2009/4/30 Arman Bahar <[email protected]>

> Assalamualaikum ww
>
>
>
> (lanjutan)
>
>
>
> Setelah runtuhnya Dinasti Ummayah dan ketika Bagdad yang Abbasiyah itu
> disibuk-kan dengan Romantisme Negeri Seribu Satu Malam, dibelahan utara
> benua Afrika muncul sebuah Kerajaan Islam yang kuat kemudian kita kenal
> sebagai Dinasti Fatimiyah Mesir yang berfaham Syi’ah (976-1168M)
>
>
>
> Kesultanan Fatimiyah Mesir ini mengambil alih peran lalu lintas maritim dan
> monopoli perdagangan rempah serta da’wah Islamiyah aliran Syi’ah kekawasan
> Timur
>
>
>
> Usaha2 tersebut berhasil tidak lama kemudian dengan berdirinya cabang dan
> markaz da’wah aliran Syi’ah seperti kesultanan Samudera Pasai Aceh,
> Kesultanan Bandar Khalifah, Kesultanan Barumun, Kesultanan Kuntu Kampar
> Minangkabau Timur dan Kesultanan Muar di Semenajung Tanah Melayu (Malaysia)
> bahkan Angkatan Laut Dinasti Fatimiyah Mersir ini juga merebut daerah
> Gujarat India yang strategis itu
>
>
>
> Sebagaimana kita maklumi bahwa walau berfaham Syi’ah namun sejarah mencatat
> bahwa Kerajaan Islam pertama di Nusantara ini adalah Kerajaan Samudera Pasai
> Aceh adanya
>
>
>
> Perubahan peta politik Kerajaan Samudera Pasai di-utara tentu saja membuat
> gusar penguasa2 di-selatan pulau Perca ini terutama menyangkut monopoli dan
> lumbung penghasil rempah
>
>
>
> Peta penghasil rempah Minangkabau timur sejak dari timur gunung Merapi
> hingga daerah Muara Takus Minanga Tamwan dan Kuntu Kampar berada dibawah
> pengaruh para saudagar Islam Syi’ah Pasai sementara lumbung rempah daerah
> Sungai Dareh sekitarnya dikuasai ber-ganti2 antara Kerajaan Melayu Jambi dan
> Damarsraya Sijunjung yang masih Hindu Budha
>
>
>
> *Pertengahan 1168 Dinasti Fatimiyah Mesir yang Syi’ah ini ditumbangkan
> oleh *Sultan Salahudin dari Dinasti Al Ayyubi yang bermahzab Sjafi’i namun
> pengaruh aliran Syi’ah di Sumatera bagian utara cukup lama bertahan walau
> akhirnya hilang juga namun pengaruhnya masih terasa pada anak negeri ini
> terutama perayaan Tabuik di Pariaman (di Bengkulu Tabot) dan tentu saja yang
> sangat kontroversial adalah Tambo Minangkabau yang katanya tenggelam kedalam
> 98% mitos itu
>
>
>
> (to be continued)
>
> wasalam abpbandaro -57
>
> --- On *Thu, 30/4/09, Arman Bahar <[email protected]>* wrote:
>
> From: Arman Bahar <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Minangkabau Kuno cont'd
> To: [email protected]
> Date: Thursday, 30 April, 2009, 11:07 AM
>
>    Assalamualaikum ww
>
>
>
> (Sambuangan)
>
>
>
> Dikurun yang sama armada2 dagang Islam Dimasa pemerintahan Dinasti Umayyah
> juga membawa misi da’wah ke Timur terutama Bandar Barus Pesisir Barat,
> Bandar Muara Sabak Jambi Pesisir Timur dan Muara Takus Minanga Kamwar
> Pedalaman Sumatera bahkan juga sampai Kerajaan Kalingga Jepara Jawa Tengah
> hingga tidak heran bila Da’wah Agama Islam semakin meluas di Nusantara ini
> bahkan tercatat Sri Indrawarman (*718M) *sang Maharaja Sriwijaya Jambi dan
> Ratu Shima (726M) sang Maharani Kerajaan Kalingga di Jepara Jawa Tengah
> tertarik masuk Islam
>
>
>
> Melihat perkembangan yang tidak menguntungkan ini menyusul semakin
> merosotnya volume perdagangan Canton China Kaisar Dynasti Tang yang Sekte
> Budha Mahayana ini merencanakan pemblokiran jalur pelayaran armada dagang
> Arab ini
>
>
>
> Diawali dengan pengiriman mata2 dan Bikshu Budha Mahayana untuk
> mempengaruhi rakyat Sriwijaya yang menganut Sekte Hinayana hingga terjadi
> dualisme penganut Budha selanjutnya Kaisar Tang tahun 720M mengerahkan
> pasukannya dan dibantu penduduk yang telah pindah ke Sekte Mahayana
> menyerang Istana Sriwijaya Muara Sabak Jambi hingga Raja Sri Inderawarman
> yang telah masuk Islam itu Syahid
>
>
>
> Petinggi Budha Mahayana dan Panglima Pasukan Dinasti Tang memindahkan pusat
> Kerajaan Sriwijaya dari Muara Sabak Jambi ke tepian Sungai Musi yang
> sekarang bernama Palembang dan menobatkan raja Sriwijaya yang baru dari
> sekte Mahayana yang kelak melahirkan Raja2 Sriwijaya Dinasti Syailendra
> (727-950)
>
>
>
> Dynasti Syailendra juga menyerang Bandar Muara Takus dan semua penganut
> Sekte Hinayana Candi Muara Takus dihabisi, tidak sampai disitu Dinasti ini
> juga kemudian menyerang Kerajaan Kalingga Jepara Jawa Tengah hingga Ratu
> Shima sang Maharani yang juga baru masuk Islam itu tewas sebagai Syahidah
>
>
>
>
> Dengan demikian daerah2 penghasil rempah antara Muara Sabak di Jambi hingga
> Muara Takus Minanga Kamwar dikuasai Sriwijaya Dinasti Syailendra Palembang
> sehingga denyut ekonomi Canton China pulih kembali
>
>
>
> Sejak itu armada2 dagang Islam berlayar terbatas hanya hingga ke Barus
> Pesisir Barat Sumatera dan dengan demikian berakhirlah dominasi Islam di
> Pesisir Timur Sumatera sampai Jawa hingga kemudian muncul Kerajaan Islam
> Samudera Pasai di Aceh abad ke8
>
>
>
> Walaupun selama hampir 400 tahun terjadi kekosongan da’wah Islam dipesisir
> Timur Sumatera selama dibawah bayang2 Sriwijaya Syailendra Budha Mahayana
> Palembang namun daerah2 penghasil rempah Timur Gunung Merapi seperti Suliki,
> Puah Datar. Pangkalan Koto Baru, Muara Mahat, Gunuang Bongsu, Gunuang
> Malelo, Tanjuang, Pongkai, Koto Tuo, Batu Basurek, Tanjuang Godang, Baluang,
> Lubuak Aguang, Pulau Godang, Binamang dan Sibinuang, Muaro Takuih dan Kuntu
> Kampar diam2 tetap didatangi saudagar2 Islam yang merangkap mubalig terutama
> sejak munculnya Kerajaan Samudera Pasai Aceh
>
>
>
> Ketidak lancaran-nya da’wah Islamiyah pada kurun ini disamping dominasi
> Budha Mahayana yang kuat dari Dinasti Syailendra Sriwijaya Palembang yang
> di-back up Dinasti Tang didaratan besar China namun juga karena terjadi
> kemelut politik dipusat Islam itu sendiri dimana Dinasti Ummayah
> dilengserkan oleh Dinasti Abbasiyah yang kemudian memindahkan pusat
> pemerintahan dari Damsyik Syam (Damascuss Syiria sekarang) ke Bagdad Irak
> sekarang (749 – 1258M)
>
>
>
> Berbeda dengan Ummayah yang memiliki armada maritim yang di-backing
> Angkatan Laut yang kuat hingga belahan Bumi Timur dan Barat mendapat
> sentuhan da’wah melalui para saudagar dan pelaut yang menjalankan fungsi
> da’wah, sebaliknya dinasti Abbasiyah dengan ibukota Bagdad dipedalaman
> padang pasir sana justru yang berkembangkan adalah Romantisme Negeri Seribu
> Satu Malam dimana orang2 istana akrab dengan sastra pujangga dan
> entertainment tari perut (goyang Inul sekarang) apalagi jika sudah dekat
> kewilayah per-syahwat-an hingga tidak heran da’wah ternomor dua-kan
>
>
>
> Sejak itu fungsi da’wah dikelola tidak dengan terorganisir baik bahkan
> dukungan dana dari khalifah yang semakin minim hingga fungsi da’wah dikelola
> mandiri oleh saudagar2 Yaman Selatan (Hadlramaut) dan Gujarat anak benua
> India
>
>
>
> Salah satu cara yang paling efektif dalam pengembangan da’wah masa itu
> tentu saja melalui perkawinan terutama lewat keluarga penguasa setempat
> maupun tokoh2 tempatan (sekalian perbaikan keturunan)
>
>
>
> wasalam
>
> abp
>
> ------------------------------
>
> Mamak Arman
>
> Ambo lai memegang sebuah buku yang mancaritokan hal yang samo jo mamak
> tulih ko, khusunyo mengenai mulainyo Minangkabau dari Sungai Dareh
> (Darmasraya) yang kemudian membelah menjadi kerajaan Minangkabau jo
> kerajaan Sriwijaya.
>
> Salam
>
> Andiko Sutan Mancayo
>
>
>
>
>
> ------------------------------
>  New Email names for you!
> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke