Assalamu'alaikum WW sanak Riri & sidang Palanta lapau RN nan mulia

Ambo sangat setuju dengan sanak Riri. PNS merupakan jalan hidup nan lah 
ditentukan dari YANG MAHA MENENTUKAN.
Ambo pernah melamar jadi PNS dan indak lulus.

Dulu tahun  60-70 an pegawai Kantor di BKT sangat gagah gagah dan merupakan 
calon menantu IDAMAN para orang tuo nan punyo anak gadih.

Dan hingga saat ini, metode perkuliahan jurusan non eksakta di perguruan tinggi 
negeri, hampir semuanya  mengarah pada penyediaan PUBLIC SERVANT di lembaga 
lembaga pemerintah baik level S1, S2, S3.

Dan  hampir semua PROFESOR di negeri ini punya NIP.

Wassalamu'alaikum WW
Erinos Muslim Tanjung (52)
nggak lulus jadi PNS


________________________________
Dari: Riri Chaidir <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Ming, 22 November, 2009 07:03:54
Judul: [...@ntau-net] Re: Ketika PNS Jadi Pilihan

Iffa,

Rasonyo talampau underestimate bana kalau dikatakan pilihan jadi PNS karena 
alasan seperti itu.

Tentu banyak sekali variasi alasan, mengapa seseorang menjadi PNS.

Riri
(pernah menjadi PNS selama lebih dari 20 tahun)






2009/11/21 hanifah daman <[email protected]>


>>PNS jadi pilihan karena masih pengangguran. PNS jadi pilihan karena takut di 
>>PHK. PNS jadi pilihan walau gaji kecil tapi pasti ada dan tak berhenti sampai 
>>akhir hayat, kecuali di pecat. PNS jd pilihan krn SK kepangkatannya bisa 
>>disekolahkan ke bank. PNS jd pilihan karena tidak mampu bersaing di swasta. 
>>Tidak pula punya modal untuk berwirausaha. Yang jelas hanifah menikmati jd 
>>PNS krn sering bisa atur sendiri kapan ke kampus. Salam. Hanifah
>
>
>>Nofiardi wrote:
>>>  Kamis, 19/11/2009 18:44 WIB
>>>  Ketika PNS Jadi Pilihan
>>>  Oleh: Zennis Helen, SH
>>> Animo masyarakat untuk mengikuti test CPNS tidak pernah surut dari tahun ke
>>> tahun. Hal itu dapat dibuktikan dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang
>>> mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu AK-1, Surat Keterangan Catatan
>>> Kepolisian (SKCK), melegalisir ijazah yang akan digunakan sebagai 
>>> persyaratan
>>> untuk mengikuti test PNS pada tahun ini.
>>> Pada bulan November ini boleh dikatakan sebagai bulan yang di tunggu-tunggu
>>> bagi mereka yang ingin mengikuti test PNS. Pasalnya, semua departemen 
>>> membuka
>>> lowongan. Misalnya, Departemen Kehutanan, Departemen Agama, Departemen Hukum
>>> dan HAM, Departemen Pendidikan Nasional.
>>> Masing-masing departemen ini membuka formasi untuk semua jenjang pendidikan
>>> mulai dari tamatan SMA sampai perguruan tinggi, tempat pendaftaran dibagi 
>>> ada
>>> yang mendaftar langsung di kab/kota masing-masing, di propinsi dan ada yang
>>> harus diantar langsung lamarannya ke Jakarta.
>>> Dengan adanya tes PNS menjadi berkah bagi pedagang kecil-kecilan musiman.
>>> Mereka dapat menjual informasi, dan soal test pada tahun sebelumnya dengan
>>> harga yang tinggi ketimbang yang di jual di toko dan di pasar.
>>> Dan bagi mereka yang mempunyai usaha photo copy pun tidak ketinggalan 
>>> mendapatkan
>>> keuntungan. Artinya, secara ekonomi bagi pedagang musiman dan usaha photo 
>>> copy
>>> akan meningkat pendapatannya dibandingkan pada hari-hari biasa.
>>> Pertanyaan yang muncul setelah ini adalah kenapa animo masyarakat untuk 
>>> menjadi
>>> PNS masih tinggi dari tahun ke tahun. Sedangkan quota yang dibutuhkan tidak
>>> sebanding dengan banyak jumlah pendaftar. Misalnya, di Departemen Kehutanan
>>> formasi yang dibutuhkan untuk sarjana hukum hanya tujuh orang dan itu
>>> persaingannya seluruh Indonesia.
>>> Pada hal, jumlah pendaftar hampir mencapai ribuan orang. Dapat dibayangkan,
>>> kita akan kalah bersaing dengan sarjana dari UI, UGM, UII. Apalagi mereka
>>> mempunyai relasi dan koneksi di departemen itu. Tentu dalam kondisi 
>>> Indonesia
>>> saat ini tentu mereka yang lebih dulu di prioritaskan.
>>> Melihat persaingan yang tidak seimbang itu, mengakibatkan seorang teman 
>>> penulis
>>> batal mendaftar karena ia bayangkan akan kalah bersaing dengan universitas 
>>> yang
>>> lebih ternama sedangkan ia hanya berasal di salah satu uiniversitas swasta 
>>> di
>>> Sumatera Barat ini.
>>> Penulis berpendapat, paling tidak ada beberapa hal yang menyebabkan animo
>>> masyarakat cukup tinggi. Pertama, menjadi PNS akan mendapat gaji tiap bulan
>>> ditambah dengan tunjangan-tunjangan dan insentif lain di luar gaji pokok
>>> kemudian diakhir jabatan mendapatkan jatah pensiun sebagai penghargaan
>>> pengabdian kepada negara. Kedua, menjadi PNS pekerjaannya relatif santai 
>>> tidak
>>> memerlukan tenaga kuat dan otak yang pintar. Kecuali, pada level-level 
>>> kepala
>>> di sebuah instansi. Sering kita mendengar adanya keluhan dari masyarakat 
>>> yang
>>> tidak mendapatkan pelayanan ketika mereka berurusan.
>>> Pada hal, PNS adalah pelayan masyarakat dan ujung tombak birokrasi. Ketiga,
>>> menjadi PNS sudah menjadi identitas yang melekat di tengah-tengah masyarakat
>>> yang mungkin sulit mengubahnya dalam waktu yang relatif singkat. Pada saat
>>> penulis mau melanjutkan sekolah, pernah dilarang oleh kakek penulis
>>> katanya” untuk apa bersekolah, besok juga tidak akan jadi PNS”.
>>> Begitu katanya.



      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke