Kalau pengamat politik kan ngomong, hanya pada beberapa titik kelemahan 
seseorang saja. Pada parameter itu saya mengakuinya tapi apakah parameter itu 
dapat mewakili GF dapat dikatakan tidak mampu?..... menurut saya jelas tidak 
dapat. Kita juga harus lihat parameter lain. Keberhasilan beliau pada masa 
sebelumnya juga tidak boleh dilupakan. Gagasan beliau dalam menjabat gubernur 
sebenarnya juga cukup banyak hanya kurang berhasil dengan mulus. Saya rasa itu 
sangat dipengaruhi oleh situasi yang berubah secara dramatis. Komunikasi 
politik pemda dengan pemkab/kota lebih disebabkan oleh gejolak pergeseran 
otoritas dimana otoritas pemkab/kota meningkat tajam dibanding otoritas semasa 
GF memimpin pemkab. Wajar saja beliau mendapat penilaian beberapa pihak gagal 
dalam memimpin pemda, termasuk penilaian saya sendiri.

Dengan kegagalan itu tidak otomatis dapat dikatakan tidak mampu, karena 
tergantung ruang dan situasi. Soal kemampuan, beliau telah terbukti mampu 
mengemban tugas mulai ka.TU sampai ketingkat menteri. Apalagi mendagri posisi 
yang selama ini ditempati para Jendral sedangkan GF tidak punya itu.  Saya 
pikir hal ini adalah kemampuan sekaligus prestasi  luar biasa. Kenapa dengan 
mudah bilang belum pantas atau tidak mampu?... Sudah tidak saatnya menggunakan 
pepatah "Karena nila setetes rusak susu sebelanga" Tapi berpeganglah pada 
firman Allah  QS. Al Zalzalah ayat 7 - 8


Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya Dia akan melihat 
(balasan)nya. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, 
niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.



Dari firman Allah tersebut tidak ada sedikitpun yang dihilangkan begitu saja. 
Kita harus lihat keberhasilannya tanpa mengabaikan kekegagalannya. Lho kok saya 
dah kaya' uztad pula. Oh iya itu juga karena perintah katakanlah walaupun satu 
ayat, ini malah dua ayat. mudah-mudahan para uztad membenarkan saya dalam 
memilih ayat tsb. paling tidak ada hubungannya  dan semoga yang akan datang 
bisa nambah lagi, Amin!... 



Wassalam,

Zulidamel st.Malin Maradjo lk 46 Jkt

  ----- Original Message ----- 
  From: Elthaf (elthaf) 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, October 20, 2009 3:59 PM
  Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum Pantas jadi Menteri


  Ciek lai maurus dirjen labiah mudah dari pado maurus bupati jo walikota, apo 
lai sajak otonomi daerah ko. Banyak bupati jo wako ndak namuah ikuik rapek 
dipanggia dek gubernur, maraso otonomi daerah di kab/kota dan dipiliah rakyat .

  Ambo raso polemik lah cukuik tu, ambo tap lih jo subject ko.

  Salam

   

  From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Elthaf (elthaf)
  Sent: Tuesday, October 20, 2009 3:51 PM
  To: [email protected]
  Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum Pantas jadi Menteri

   

  Bagi ambo Pak Gamawan akan mampu malah lebih hebat menjadi Menteri, kadang di 
kito dek lah acok babaua akan banyak kelemahan nan nampak, sahinggonyo 
raso-rasonyo urang lain tu labiah mampu dari urang awak. 

  Apo lai maurus provinsi Sumbar dengan sagalo kurenahnyo akan labiah payah 
dari pado jadi menteri, banyak nan bakaringek dingin dibueknyo, ambo raso sanak 
nan mangecekkan ndak mampu tadi tu bisa dan akan sangaik mampu manjadi Menteri 
Sosial, Pemuda, Pera, Kehutanan, KLH, dan sejenisnyo, ndak payah bagai tu doh.

  Ambo bapandapek, seorang pejabat kalau lah bisa mamimpin di Sumbar tu berarti 
lah luar biasa hebat, apokoh birokrat, TNI atau Polri, swasta sekali pun, ndak 
usah jauah-jauah, di awak se lah maa nan gampang maatur kamanakan atau kaum 
awak nan di Rantau atau nan di kampuang. 

   

  Ambo raso ndak usahlah mancaliak seseorang ko dari nan negatifnyo, rancak 
ukua diri awak baru maukua urang lain.

  Setuju, mari kito dukuang urang awak nan lah bermain di pentas nasional, 
kalau kito maraso bisa mambantu apo salahnyo dibantu, minimal awak badoa.

  Maaf kalau ambo salah.

  Salam,

  Elthaf

   

  From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of zulidamel
  Sent: Tuesday, October 20, 2009 2:35 PM
  To: [email protected]
  Subject: [...@ntau-net] Re: Gamawan Belum Pantas jadi Menteri

   

  Ya ya!... Membangun komunikasi di daerah saja bermasalah, gimana tingkat 
nasional !.... Saya yang bukan pengamat politik bahkan tidak punya 
latarbelakang ilmu politik juga melihat hal itu. Namun saya yang tidak 
terdaftar sebagai warga sumbar tapi berasal dari etnis Minang cukup punya 
kebanggaan tersendiri dengan masih adanya sosok dari tanah kelahiran saya yang 
mampu masuk ke kancah politik nasional walaupun secara pribadi tidak punya 
harapan apapun terhadap beliau. Saya bangga dengan eksistensi anak nagari dari 
tanah leluhur saya....

   

  Bagi saya pantas atau belum pantas jadi menteri, kita harus mendukung dan 
berdo'a agar beliau mampu mengemban tugas berat yang dipercayakan oleh presiden 
terpilih. Kalau tidak kita yang mendukung siapa lagi... Dengan dukungan dan 
do'a kita, beliau akan mampu. Yang jelas sekarang beliau telah mampu naik 
kepentas menteri artinya beliau mampu berdasarkan parameter yang digunakan SBY, 
selanjutnya kita lihat hasilnya... 

   

  Wassalam,

  Zulidamel st.Malin Maradjo

    ----- Original Message ----- 

    From: Z. Rky. Mulie (telkomnet) 

    To: [email protected] 

    Sent: Tuesday, October 20, 2009 10:38 AM

    Subject: [...@ntau-net] Gamawan Belum Pantas jadi Menteri

     

    Israr Iskandar : Gamawan Belum Pantas jadi Menteri
    Musfi Yendra - Padang Today 

    Cikeas menjadi perhatian publik dalam tiga hari ini. SBY menjadikan rumah 
pribadinya itu sebagai tempat audisi calon menteri 2009-2014 mendatang. 

    Salah satu figur orang Minang, yang telah mengikuti audisi itu adalah 
Gamawan Fauzi (GF). Gubernur Sumbar ini disebut akan menjadi Mendagri dalam 
Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Bahkan informasi terbaru yang kita dapatkan 
GF telah mengikuti tes kesehatan. 

    Sebagian besar orang Minang tentu berharap GF masuk dalam kabinet. Namun 
tak begitu dengan, Arbi Sanit, pengamat politik Univeristas Indonesia (UI), 
Jakarta. Putra Pesisir Selatan ini menganggap GF tak akan mampu memikul tugas 
berat itu. 

   


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke