi 
petugas KUA. Hanya ada satu syarat yang kami pegang teguh, untuk mencegah 
masalah di kemudian hari, yaitu harus seagama, dalam hal ini agama Islam.
Demikianlah,menantu saya ada yang dari Palembang, Sunda, Jawa, Banjar, selain 
Minang. Alhamdulillah semua mereka baik-baik saja sampai sekarang.Agama yang 
sama ternyata dapat mempersatukan kita yang berbeda suku.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]


--- On Sun, 8/31/08, Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Fw: perkawinan beda suku
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, August 31, 2008, 12:19 AM







Sanak sapalanta,
Rasonyo iko alah duo kali ambo dapek surek saroman iko via japri, terakhir 
rasonyo tahun lalu. Kok buliah ambo mintak pandangan dan pandapek dari sanak, 
utamonyo dari buya dan bundo kanduang, untuak dapek ambo olah dan teruskan.
Sabalunnyo tarimo kasih.
 
Wassalam,
-datuk endang

 





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke