Assalamualaikum Wr Wb

Adi Dunsanak Sapalanta RN, mohon masukan dan pencerahan sehubungan kisah
ini

 

Sekitar dua bulan yang lalu sebut saja Adi seorang perantau Minang di
Batam, istrinya Nina mengenal seorang ibu yang berusia sekitar 50 Tahun.
Nina sebelumnya telah lama mengenal Ibu ini, karena Nina dirumahnya
membuka usaha kecil-kecilan berjualan barang kebutuhan hidup sehari-hari
(sembako), jadi hamper semua warga disekitar warung disekitarnya dikenal
Adi dan Nina. Ibu ini tinggal bersama suami dan dua orang anaknya
didaerah pinggiran termasuk pemukiman liar di Kota Batam. Sehari-hari
untuk menopang kehidupannya keluarga ini berprofesi sebagai pemulung.

 

Beberapa bulan yang lalu suami Ibu ini meninggal dunia akibat derita
sakit asam uratnya yang bertambah parah, akhirnya si Ibu ini tinggal
berdua bersama anaknya yang sudah beranjak Dewasa. Adi dan Nina
beranggapan selama ini Ibu tersebut bukan orang Minang atau berasal dari
suku lain di Indonesia.Sepeninggal suaminya barulah dia sedikit terbuka
sama Adi dan Nina sebagai pelanggan tetap warungnya tentang apa dan
bagaimana kisah hidup Ibu ini, seperti yang diceritakan Ibu ini pada Adi
dan Nina keluarga muda asal Minang yang mengadu nasib dan peruntungan di
Kota Batam.


Ibu ini berasal dari sebuah Kampung di Minang (dimana daerahnya mohon
maaf tidak saya sampaikan). Dimasa gadisnya Ibu ini pergi merantau ke
Pekanbaru dengan Mamaknya, dikota inilah si Ibu mengenal baik seorang
pemuda dan akhirnya mereka menikah secara Islam. Tapi tanpa diduga si
Pemuda tadi adalah seorang Kristen, kedok Islam hanya untuk mendapatkan
si Ibu ini saja. Si Ibu ini baru tahu ketika suaminya membawa pergi
merantau ke kota kelahiran suaminya di Jawa, dikota tersebut mulailah
suami dia melakukan aksi permutadan dengan ancaman jika tidak mau masuk
Kristen akan diceraikan serta ancaman fisik lainnya intinya si Ibu ini
dalam pihak yang terancam baik fisik dan mentalnya di kampung
suaminya.Akhirnya Ibu ini disamping factor keimanan yang lemah serta
dibawah ancaman maka dia masuk Kristen.

 

Setelah kematian suaminya ini, si Ibu ini bercerita atau curhat paada
adi dan Nina tentang siapa dan bagaimana dia yang selama ini cukup
tertutup, ada keinginan dia sebagai orang Minang ingin kembali kepada
Islam, namun ada beberapa ganjaran Ibu ini menurut Adi

1.      Pemahaman Islam Ibu ini kurang memadai
2.      Anaknya yang beranjak dewasa pemeluk agama Bapaknya (Kristen)
3.      Ibu ini menutup didi untuk tidak diketahui kalau dia orang
Minang
4.      Takut diterima di masyarakat, terutama perantau Minang
5.      Kondisi Ekonomi yang lemah sebagai pemulung

 

Adi dan Nina hanya berusaha melakukan pendekatan tidak terlalu dalam
hanya pergaulan sehari-hari dan sekedar memberi masukan yang terbaik
bagi Ibu ini. Adi dan Nina sebagai orang Minang sangat berbahagia
seandainya Ibu inio balik lagi ke Agama Islam sebagai jati diri orang
Minang. Nah Adi juga bingung menanyakan kepada saya dan sayapun hanya
tahu kulitnya saja atas pertanyaan Adi yaitu "Apakah mungkin orang minak
(Niniak Mamak) ibu ini bersedia menjemputnya lagi yang boleh dikatakan
selama ini si Ibu  istilah Adi "Alah hanyuik dari Kampuang" dan juga ada
pertanyaan dari Adi kepada saya apakah lembaga Adat Minangkabau dengan
segala perangkatnya menangani masalah ini. Sebagai catatan Orang
kampungnya tidak tahu kalau Ibu ini Murtad.

 

Para Adi Dunsanak sidang pembaca di Rantau Net, mohon kiranya masukan
tentang hal ini.terutama dari Buya HMA dan sanak-sanak yang sangat ahli
dan paham tentang Adat kita sehubungan kisah salah seorang anggota
milist Rantau net juga yang minta tolong ke saya meedit ceritanya dan
disampaikan atau diposting ke Rantau Net. Segala pendapat dari Adi
Dunsanak atas cerita ini tentunya akan dibaca secara lansung oleh Adi
(nama samaran) di Palanta Rantau Net ini. Adi melalui saya mengucapkan
terima kasih atas segala masukan dari Dunsanak RN dan ini nantinya
menjadi masukan bagi Adi yang berusaha membimbing dan memberikan arahan
kepada Ibu ini.

 

Wass-Jepe 

Catatan : cerita ini fakta bukan fiksi seperti yang disampaikan salah
seorang anggota RN kepada email saya secara Japri.

 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke