Sanak ambo,

Filosofi awak, dima bumi dipijak, dima langik dijunjuang, disinanlah nagari
awak.
Nah ambo dirantau jauah ko, indak bisa pulo manulak lamaran urang satampek
ka anak gadih ambo. Duo anak gadih ambo bajodoh ka warga Amrik, surang
katurunan Itali dan surang katurunan Vietnam. Tantu mereka alah di Islam
dulu.
Nan iko iyo pokok indak bisa ditawar. Nan di Jakarta babini pulonyo ka urang
Sunda. Bisan ambo nan Sunda tu iyo elok bana kakami.

Jadi ijankan kawin beda suku. Beda bangsopun indak baa. Asa saagamo
jo awak. Iyo baitu uda Saaf?

Wassalam
ajoduta

2008/8/30 Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>

>   Datuk Endang dan para sanak sa palanta,
> Saya menghadapi masalah ini sewaktu anak-anak saya sudah dewasa. Sesudah
> berunding dengan 'urang rumah' kami memutuskan bahwa jodoh di tangan Tuhan.
> Jika mereka -- sebagai calon suami isteri -- sudah saling mencinta, peran
> kami sebagai orang tua adalah merestui, dan memimpin pernikahan
> mereka. Untuk anak-anak saya yang perempuan, saya sendiri yang menikahkan,
> tentu didampingi petugas KUA. Hanya ada satu syarat yang kami pegang teguh,
> untuk mencegah masalah di kemudian hari, yaitu harus seagama, dalam hal ini
> agama Islam.
> Demikianlah,menantu saya ada yang dari Palembang, Sunda, Jawa, Banjar,
> selain Minang. Alhamdulillah semua mereka baik-baik saja sampai
> sekarang.Agama yang sama ternyata dapat mempersatukan kita yang berbeda
> suku.
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
> Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> --- On *Sun, 8/31/08, Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> From: Datuk Endang <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Fw: perkawinan beda suku
> To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
> Date: Sunday, August 31, 2008, 12:19 AM
>
>
>    Sanak sapalanta,
> Rasonyo iko alah duo kali ambo dapek surek saroman iko via japri, terakhir
> rasonyo tahun lalu. Kok buliah ambo mintak pandangan dan pandapek dari
> sanak, utamonyo dari buya dan bundo kanduang, untuak dapek ambo olah dan
> teruskan.
> Sabalunnyo tarimo kasih.
>
> Wassalam,
> -datuk endang
>
>
> --- On *Sat, 8/30/08, TC* wrote:
>
>  Assalamuallikum wr.wb
>
>     Trimakasih banyak sblumnya saya ucapkan untuk uda,dan mohon maaf sekali
> pabila dlm menyampaikan keluh kesah,saya kurang sopan dalam bertutur
> kata.saya riri (24 thn)
> Menilik dan membaca beberapa e-mail dari para sahabat bahwasanya apa yg
> saya alami juga tidak jauh berbeda yaitu mengenai perkawinan beda suku.
>     Saya adalah seorang wanit keturunan jawa,dan dalam keluarga besar saya
> tidak ada satu sejarahpun mengisahkan adanya perkawinan beda suku.dan
> merupakan hal ya sangat langka pabila saya harus mendobrak tradisi
> itu,wlaupun kita skrang hidup di zaman yg sudah sangat modern.
>     Singkat kata saya pacaran dengan seorang pria dari suku padang,walaupun
> di awal hubungan pacar saya telah jujur mengungkapkan bahwa dia telah
> mempunyai calon yg telah di pilih oleh kedua orang tuanya,tapi saya dan
> pacar bersihkukuh untk terus menjalankan hubungan ini.
> tapi di saat kita mantap untuk berumah tangga,kami masing2 takut untk
> mengungkapkannya pada masing-masing orang tua.saya sangat tidak punya nyali
> untuk mengungkapkan keinginan saya untuk menikah dengan lain suku dan pacar
> saya pun sbaliknya,dia tidak sampai hati menghancurkan harapan orangtuanya.
>     kami berdua saling mencintai,tapi adat kita berbeda dan kami berdua
> sama-sama tidak berani mengungkapkan isi hati yg jelas nantinya akan menjadi
> masalah besar.sedangkan saya memahami bawa pernikahan adalah menyatukan dua
> keluarga besar,dan saya tidak sanggup membayangkan sebuah rumah tangga yang
> tidak mendapat restu dari kedua belah pihak.
>     saya sangat sedih,karna saya harus mengorbankan perasaan saya hanya
> demi sebuah adat apakah cinta harus dengan satu suku saja,mengapa orang
> padang gemar sekali menjodohkan orang tanpa memberi kesempatan pada si
> empunya hati untuk memilih.saya sedang tidak menyalahkan pacar saya,saya
> hanya sedang berpikir knapa cinta yg terjalin dengan ketulusan harus kandas
> hanya karna saya jawa dan dia padang.
>     demikianlah curahan isi hati saya,mohon maaf jika terlalu
> panjang.sekian dan terima kasih banyak.
>
> wasallamuallikum wr..wb..
>
>
>
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke