Assalamualaikum ww Banyak sekali memang urang awak (baca Islam) mengalami kasus pemurtadan oleh para alkafirun tarutamo kasus penipuan icak2 Islam sudah tu sikapia tu memperlihatkan balang lalu mangaluakan taring baik memaksa atau memanfaatkan sisi lemah sang pasangan Teliti sebelum membeli paralu tapi nan namonyo kanai kicuah sicadiak ka-baa lai namun bagi nan faham tentu akan tegar memutuskan carai ketimbang murtad Kato adat kato bamisa kato hadis kato badalia kato syara’ kato mamutuih bafirman Allah dalam Quraan “Jangan engkau kawini perempuan2 musyrik kecuali mereka ber-iman, sesungguhnya hamba sahaya yang ber-iman adalah lebih baik dari perempuan musyrik walau ia mentakjubkan-mu. Janganlah engkau kawinkan perempuan Muslim dengan laki2 musyrik kecuali dia ber-iman, sesungguhnya laki2 hamba sahaya beriman adalah lebih baik dari laki2 musyrik walau ia mentakjubkan-mu…. (al Baqarah 221) Allah di-ayat 120 surah yang sama pun sudah meng-ingatkan “Orang2 yahudi dan nasrani tidak pernah suka kepadamu kecuali engkau turut agama mereka, katakanlah bahwa petunjuk Allah (Agama Islam) adalah petunjuk yang benar, jika engkau turut kemauan mereka tiada lagi penolongmu dari siksa Allah Baa kini kalau lah bertobat? Tobat aratinyo manyasa gadang atas perbuatan doso nan telah dilakukan dan indak ka-ma-ulang baliak sa-lamo2nyo sudah ko kateh lalu minta ampun kapado Allah Baa sasudah tu? Sasudah tu dari siso umua nan tingga sakaciak ko salalu-lah mendekat kepada Allah jauhi larangan-Nyo Allah sanang bana kapado hamba2-nyo nan ba-tobat, bak sanangnyo urang nan ka-hilangan unto kasayangan tau2 sang unto tersebut kembali ma-ungkok2 kepada tuan-nya Sanak Jepe, tolong sampai-an pasan ambo ka-dunsanak kito nan lah mandapek musibah pemurtadan tu bahwa picayo-lah Allah itu sangat maha pengampun dan penerima tobat, selamat kembali kepangkuan Islam dan jan sagan2 mancari bimbingan kapado nan labiah faham tantang Islam, mudah2an dunsanak kito samo2 masuak sarugo jo kito nan basamo, Insya Allah Wasalam Abp57 --- On Mon, 22/12/08, Defiyan Cori <[email protected]> wrote:
From: Defiyan Cori <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Mohon Masukan dan Pencerahan Adi Dunsanak atas kisah ini To: [email protected] Date: Monday, 22 December, 2008, 12:11 AM Maaf terpaksa masuk lagi... Sayang ya...memeluk keyakinan yang benar tapi malah murtad? Kasus2 seperti sangat banyak saya jumpai dulu ketika kuliah di Yogya, alasan perempuan lebih banyak soal materi dan keluarga kaya raya, jadi silau...ado nan suami no icak2 masuak Islam, setelah menikah inyo baliak ka agamo asalnto Kristen.... Alhamdulillah kalau masuk ke ISLAM lagi dengan tidak terpaksa,jika dulu dipaksa murtad,,, Harus diterima dengan seluas-luasnya sanak kito itu Sanak Jepe.. Salam Defiyan Cori --- On Fri, 12/19/08, Jupardi <[email protected]> wrote: From: Jupardi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Mohon Masukan dan Pencerahan Adi Dunsanak atas kisah ini To: [email protected] Date: Friday, December 19, 2008, 9:01 PM Assalamualaikum Wr Wb Adi Dunsanak Sapalanta RN, mohon masukan dan pencerahan sehubungan kisah ini Sekitar dua bulan yang lalu sebut saja Adi seorang perantau Minang di Batam, istrinya Nina mengenal seorang ibu yang berusia sekitar 50 Tahun. Nina sebelumnya telah lama mengenal Ibu ini, karena Nina dirumahnya membuka usaha kecil-kecilan berjualan barang kebutuhan hidup sehari-hari (sembako), jadi hamper semua warga disekitar warung disekitarnya dikenal Adi dan Nina. Ibu ini tinggal bersama suami dan dua orang anaknya didaerah pinggiran termasuk pemukiman liar di Kota Batam. Sehari-hari untuk menopang kehidupannya keluarga ini berprofesi sebagai pemulung. Beberapa bulan yang lalu suami Ibu ini meninggal dunia akibat derita sakit asam uratnya yang bertambah parah, akhirnya si Ibu ini tinggal berdua bersama anaknya yang sudah beranjak Dewasa. Adi dan Nina beranggapan selama ini Ibu tersebut bukan orang Minang atau berasal dari suku lain di Indonesia.Sepeninggal suaminya barulah dia sedikit terbuka sama Adi dan Nina sebagai pelanggan tetap warungnya tentang apa dan bagaimana kisah hidup Ibu ini, seperti yang diceritakan Ibu ini pada Adi dan Nina keluarga muda asal Minang yang mengadu nasib dan peruntungan di Kota Batam. Ibu ini berasal dari sebuah Kampung di Minang (dimana daerahnya mohon maaf tidak saya sampaikan). Dimasa gadisnya Ibu ini pergi merantau ke Pekanbaru dengan Mamaknya, dikota inilah si Ibu mengenal baik seorang pemuda dan akhirnya mereka menikah secara Islam. Tapi tanpa diduga si Pemuda tadi adalah seorang Kristen, kedok Islam hanya untuk mendapatkan si Ibu ini saja. Si Ibu ini baru tahu ketika suaminya membawa pergi merantau ke kota kelahiran suaminya di Jawa, dikota tersebut mulailah suami dia melakukan aksi permutadan dengan ancaman jika tidak mau masuk Kristen akan diceraikan serta ancaman fisik lainnya intinya si Ibu ini dalam pihak yang terancam baik fisik dan mentalnya di kampung suaminya.Akhirnya Ibu ini disamping factor keimanan yang lemah serta dibawah ancaman maka dia masuk Kristen. Setelah kematian suaminya ini, si Ibu ini bercerita atau curhat paada adi dan Nina tentang siapa dan bagaimana dia yang selama ini cukup tertutup, ada keinginan dia sebagai orang Minang ingin kembali kepada Islam, namun ada beberapa ganjaran Ibu ini menurut Adi Pemahaman Islam Ibu ini kurang memadai Anaknya yang beranjak dewasa pemeluk agama Bapaknya (Kristen) Ibu ini menutup didi untuk tidak diketahui kalau dia orang Minang Takut diterima di masyarakat, terutama perantau Minang Kondisi Ekonomi yang lemah sebagai pemulung Adi dan Nina hanya berusaha melakukan pendekatan tidak terlalu dalam hanya pergaulan sehari-hari dan sekedar memberi masukan yang terbaik bagi Ibu ini.. Adi dan Nina sebagai orang Minang sangat berbahagia seandainya Ibu inio balik lagi ke Agama Islam sebagai jati diri orang Minang. Nah Adi juga bingung menanyakan kepada saya dan sayapun hanya tahu kulitnya saja atas pertanyaan Adi yaitu “Apakah mungkin orang minak (Niniak Mamak) ibu ini bersedia menjemputnya lagi yang boleh dikatakan selama ini si Ibu istilah Adi “Alah hanyuik dari Kampuang” dan juga ada pertanyaan dari Adi kepada saya apakah lembaga Adat Minangkabau dengan segala perangkatnya menangani masalah ini. Sebagai catatan Orang kampungnya tidak tahu kalau Ibu ini Murtad. Para Adi Dunsanak sidang pembaca di Rantau Net, mohon kiranya masukan tentang hal ini.terutama dari Buya HMA dan sanak-sanak yang sangat ahli dan paham tentang Adat kita sehubungan kisah salah seorang anggota milist Rantau net juga yang minta tolong ke saya meedit ceritanya dan disampaikan atau diposting ke Rantau Net. Segala pendapat dari Adi Dunsanak atas cerita ini tentunya akan dibaca secara lansung oleh Adi (nama samaran) di Palanta Rantau Net ini. Adi melalui saya mengucapkan terima kasih atas segala masukan dari Dunsanak RN dan ini nantinya menjadi masukan bagi Adi yang berusaha membimbing dan memberikan arahan kepada Ibu ini. Wass-Jepe Catatan : cerita ini fakta bukan fiksi seperti yang disampaikan salah seorang anggota RN kepada email saya secara Japri. Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
