Heran deh..... aneh.... Kalian mungkin pado jago berdiskusi.. tp diskusi justru bukan pada topic yang sebenarnya. Kalau mau menelusuri lihatlah lagi sakalia lai kawan. Masalah kapalo kabau nan kalian diskusikan tu mungkin kini alah anyuik atau sebagian materi mungkin pulo alah manjadi materi kalian sel2 kalian. Subananya nan masalah tadi adolah pernyataan Adinda Ridha nan Nampak e 'indak satuju' jo pernyataan menggeneralisir 'Minangkabau Identik dengan Islam' nan kecek nyo riskan pulo. Padohal indak ka riskan pulo doh. Nyo baok saketek tantang kapalo kabau. Pandapek ambo kapalo kabau ko carito lain mah nan babed konteks jo MIDI (minangkabau identik dengan Islam). Pernyataan MIDI ini saya kira semangatnya dalam berbagai hal mencoba memberikan ruh keislaman pada suku bangso minangkabau. Seharusnyo nan protes tantu nan indak islam. Anehnyo ... ko Ridha nan mamprotes (bakecek an pulo riskn dek kawan) babawok pulo kapalo kabau...
Rahyussalim (38 th prakisi bedah tulang RSCM/FKUI) Berbagi Meringankan Derita Bangsa http://rahyussalim.multiply.com/ http://www.msindonesia.org/ http://masyarakatskoliosisindonesia.freeforums.org/ http://www.orthoui-rscm.org/ -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Ahmad Ridha Sent: Saturday, January 24, 2009 10:59 PM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Minangkabau Identik dengan Islam 2009/1/24 benni_inayatullah <[email protected]>: > Buat saya kalau kita konsisten, menara itu adalah syirik karena > dulunya sesembahan manusia penyembah api...bahkan namanyapun hampir > tidak terbedakan ! > Itu sih rasanya terlalu jauh. Lagipula saya tidak terlalu yakin bahwa manarah (mercu suar) itu selalu dalam konteks penyembahan api. Jadi ingat orang yang bilang bahwa nama Allah itu dulunya nama dewa air atau yang semacam itu (tapi bukan saya bilang sanak seide dengan ybs lho ya). Baik juga diingat proses adzan disyari'atkan. Kalau tidak salah, Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam tidak menerima usulan penggunaan lonceng seperti Nasrani dan trompet seperti Yahudi. > nah loh..kalau penanaman kepala kerbau itu niatnya juga dah lain ? > Bagus juga ditanya ke orang yang mempraktikkan. Apa niatnya itu? Kalau tidak pakai tanam kepala kerbau segala memangnya kenapa? Kalau masjid tanpa menara sih tidak masalah. -- Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
