Pak JK disalah satu diskusi (rasanya di salah satu buku Pak JK yg dijual di 
Gramedia) pernah mengatakan bahwa kenapa harus kita Indonesia yang "menanggung 
beban dunia" sehingga seenaknya diatur-atur langkah kita dalam menentukan 
kedaulatan terhadap kekayaan milik kita sendiri. Kenapa mereka (warga dunia 
lain) sebelumnya bebas-bebas saja menggunduli hutan-hutan mereka...? Di padang 
pasir Timur Tengah gak ada hutan sama sekali, manusia tetap hidup tuh...? Jadi 
kita harus biarkan rakyat kita menderita untuk mereka yang merasa lebih tahu 
dan berwenang tentang bumi ini...? Tapi beliau juga memahami bahwa kita memang 
harus peduli dan menjaga lingkungan kita. Tetapi jangan berlebihan lah dan 
dibebani ke kita sepenuhnya...

Tolong koreksi kalau saya salah menterjemahkan esensi yang disampaikan beliau. 
Sebaiknya baca dulu buku tersebut sebelum dikutip ke media. Untuk itu, mohon 
maaf sebelumnya. Thanks.

Wass,
Nofrins

--- On Thu, 1/7/10, Bot S Piliang <[email protected]> wrote:

From: Bot S Piliang <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] Pembukaan Jalan Baru Terkendala Hutan Lindung
To: [email protected], [email protected]
Date: Thursday, January 7, 2010, 9:14 PM

Memang bak makan buah si malakama. Adalah pekerjaan berat Pemda dan tentu saja 
pemuka masyarakat Pessel, Solsel untuk meyakinkan pemerintah Pusat dan Dunia 
bahwa pembukaan jalan tersebut tidak akan merusak cagar alam dan hutan lindung 
yang dilewati. Kalau saja ada jaminan bahwa di sepanjang jalan yang melewati 
hutan loindung itu nantinya tidak akan di bangun bangunan apapun selain rambu 
lalu lintas, artinya kelestarian hutan tetap terjag.
Hutan Lindung Kerincci Seblat bkan cuma milik Pessel dan Solsel, tapi juga 
adlaah milik Dunia. Salah satu hutan yang masih terjaga keasliannya. Mudah2an 
segera mencapai titik temu yang terbaik bagi kita semua.

Amien

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp.
 08123885300

--- On Thu, 1/7/10, Nofend St. Mudo <[email protected]> wrote:

From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Pembukaan Jalan Baru Terkendala Hutan Lindung
To: [email protected], [email protected]
Date: Thursday, January 7, 2010, 8:46 AM

Propinsi | Kamis, 07/01/2010 06:06 WIB

Padang, (ANTARA) - Rencana pembukaan jalan baru yang menghubungkan lintas
Barat dan Timur provinsi Sumatra Barat (Sumbar) hingga kini masih terkendala
keberadaan hutan lindung di kawasan itu.

Padahal, menurut anggota DPRD Sumbar dari Kabupaten Solok dan Solok Selatan,
Mochlasin, di Padang, Rabu, pembukaan jalan itu dinilai strategis untuk
pengembangan perekonomian masyarakat setempat dan Sumbar umumnya.

Dikatakannya,
 pembukaan jalan itu kini sangat mendesak dilakukan, terutama
untuk ruas Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, ke Muara Labuh, Kabupaten
Solok, dan Kabupaten Solok Selatan ke Dharmasraya.

Khusus untuk ruas Teluk Air Putih yang akan menghubungkan Solok Selatan
dengan Dharmasraya, Pemda telah menganggarkan dananya dari APBD Sumbar dalam
tiga tahun terakhir.

Namun karena terbentur keberadaan hutan lindung, katanya, rencana tersebut
hingga kini belum dapat dilaksanakan.

Dia menjelaskan, anggaran untuk pembukaan jalan itu tetap diadakan meskipun
diketahui terkendala kawasan hutan lindung karena kebutuhan masyarakat yang
mendesak untuk penyediaan sarana jalan yang lebih baik.

Jalan tembus tersebut dapat memperpendek jarak tempuh antarkabupaten di
lintas tengah Sumbar sampai 200 kilometer dan memacu perekonomian setempat
lebih baik, katanya.

Untuk mengatasi kendala yang masih menghadang rencana
 tersebut, menurut dia,
upaya yang dapat dilakukan, antara lain meminta persetujuan DPR dan Menteri
Kehutanan.

Pemda harus berjuang agar alih fungsi hutan di kawasan itu dapat disetujui
DPR setelah diusulkan oleh Menhut, tambahnya. (*/ril)

http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=1&id=74155


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini
 & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      -- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke