Mudah-mudahan bukan Kalangban ITB Bandung saja yang perlu mengingat pandangan 
filsafah Ganesh ini, tapi juga Kalangan Orang Awak Think Tank Bandung yang 
seketika-seketika dekat-dekat masa pemilu terinspirasi meng-outreach ke 
Kampuang Halaman kita. Sari Pelajaran filsafah yang dalam dari kisah Ganesha 
sangat berguna untuk kita paham dan amalkan bersama... 

Terima kasih Rita.
Salam,
--MakNgah


--- In [email protected], Rita Desfitri Lukman <desfi...@...> wrote:
> 
> Kisah si “GANESH”
>  
............
> Diskusi lalu beralih ke Ganesh. 
> Beliau (Bachchan) lalu bilang: Lihatlah my sister, betapa banyak filosofi dan 
> pelajaran hidup, yang ternyata dapat kita petik dari kisah si Ganesh ini, 
> antara lain:
>       1. Cerita Ganesh mengajarkan kita agar teguh memegang amanah. Lihatlah 
> betapa Ganesh yang sudah berjanji untuk melaksanakan perintah ibu 
> (angkat)nya, benar-benar teguh dan bertanggung jawab sekalipun ia harus 
> kehilangan kepalanya.
>       2. Cerita Ganesh juga mengingatkan kita agar jangan cepat mengambil 
> keputusan atau bertindak ketika pikiran dan perasaan masih sedang diliputi 
> emosi. Lihatlah Bhatara Shiwa yang akhirnya juga menyesal karena terlanjur 
> memenggal kepala si Ganesh.
>       3. Kita diingatkan agar tidak mudah menyalahkan orang lain ataupun 
> berburuk sangka atas apa yang menimpa diri kita. Ganesh tidak pernah 
> menyesali Dewi Drupadi yang telah membuat kepalanya terpancung, dan juga 
> tidak menyalahkan Bhatara Shiwa yang memancung kepalanya. 
>       4. Ganesh juga mampu membuang jauh-jauh rasa dendam dalam hatinya atas 
> apa yang telah terjadi dan menimpa dirinya.
>       5. Ganesh bekerja tanpa pamrih, walaupun fasilitas yang diterima 
> kadang-kadang kurang sesuai dengan yang seharusnya, ia tetap bekerja 
> sebaik-baiknya dan tidak menuntut macam-macam.
>       6. Ganesh boleh saja wajahnya si buruk rupa, tapi tidak untuk hatinya.
>       7. Ganesh mengajarkan agar hidup itu tetap dijalankan dengan ceria dan 
> optimisme, dan berbuat yang terbaik sesuai kemampuan kita walaupun kita punya 
> keterbatasan, baik keterbatasan fisik, pikiran, tenaga ataupun harta.
>       8. Ganesh mengajarkan agar kita tidak mudah menyerah, apalagi rendah 
> diri dengan kekurangan yang ada, tetapi justru mengoptimalkan potensi yang 
> dimiliki, tanpa perlu merasa sombong, hebat atau benar sendiri.
>       9. Ganesh juga mengajarkan bagaimana menjadi orang yang selalu berbuat 
> baik dan bermanfaat bagi orang lain, dimanapun ia berada.
>  
> Yah...., Saya terdiam. Betul yang dinasehatkan senior saya itu, memang 
> alangkah indahnya mungkin dunia ini kalau kita bisa mempunyai sifat-sifat 
> Ganesh di atas. Semoga Tuhan mengarahkan kita ke jalan dan kehidupan yang 
> lebih baik.
>  
> Beliau yang juga pernah tinggal di Indonesia selama beberapa bulan untuk 
> meneliti itu lalu melanjutkan. ”Mungkin itulah sebabnya, salah satu perguruan 
> tinggi di negaramu di Bandung sana, ITB, juga menjadikan Ganesh sebagai 
> ’icon’ nya. Barangkali dengan tujuan agar lulusannya adalah orang-orang yang 
> juga luar biasa seperti Ganesh.” 
>  
> ”Ya..., saya kira juga begitu”, jawab saya.
>  
> Wallahu’alam, karena  pasti orang-orang dari ITB lah yang sebenarnya lebih 
> mengerti tentang kisah si Ganesh atau si Ganesha ini daripada saya.
>  
>  
> Mohon maaf kalau ado kato-kato ambo nan salah.
> Wassalam,
>  
> Rita Desfitri



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke