good info, bang. saya memang tidak tahu pasti mengenai apakah ada teknologi utk mengukur ph atau "tensi" air yg mengandung belerang, saya rasa ahli kimia maupun lingkungan hidup di dinas lingkungan hidup yang lebih berkompetensi untuk menjawabnya.
cuma yang menjadi perhatian saya adalah peternakan ikan keramba ini berpotensi besar mencemari lingkungan. hal ini pernah menjadi persoalan besar di Danau Toba beberapa bulan yang lalu, dimana meningkatnya kadar Nitrogen (NH-N3) bersumber dari protein yang terkandung pada pakan (pelet) ternak ikan yang dikhawatirkan berdampak pada gangguan kesehatan manusia yang terancam keracunan. cek di sini: http://hariansib.com/2008/03/16/pencemaran-danau-toba-penduduk-terancam-keracunan-dan-lemah-otak/ memang inilah paradoks ketika kita berbicara tentang kesejahteraan peternak ikan keramba, pada saat bersamaan kita juga harus memperhatikan keselamatan lingkungan hidup yang juga berefek pada kehidupan manusia. hal yang sama juga terjadi saat kita bicara mengenai hak masyarakat dalam pemakaian lahan perkebunan di hutan lindung. segitu dulu. mohon maaf tidak memberikan solusi. salam, ~postiera --- Pada Rab, 7/1/09, Indra Jaya Piliang <[email protected]> menulis: Dari: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Topik: [...@ntau-net] racun belerang di maninjau Kepada: "Rantau Mail" <[email protected]> Tanggal: Rabu, 7 Januari, 2009, 9:21 AM Ikan2 mati lagi di maninjau. Kerugian petani lebih dari 100 Milyar. Duh, sungguh petaka bagi petani2 ikan di sana, kerugian yg luar biasa. Beberapa waktu lalu, saya keliling Maninjau, jumpa dg salah satu petani ikan, diskusi kemana2, tmsk soal mata pencarian utama sbg petani ikan. Pak Tani yg cerdas dan well inform ini mengeluhkan harga pelet ikan yg mahal dan menyatakan keheranan, knp Indonesia yg punya garis pantai yg panjang tdk bisa bikin pabrik pelet alias tepung ikan, sbg makanan ikan darat atau danau. Saya takjub dengan pengetahuan bpk tua ini. Skrg, mungkin bpk ini lebih byk lagi yg dia pikirkan. Apakah ada yg tahu di milis ini ttg sistem peringatan dini mencegah kerugian lbh besar? Adakah teknologi utk mengukur ph atau "tensi" air yg mengandung belerang? Krn ikan2nya di keramba, tentu butuh waktu utk belerang sampai ke air di permukaan dan mencemari seluruh area? Ikan di keramba kan dekat dg permukaan, sementara sumber letusan belerang jauh di dasar danau. Ikan2 mati ini terjadi juga tahun 1997 dan 2000. Mohon pencerahannya. Ijp Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
