2009/1/24 benni_inayatullah <[email protected]>:
>
> Nah,disinilah pentingnya konsistensi tad, Menara tempat menyembah api
> itu sakantuik sabaun jo Penanaman kepala kerbau. Itu adalah
> jejak-jejak jahiliyah. Toh kalau melihat relevansi kepala kerbau itu
> hanya pelengkap seremonial belaka dan bukan sesembahan kepada jin,
> mambang dan sebagainya itu, gak mungkinlah pejabat-pejabat termasuk
> LKAAM dan MUI itu menanam kepala kerbau untuk menolak bala....itu
> kalau alasannya dicari-cari...
>

Itu sih analogi yang tidak pas karena menara punya tujuan yang jelas
sedangkan penanaman kepala kerbau? Coba kita lihat bagaimana sikap
Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam terhadap budaya yang berbau
syirik.

Shahabat Abu Waqid Al-Laitsi Radhiallahu 'anhu menceritakan bahwa para
shahabat berangkat dari Makkah bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi
wasallam menuju ke (pertempuran) Hunain. Kaum kafir ketika itu
memiliki satu pohon yang mereka biasa beri'tikaf padanya dan
menggantungkan senjata-senjata mereka, pohon itu disebut Dzatu Anwath.
Kemudian kami pun melewati satu pohon hijau yang besar, maka kami
berkata : 'Wahai Rasulullah buatkan untuk kami Dzatu Anwath juga.'
Maka Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam pun bersabda : Sungguh
kalian telah meminta seperti permintaan kaum Musa: 'Buatkan untuk kami
sesembahan sebagaimana mereka (musyrikin) memiliki
sesembahan-sembahan. Musa berkata: sungguh kalian adalah kaum yang
bodoh.' Itu adalah kebiasan. Pasti kalian akan mengikuti kebiasaan
umat sebelum kalian sedikit demi sedikit!" (HR. Ahmad)

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke