aslm wr wb...
dlam kacamata ambo, Pak GF banyak kelemahannyo. Contoh, tak mampu mengkoordinir 
kepala daerah dalam rapat bulanan yang telah diagendakannya selama menjadi 
kepala daerah di sumbar.... Kemudian, dia mengeluh dan menyebut, otonomi daerah 
berada di tingkat kabupaten/kota. Sehingga, gubernur tak memiliki peran terlalu 
besar seperti era soeharto dulu... Masih banyak persoalan (hidden) gamawan 
lainnya....

TAPI, KINIKO AWAK HARUS BERPIKIR DALAM KACAMATA YANG LEBIH LUAS LAGI
ado orang kampuang awak nan jadi menteri. Memuli karir sebagai PNS di Sumbar 
dan akhirnya bisa berkiprah di Pentas Nasional. Sebagai urang awak, apa pun nan 
tajadi, kito harus dukuang baliau.... 
Bayangkan, ado limo orang berdarah minang (14,7 persen) yang duduak di kabinet 
kini ko. Padahal, penduduknya tak lebih dari 2 persen dari jumlah penduduk 
indonesia. Iko kebanggaan awak sebagai orang minang. Marwah awak alah bangkik 
baliak.. 
harapan ambo, jan ado pulo nan manungkai... takah orang awak dulu sehingga ado 
nan berakhir di pinjaro...
sekian pemikiran ambo. semoga bisa menjadi renungan.. Kalau mereka salah, mari 
kita pelok an rami-rami..
imran mangindo kayopadang..


--- Pada Sel, 20/10/09, zulidamel <[email protected]> menulis:

Dari: zulidamel <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum Pantas jadi Menteri
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 20 Oktober, 2009, 6:16 PM



 
 
 _filtered #yiv1390355024 {
font-family:Cambria Math;}
 _filtered #yiv1390355024 {
font-family:Cambria;}
 _filtered #yiv1390355024 {
font-family:Calibri;}
 _filtered #yiv1390355024 {
font-family:Tahoma;}
 _filtered #yiv1390355024 {margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;}
#yiv1390355024 P.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";}
#yiv1390355024 LI.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";}
#yiv1390355024 DIV.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";}
#yiv1390355024 H1 {
FONT-WEIGHT:bold;FONT-SIZE:24pt;MARGIN-LEFT:0in;MARGIN-RIGHT:0in;FONT-FAMILY:"Times
 New Roman", "serif";}
#yiv1390355024 A:link {
COLOR:blue;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv1390355024 SPAN.MsoHyperlink {
COLOR:blue;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv1390355024 A:visited {
COLOR:purple;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv1390355024 SPAN.MsoHyperlinkFollowed {
COLOR:purple;TEXT-DECORATION:underline;}
#yiv1390355024 P {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN-LEFT:0in;MARGIN-RIGHT:0in;FONT-FAMILY:"Times New Roman", 
"serif";}
#yiv1390355024 SPAN.Heading1Char {
FONT-WEIGHT:bold;COLOR:#365f91;FONT-FAMILY:"Cambria", "serif";}
#yiv1390355024 SPAN.EmailStyle19 {
COLOR:#1f497d;FONT-FAMILY:"Calibri", "sans-serif";}
#yiv1390355024 SPAN.EmailStyle20 {
COLOR:#1f497d;FONT-FAMILY:"Calibri", "sans-serif";}
#yiv1390355024 .MsoChpDefault {
FONT-SIZE:10pt;}
#yiv1390355024 DIV.Section1 {
}


 
Kalau pengamat politik kan ngomong, hanya pada beberapa 
titik kelemahan seseorang saja. Pada parameter itu saya mengakuinya tapi apakah 
parameter itu dapat mewakili GF dapat dikatakan tidak mampu?..... menurut 
saya jelas tidak dapat. Kita juga harus lihat parameter lain. Keberhasilan 
beliau pada masa sebelumnya juga tidak boleh dilupakan. Gagasan beliau 
dalam menjabat gubernur sebenarnya juga cukup banyak hanya kurang berhasil 
dengan mulus. Saya rasa itu sangat dipengaruhi oleh situasi yang berubah 
secara dramatis. Komunikasi politik pemda dengan pemkab/kota lebih disebabkan 
oleh gejolak pergeseran otoritas dimana otoritas pemkab/kota meningkat 
tajam dibanding otoritas semasa GF memimpin pemkab. Wajar saja beliau 
mendapat penilaian beberapa pihak gagal dalam memimpin pemda, termasuk 
penilaian 
saya sendiri.
 
Dengan kegagalan itu tidak otomatis dapat dikatakan tidak 
mampu, karena tergantung ruang dan situasi. Soal kemampuan, beliau 
telah terbukti mampu mengemban tugas mulai ka.TU sampai ketingkat menteri. 
Apalagi mendagri posisi yang selama ini ditempati para Jendral 
sedangkan GF tidak punya itu.  Saya pikir hal ini adalah 
kemampuan sekaligus prestasi  luar biasa. Kenapa dengan mudah bilang 
belum pantas atau tidak mampu?... Sudah tidak saatnya menggunakan pepatah 
"Karena nila setetes rusak susu sebelanga" Tapi berpeganglah pada 
firman Allah  QS. Al Zalzalah ayat 7 - 8

 
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya Dia 
akan melihat (balasan)nya. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar 
dzarrahpun, 
niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.
 
Dari firman Allah tersebut tidak ada sedikitpun yang dihilangkan begitu 
saja. Kita harus lihat keberhasilannya tanpa mengabaikan kekegagalannya. Lho 
kok 
saya dah kaya' uztad pula. Oh iya itu juga karena perintah katakanlah walaupun 
satu ayat, ini malah dua ayat. mudah-mudahan para uztad membenarkan 
saya dalam memilih ayat tsb. paling tidak ada hubungannya  dan 
semoga yang akan datang bisa nambah lagi, Amin!... 
 
