Assalamu'alaikum.. ado juo di dalam buku "Meneladani Kecerdasan Emosi Rasulullah", disitu di sampaikan bahwa Hukum yg tidak bisa di ganggu gugat adalah Quran Nul Karim, saat itulah Rasulullah berkata Sami'na wato'na (dengarkan dan kerjakan), hal ini tidak ada demokrasi lagi, sifatnya mutlak..Untuk hal lain spt strategi perang, strategi da'wah sudah jelas dalam banyak riwayat bahwa Rasulullah kerap mendengarkan Para Sahabat..Mungkin ini satu bentuk demokrasi..
tapi kenyataan di buku yg kamanakan baco itu, sepertinya mengambil defenisi DEMOKRASI yang salah...Wallahu'alam bishawab, mudah2an tidak banyak orang yg terbodohi dengan buku itu.. Roland Yulianto --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
