Saya juga mengikuti dengan cermat dialog di TVRI tersebut. Topiknya aktual, dan wacana dari para panelisnya cukup berbobot. Selamat untuk Benni, tokoh muda kita.
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] --- On Tue, 9/2/08, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: FYI: Dialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan" To: [email protected] Date: Tuesday, September 2, 2008, 11:59 PM Hehe, ternyata Bundo Nismah ikuik tabawo pulo jo assobiah model iko. Sabagai urang Minang, ambopun turuik bangga dengan penampilan Benni. Limo tahun lailah masuak ka parpol, Ben. Kini, jagolah katajaman pikiran itu. Mulailah manulis nan banyak di Koran-koran. Itu tiket jadi analis jempolan. Selamat, yo, Ben. ijp From: [email protected] [mailto: [email protected] ] On Behalf Of Hayatun Nismah Rumzy Sent: 02 September 2008 23:52 To: [email protected]; [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: FYI: Dialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan" Senang dan bangga melihat Benni di TVRI dengan bahasannya yang tajam dan bijak. Semoga akan tetap begitu dan tidak terpolusi oleh waktu. Ben, sebagai rang 50 Kota Payokumbuah we are proud of you. Wassalam Bundo Nismah --- On Tue, 9/2/08, Benni Inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Benni Inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] FYI: Dialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan" To: [EMAIL PROTECTED] ooglegroups.com Date: Tuesday, September 2, 2008, 4:37 AMDialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan" Selasa, 2 September 2008 , Pkl 23.00 WIB. di layar TVRI Nara Sumber: Hajriyanto Tohari, Partai GolkarYasonna Laoly, PDI-pBenni Inayatullah, The Indonesian Institute Host: Chandra Sugarda Golkar dan PDIP menuju Koalisi Kebangsaan Jilid II Tentu kita masih ingat pada tahun 2004 lalu ketika Golkar dan PDIP tergabungdalam sebuah koalisi yang dinamakan koalisi kebangsaan. Namun koalisi ini bubarditengah jalan ketika Golkar memutuskan untuk mendukung pemerintahan SBY-Kallayang ketika itu di dukung oleh koalisi kerakyatan yang terdiri dari partaiDemokrat, PBB, dan PKS. Sekarang wacana koalisi antara Golkar dan PDIP kembali muncul. Mengapungnyawacana koalisi antara PDIP dan Golkar bermula di Silatnas Golkar beberapa waktulalu yang juga dihadiri oleh Taufik Kiemas. Wacana koalisi ini kembalidiapungkan oleh elit Golkar dan elite PDIP untuk menyongsong Pemilu 2009. Sebagai partai yang sama-sama mengambil posisi di tengah (catch all party),tentu saja Golkar dan PDIP mempunyai peluang yang cukup besar untuk membentuksebuah koalisi yang permanen. Namun, kesamaan ideologi saja dirasa tidak cukupapabila koalisi yang dibentuk adalah berlandaskan pragmatisme atau kepentinganjangka pendek semata.. Bisa-bisa wacana koalisi ini hanya tinggal wacana karenabegitu banyak sekali kepentingan masing-masing partai yang seringkaliberbenturan sehingga mengaburkan kerangka koalisi yang ingin dibentuk. Di Indonesia yang menganut sistem presidensial dan multipartai, koalisimerupakan sesuatu yang mutlak diperlukan. Koalisi menjadi pilihan yang menariksekaligus membingungkan dalam prakteknya di Indonesia . Meskipun begitu, usahakoalisi Golkar dan PDIP harus dihargai semangatnya dalam mencari jalanmewujudkan stabilitas politik yang memang dibutuhkan dalam sistempresidensial. Pertanyaan yang muncul adalah; Bagaimanakah prospek koalisi yang dijajaki oleh Golkar dan PDIP ? Apakah akanterbentuk koalisi yang permanen atau akankah terulang kisah koalisi kebangsaan2004 ? Faktor apakah yang membuat Golkar dan PDIP kembali tertarik untuk berkoalisi ? Koalisi bagaimanakah yang paling ideal untuk membentuk pemerintahan yang stabil? --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