 Wassalam, 
 Zulidamel st.Malin Maradjo lk 46 
Jkt 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Elthaf 
  (elthaf) 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, October 20, 2009 3:59 
  PM
  Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum 
  Pantas jadi Menteri
  

  
  Ciek 
  lai maurus dirjen labiah mudah dari pado maurus bupati jo walikota, apo lai 
  sajak otonomi daerah ko. Banyak bupati jo wako ndak namuah ikuik rapek 
  dipanggia dek gubernur, maraso otonomi daerah di kab/kota dan dipiliah rakyat 
  . 
  Ambo 
  raso polemik lah cukuik tu, ambo tap lih jo subject ko. 
  Salam 
     
  
  
  From: [email protected] 
  [mailto:[email protected]] On Behalf Of Elthaf 
  (elthaf)
Sent: Tuesday, October 20, 2009 3:51 PM
To: 
  [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum 
  Pantas jadi Menteri 
     
  Bagi 
  ambo Pak Gamawan akan mampu malah lebih hebat menjadi Menteri, kadang di kito 
  dek lah acok babaua akan banyak kelemahan nan nampak, sahinggonyo 
raso-rasonyo 
  urang lain tu labiah mampu dari urang awak.  
  Apo 
  lai maurus provinsi Sumbar dengan sagalo kurenahnyo akan labiah payah dari 
  pado jadi menteri, banyak nan bakaringek dingin dibueknyo, ambo raso sanak 
nan 
  mangecekkan ndak mampu tadi tu bisa dan akan sangaik mampu manjadi Menteri 
  Sosial, Pemuda, Pera, Kehutanan, KLH, dan sejenisnyo, ndak payah bagai tu 
  doh… 
  Ambo 
  bapandapek, seorang pejabat kalau lah bisa mamimpin di Sumbar tu berarti lah 
  luar biasa hebat, apokoh birokrat, TNI atau Polri, swasta sekali pun, ndak 
  usah jauah-jauah, di awak se lah maa nan gampang maatur kamanakan atau kaum 
  awak nan di Rantau atau nan di kampuang.  
     
  Ambo 
  raso ndak usahlah mancaliak seseorang ko dari nan negatifnyo, rancak ukua 
diri 
  awak baru maukua urang lain. 
  Setuju, 
  mari kito dukuang urang awak nan lah bermain di pentas nasional, kalau kito 
  maraso bisa mambantu apo salahnyo dibantu, minimal awak 
  badoa. 
  Maaf 
  kalau ambo salah… 
  Salam, 
  Elthaf 
     
  
  
  From: 
  [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
  zulidamel
Sent: Tuesday, October 20, 2009 2:35 PM
To: 
  [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum 
  Pantas jadi Menteri 
     
  
  Ya ya!... Membangun 
  komunikasi di daerah saja bermasalah, gimana tingkat nasional !.... Saya 
  yang bukan pengamat politik bahkan tidak punya latarbelakang ilmu politik 
juga 
  melihat hal itu. Namun saya yang tidak terdaftar sebagai warga sumbar tapi 
  berasal dari etnis Minang cukup punya kebanggaan tersendiri dengan masih 
  adanya sosok dari tanah kelahiran saya yang mampu masuk ke kancah politik 
  nasional walaupun secara pribadi tidak punya harapan apapun terhadap beliau. 
  Saya bangga dengan eksistensi anak nagari dari tanah leluhur 
  saya.... 
  
    
  
  Bagi saya pantas 
  atau belum pantas jadi menteri, kita harus mendukung dan berdo'a agar beliau 
  mampu mengemban tugas berat yang dipercayakan oleh presiden terpilih. 
  Kalau tidak kita yang mendukung siapa lagi... Dengan dukungan dan do'a kita, 
  beliau akan mampu. Yang jelas sekarang beliau telah mampu naik 
  kepentas menteri artinya beliau mampu berdasarkan parameter yang digunakan 
  SBY, selanjutnya kita lihat hasilnya...  
  
    
  
  Wassalam, 
  
  Zulidamel st.Malin 
  Maradjo 
  
    
    ----- Original 
    Message -----  
    
    From: Z. Rky. Mulie 
    (telkomnet)  
    
    To: [email protected] 
     
    
    Sent: Tuesday, October 
    20, 2009 10:38 AM 
    
    Subject: [...@ntau-net] 
    Gamawan Belum Pantas jadi Menteri 
    
       
    
    Israr Iskandar : Gamawan 
    Belum Pantas jadi Menteri 
    Musfi Yendra - Padang Today 
     
    Cikeas menjadi 
    perhatian publik dalam tiga hari ini. SBY menjadikan rumah pribadinya itu 
    sebagai tempat audisi calon menteri 2009-2014 mendatang. 

Salah satu 
    figur orang Minang, yang telah mengikuti audisi itu adalah Gamawan Fauzi 
    (GF). Gubernur Sumbar ini disebut akan menjadi Mendagri dalam Kabinet 
    Indonesia Bersatu (KIB) II. Bahkan informasi terbaru yang kita dapatkan GF 
    telah mengikuti tes kesehatan. 

Sebagian besar orang Minang tentu 
    berharap GF masuk dalam kabinet. Namun tak begitu dengan, Arbi Sanit, 
    pengamat politik Univeristas Indonesia (UI), Jakarta. Putra Pesisir Selatan 
    ini menganggap GF tak akan mampu memikul tugas berat itu. 
     
    


 





      Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke