Jumat, 06 Maret 2009    

Dalih Cari Tugas, Bantah Buka Situs Porno

Padang, Padek--Satu kompi anggota Pol PP Padang menjaring 22 pelajar dari 10
sekolah di dua lokasi di kawasan Jati, kemarin. Umumnya mereka ditangkap di
warnet (warung internet)."Saya mendapat informasi dari seseorang bahwa di
warnet "A", banyak pelajar yang main di sana. 

Padahal, masih jam sekolah. Berdasarkan informasi itu kami langsung meluncur
ke lokasi," ujar Kepala Kantor Satpol PP Kota Padang, Eri Sendjaya. Tim
Satpol PP beranggotakan 40 orang itu sampai di lokasi. Ternyata banyak
pelajar yang berada di sana. 

Pria sebanyak 18 orang dan empat perempuan. Dari 22 orang yang tertangkap
itu ada satu pasangan muda-mudi yang tertangkap sedang berduaan di warnet
'AN'. "Rata-rata mereka mengaku sedang mencari tugas sekolah. Tentu, kami
tak percaya begitu saja," ujar Eri Sendjaya. 

Pelajar yang tertangkap itu, sebanyak 8 orang pelajar SMP dan sisanya
pelajar SMA dan SMK. Sebelum beraksi, Satpol PP melakukan koordinasi dengan
Dinas Pendidikan Kota Padang. "Sebelumnya kami telah koordinasikan dengan
Dinas Pendidikan. Langkah ini kami lakukan untuk menjawab keluhan para
orangtua yang resah melihat anaknya kecanduan warnet. Pemilik warnet nanti
juga akan kita panggil," katanya. 

Salah seorang pelajar yang minta namanya tidak ditulis mengaku kaget
ditangkap. Gadis bertubuh mungil itu menuturkan saat itu dia sedang
mengerjakan tugas sekolah. "Saya kaget ketika Satpol PP datang dan langsung
menarik tangan saya dan mengambil tas saya. Demi Allah, kak, saya di sana
hanya mencari tugas sekolah. Lagian saya tidak berkeliaran di jam sekolah
tapi saya sudah pulang sekolah. Sample Image
<http://www.padangekspres.co.id/images/stories/06_03_09_hl3.jpg> Saya kan
baru pulang ujian," tuturnya sambil berurai air mata. 

Pernyataan yang sama juga terlontar dari pelajar yang berinisial 'S'.
"Rasanya kami seperti penjahat saja diperlakukan seperti ini. Apa salahnya
mereka bertanya dulu pada kami. Ini tidak langsung aja bawa kami. 

 Aparat Satpol PP memberikan pengarahan kepada 22 pelajar bolos di kantor
Satpol PP Kota Padang, Kamis (5/3). 

Kami hanya buat tugas, bukan membuka situs porno di warnet," ucapnya. Di
tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Padang Nur Amin meminta agar semua
sekolah memperketat kontrol absensi pelajar di sekolah sehingga tidak banyak
pelajar keluyuran saat jam sekolah. 

Nur Amin juga mengaku sebelumnya telah memberikan surat edaran kepada
pemilik warnet untuk tidak menerima pelajar yang masih berpakaian seragam.
"Kemarin,  kami telah berikan surat edaran itu kepada pemilik warnet. Tapi
mungkin untuk selanjutnya akan kami sosialisasikan lagi pada mereka.
Aturannya sebetulnya telah ada kita berikan, cuma saja masih ada saja
pemilik warnet yang tidak patuh," jelasnya. (cr1) 

http://www.padangekspres.co.id/content/view/31831/1/


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: 06_03_09_hl3.jpg>>

Kirim email ke