maik rayo pak haji,
samo sapakaik jo awak indak usahlah di minangkan sop tu.
samo jo dutabesar jan diminangkan.

duta
maoh kompor ketek susah
manguduang.......

On 12/8/08, hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Joduta,
>
> Kalau salah sabuik. mungkin tasialia ka kida aratinyo, kurang lamak
> didanga.
>
> Ambo baru baliak Sumbayang Rayo, masih dalam suasana lingkungan
> Takbir, jadi mahinda manyabuiknyo Caro Awak. Bialah kito sarakan sajo
> "manyabyuik" tu ka Urang Parak Karambia... :)
>
> Salamat Hari Rayo. Di Konsulat San Francisco indak tadanga pangumuman
> partamuan sudah sumbayang doh, jadi bauruangkan sajo niaik ka sinan.
>
> --Nyiak Sunguik
> Indak dapek manyabuiknyo Caro Awak
> --- In [EMAIL PROTECTED], "ajo duta" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>
>> nakan Jepe,
>>
>> Sop Buntut tu bahaso Minangnyo apolah sene?
>>
>> uncuduta
>>
>> On 12/8/08, jupardi andi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > TIPS MENGHADIRKAN SOP BUNTUT DAN TULANG SAPI YANG ENAK
>> > DAN LEZAT
>> > By : Jepe
>> >
>> > Jika anda peserta kurban di Hari
>> > Raya I'dul Adha ini ataupun tidak menjadi peserta kurban  biasanya
> anda akan
>> > mendapat sekontong plastik
>> > daging korban melalui sebuah kupon yang ditukar ditempat pelaksanaan
>> > penyembelihan hewan kurban dilingkungan dimana anda
> berdomisili.Sekantong
>> > plastik daging korban tentu isinya lengkap mulai dari daging,
> jeroan dan
>> > tulang-tulang hewan korban, tapi jangan berharap atau memang anda
> tidak
>> > berharap mendapatkan buntut sapi yang biasanya bagian tubuh yang tiada
>> > duanya
>> > pada hewan korban dan memang satu-satunya dan itu telah diambil
> oleh pekerja
>> > sukarela yang menguliti , memotong dan membagi-bagikan sapi kurban
>  dalam
>> > kantong plastik.
>> >
>> > Daging korban yang masih segar
>> > ini jika anda tidak sempat memasak pada hari yang sama ketika anda
>> > mendapatkannya, mungkin besoknya anda mengolah daging korban ini
> menjadi
>> > menu
>> > utama anda kala makan siang atau malam.  Anda berkeinginan
> tulang-tulang
>> > daging sapi tersebut dibuat sop maka
>> > saya coba memberikan tips menghadirkan sop yang enak dan Lezat. Tapi
>> > seandainya
>> > anda sebagai peserta korban jatah daging yang menjadi hak anda
> (dibolehkan
>> > kita
>> > sebagai peserta menyicipi daging korban sekedarnya)  diberikan
> kepada fakir
>> > miskin atau kaum
>> > duafa, maka tips ini bisa juga berguna nantinya jika anda ingin
> memasak sop
>> > buntut atau tulang-tulang sapi yang masih menempel daging-dagingnya.
>> >
>> > Tips menghadirkan sop yang lezat
>> > dan nikmat ini saya tidak berbicara apa resep, bumbu dan cara
> membuatnya.
>> > Dijaman dengan kemajuan teknogi informasi dunia maya cara membuat sop
>> > gampang
>> > saja anda temukan, cukup ke "Mat Gugel" ketik Sup Buntut maka
> dalam hitungan
>> > detik (jika koneksi anda nggak
>> > lemot) maka Mat Gugel akan menampilkan puluhan cara membuat Sup Buntut
>> > tinggal
>> > pilih mana yang anda suka disana sudah lengkap resep, bumbu dan cara
>> > membuatnya.
>> >
>> > Tups ini berasal dari adik bungsu
>> > saya yang bernama Nilam yang berpengalaman menghadirkan sup buntut
> atau
>> > tulang
>> > sapi yang enak dan lezat rasanya, Awalnya tentu adik saya ini
> belajar dari
>> > buku
>> > resep masakan dan bertanya sama kawan-kawannya yang sudah
> berpengalaman
>> > membuat
>> > sop, tapi lama kelamaan tentu   dia
>> > mendapatkan sentuhan dalam menghadirkan sop yang membuat lidah
> bergoyang tak
>> > terkendali saat menikmati sop ini dalam keadaan hangat.
>> >
>> > Inilah Tips adik saya Nilam dalam
>> > membuat sop buntut atau tulang sapi yang enak dan lezat
>> >
>> > -         Buntut atau tulang sapi ini direbus dulu setelah
>> > mendidih saring lemak yang mengapung sampai tidak tersisa sehingga
> kuahnya
>> > (kaldu) bening bebas lemak, ini bertujuan jika kita nanti
> menikmati sop
>> > tidak
>> > ada lemak yang biasanya lengket dilangit-langit mulut kita yang
> berakibat
>> > kurang nyaman kita menikmati sop ini.
>> > -         Kentang yang dibelang empat dan potongan wortel
>> > dimasukan saat mendidih dan sop dagingnya menuju matang, jangan
> terlalu awal
>> > ini agar menjaga kentang dan wortel tetap padat dan lembut, jika
> terlalu
>> > awal
>> > maka kentang dan wortel akan lembek.
>> > -         Bumbu seperti irisan daun bawang dimasukan lima menit
> sebelum sop
>> > siap disajikan begitu juga daun saledri jangan diiris dimasukan dalam
>> > keadaan
>> > utuh dan diikat. Tomat segar yang dibelah empat juga bersamaan
> dimasukan
>> > dengan
>> > daun bawang dan saledri. Jika lebih  awal
>> > dimasukan dalam keadaan panas maka ketiga bumbu diatas akan layu
> dan lembek,
>> > daun saledri jika lembek rasa khasnya akan hilang berubah agak pahit.
>> > -         Bawang goreng ditaburkan saat sop siap santap didalam
>> > mangkok, jangan ditaburkan saat sop masih dalam proses dimasak (saat
>> > matang),
>> > jika ini dilakukan bawang goreng akan layu dan menghitam dan rasa khas
>> > gurihnya
>> > akan hilang.
>> > -         Sambal sop ini (ini mungkin masalah selera
>> > masing-masing) menurut saya yang seleranya masih "Minang banget"
> adalah cabe
>> > keriting yang dikukus lalu digiling dengan sedikit garam dan
> diperasi air
>> > jeruk
>> > nipis.
>> > -         Sop terasa nikmat disantap dalam keadaan hangat
>> > dituangkan dalam mangkok, jangan dibiarkan dingin, sebaiknya jika
> dimakan
>> > bersama nasi cukup nasi suhu sedang saja jangan nasi yang panas
> baru selesai
>> > dimasak
>> >
>> > Itulah sekedar tips memasak sop
>> > buntut atau tulang daging sapi semoga bermanfaat, tidak menutup
> kemungkinan
>> > tentu anda punya kiat-kiat tertentu dalam memasak sop ini sehingga
>> > menghadirkan
>> > sop yang enak dan lezat.
>> >
>> > Salam Jepe-Pekanbaru, 8 Desember 2008
>> > Bukan ahli memasak tapi tertarik dan menyenangi seni kuliner
>
>
>
> >
>


-- 
Wassalaamu'alaikum
ajoduta/61/usa

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke