Saya menambahkan Pertanyaan dan komentar, semoga bisa di response di milist ini nantinya, trims
On Tue, Sep 2, 2008 at 7:37 AM, Benni Inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan" > > Selasa, 2 September 2008 , Pkl 23.00 WIB. di layar TVRI > > > Nara Sumber: > Hajriyanto Tohari, Partai Golkar > Yasonna Laoly, PDI-p > Benni Inayatullah, The Indonesian Institute > > Host: Chandra Sugarda > > > > Golkar dan PDIP menuju Koalisi Kebangsaan Jilid II > > > Tentu kita masih ingat pada tahun 2004 lalu ketika Golkar dan PDIP tergabung > dalam sebuah koalisi yang dinamakan koalisi kebangsaan. Namun koalisi ini > bubar ditengah jalan ketika Golkar memutuskan untuk mendukung pemerintahan > SBY-Kalla yang ketika itu di dukung oleh koalisi kerakyatan yang terdiri dari > partai Demokrat, PBB, dan PKS. > > Sekarang wacana koalisi antara Golkar dan PDIP kembali muncul. Mengapungnya > wacana koalisi antara PDIP dan Golkar bermula di Silatnas Golkar beberapa > waktu lalu yang juga dihadiri oleh Taufik Kiemas. Wacana koalisi ini kembali > diapungkan oleh elit Golkar dan elite PDIP untuk menyongsong Pemilu 2009. > > Sebagai partai yang sama-sama mengambil posisi di tengah (catch all party), > tentu saja Golkar dan PDIP mempunyai peluang yang cukup besar untuk membentuk > sebuah koalisi yang permanen. Namun, kesamaan ideologi saja dirasa tidak > cukup apabila koalisi yang dibentuk adalah berlandaskan pragmatisme atau > kepentingan jangka pendek semata. Bisa-bisa wacana koalisi ini hanya tinggal > wacana karena begitu banyak sekali kepentingan masing-masing partai yang > seringkali berbenturan sehingga mengaburkan kerangka koalisi yang ingin > dibentuk. > > Di Indonesia yang menganut sistem presidensial dan multipartai, koalisi > merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan. Koalisi menjadi pilihan yang > menarik sekaligus membingungkan dalam prakteknya di Indonesia . Meskipun > begitu, usaha koalisi Golkar dan PDIP harus dihargai semangatnya dalam > mencari jalan mewujudkan stabilitas politik yang memang dibutuhkan dalam > sistem presidensial. > > > Pertanyaan yang muncul adalah; > >1.agaimanakah prospek koalisi yang dijajaki oleh Golkar dan PDIP ? Apakah akan >terbentuk koalisi yang permanen atau akankah terulang kisah koalisi kebangsaan >2004 ? > >2.aktor apakah yang membuat Golkar dan PDIP kembali tertarik untuk berkoalisi ? > > 3.alisi bagaimanakah yang paling ideal untuk membentuk pemerintahan yang > stabil ? > >4. Ber koaslisi nya Partai besar, berarti akanmengangkangi kekuatan dan >kuasaan .?? IMPLikasi nya adalah tahu saja. "Power is sweet, man". Semoga dlm diskusi itu juga bisa di assess bgmn konsekwensi nanti nya. Terimaksih. Wass. Muzirman ======================== > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
