Assalamualaikum wr wb Ikutan juga berbagi pengalaman, "Salaro condong ka nan lamak (enak)". Enak disini tentu relatif bagi setiap orang. Setiap orang, apalagi suku punya rasa/selera yang berbeda-beda dan sangat ditentukan oleh kebiasaan makannya se hari-hari yang telah dibentuk dari kecil. Pengalaman membuktikan, benyak orang dari suku/etnis lain yang sangat suka masakan minang. Adakalanya pada awal pengenalan, mereka bilang tidak suka, tetapi sekali mencoba seterusnya ketagihan. Makan di rumah makan (restoran) minang, rasanya enak dan cepat/praktis penyajiannya, demikianlah yang sering saya dengar dari teman-teman non minang sewaktu mau makan bila tiba waktu makan. Hal ini hampir selalu saya alami dalam perjalanan dengan teman-teman non minang (sunda, jawa, batak dan lainnya), baik dalam perjalanan di indonesia bagian timur, tengah barat, maupun makan siang pada hari kerja. demikian saja, Wassalam, Edi Syamsuddin
--- On Sat, 24/1/09, jupardi andi <[email protected]> wrote: From: jupardi andi <[email protected]> Subject: Bls: [...@ntau-net] Re: Dominasi Rumah Makan Padang di Medan Berakhir To: [email protected] Date: Saturday, 24 January, 2009, 12:13 PM Ikutan dikit tentang RMP Ini hanya berdasarkan pengamatan dilapangan saya yang suka berkeliling-keliling dalam bertugas, saya hanya melihat RMP ditingkat menengah kebawah, saya pikir tetap masakan kita mendominasi, ini nggak lebih nggak kurang selera masakan kita begitu Pas dilidah hampir semua suku di Nusantara apalagi Indonesia mayoritas Islam, contoh jika ada teman saya orang sunda dan jawa satu perjalanan dengan saya, mereka nggak ngotot harus riumah makan sunda atau jawa untuk makan diperjalanan seperti "Kerbau kena cocok idung dengan tali saja" mereka ngikut jika saya ajak ke RMP alias nggak ada protes malah kadang2 mereka yang "protes" ke saya...di rumah makan minang saja Jepe !!! Disamping rasanya mengundang selera, bahkan dengan gulai cubadak saja orang2 pada bisa makan bertambuh..coba bayangkan sama masakan sunda apa bisa makan sama sayur lodeh doang..he..he artinya...ditingkat masyarakat kebanyakan RMP..ya nggak ada matinya, nah jika dikelas atas Rumah Makan ini memang RMP punya saingan yang sangat ketat terutama di Masakan Sunda yang rata-rata bermain di Restoran atau Rumah Makan kelas Atas begitu juga sea food ala Cina/Mandarin..ini tentu yang berbicara banyak RMP kita bagaimana manajemen yang berkualitas dalam menarik pengunjung kelas atas agar bersaing dengan rumah makan kelas atas lainnya dari suku lain, Tapi jika bicara pangsa pasar yang terbuka lebar ditingkat masyarakat kebanyakan saya sedikit bisa memastikan bahwa RMP kita masih mendominasi dan saya perjaya bgitiu, lihat saja dikota2 besar jika istirahat siang begitu ramai karyawan di RMP kelas menengah kebawah ini dengan harga sekali makan Rp 8.000 s/d Rp 15.000 sudah mendapatkan cita rasa masakan Minang yang khas dan ibaratnya makan kenyang, enak murmer tapi itu tadi bersih sedikit harus dipertanyakan RMP kebanyakan ini..memang masih kurang saya lihat...basalemak peak sajo..aneh juga kadang2 walau kelihatan sedikit kurang bersih ya ada "jorok-joroknya" dikit RMP kebanyakan ini terutama di pasar-pasar tradisional..tapi nan urang catuak cantang..cepak cepong sajo makan sambia kaki diangkek...ini nggak lebih nggak kurang jika saya perhatikan MEMANG MASAKAN MINANG ENAK, BERSELERA..NGGAK ADA MATINYA..DAN DISUKAI SERTA DITERIMA LIDAH OLEH SUKU-SUKU LAIN. Demikian saja ya..dari saya Wass-Jepe Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
