Andiko, kok jo Prof Soetandyo sampai kini ambo masih kontak, khususnyo malalui 
Face Book. Akhir Desember nan lalu, wakatu ambo ka Surabaya mamaresokan 
kesehatan rutin, ambo undang baliau makan-makan basamo anak, minantu, jo 
cucu-cucu ambo. Asyik kami mahota sambia makan. Ambo sangat hormat ka baliau. 

Wassalam,
Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 


--- On Sat, 1/16/10, andikoGmail <[email protected]> wrote:

From: andikoGmail <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] Seorang Begawan Telah Mangkat : Catatan Kecil Untuk 
 Prof. Satjipto Rahardjo.
To: [email protected]
Cc: "Prof Soetandyo WIGNYOSOEBROTO MPA" <[email protected]>
Date: Saturday, January 16, 2010, 5:30 PM

Tarimo kasih Pak Syaf

Pada landasan berpikir dua pandeka teoritik hukum ini (Duo Sutandyo & Satjipto) 
kita memiliki alasan teoritik dan intelektual untuk tetap menegakkan hukum adat 
yang masih relevan, misalnyo hak ulayat, kalau indak, seperti menegakkan benang 
basah kito. Karena itu, baliau baduo ko bersedia "aneh" untuak indak ikuik 
kepastian hukum mekanik nan sadang basimaharajo lelo.

Syukurlah Pak Syaf lai sempat batamu jo baliau ko di Komnas Ham.

Salam

Andiko

Dr.Saafroedin BAHAR wrote:
> 
> Andiko, obituari Bung untuk pak Tjip ini indah sekali. Saya beruntung 
> mengenal beliau sewaktu sama-sama menjadi anggota Komnas HAM. Beliau -- 
> bersama Prof Soetandiyo -- berhasil membulatkan pemahaman saya tentang hukum 
> dan para ahli hukum. Saya memang agak 'gatal' bila berdekatan dengan para 
> ahli hukum penganut paham legalistik positivistik, yang kelihatannya 
> mendominasi dunia hukum kita dan bertanggung jawab atas carut-marutnya hukum 
> di negeri ini.
> 
> Semoga Allah swt menyelamatkan Bangsa dan Negara kita tangan-tangan jahil 
> penganut faham legalistik-positivistik ini.
> 
> 
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta)
> 
> <http://us.mc575.mail.yahoo.com/mc/showMessage?fid=Inbox&mid=1_26691132_AFFkxEIAAAvzSoF%2FLw4GFX2qLAk&sort=date&order=down&enc=auto&startMid=50&pSize=25&filterBy=&clean=&acrumb=7D5fWXteb99&.rand=236325964&cmd=msg.scan&pid=2&fn=08082009134.jpg>
> 
> --- On *Sat, 1/16/10, andikoGmail /<[email protected]>/* wrote:
> 
> 
>     From: andikoGmail <[email protected]>
>     Subject: [...@ntau-net] Seorang Begawan Telah Mangkat : Catatan
>     Kecil Untuk Prof. Satjipto Rahardjo.
>     To: [email protected]
>     Date: Saturday, January 16, 2010, 2:12 PM
> 
>     *Seorang Begawan Telah Mangkat : Catatan Kecil Untuk Prof.
>     Satjipto Rahardjo.*
> 
>     Andiko
> 
>     Satjipto Rahardjo, namanya. Sebuah nama seperti yang di rawikan
>     orang pandai adalah sebuah do’a. Begitu juga dia, sepenggal
>     namanya dimulai dari kata cipta, cipta dalam pengertian sederhana,
>     adalah mengadakan yang tak ada atau lebih dalam harfiahnya
>     manusia, menemukan tanda-tanda tuhan yang tersembunyi di alam
>     semesta dan jalan itulah yang ia titi. Tanda itu bernama keadilan.
> 
>     Seperti ungkapan hiperbola orang Minangkabau, seorang Tjip telah
>     “berdaun mulutnya” membahasakan sebuah keadilan hokum dari
>     perspektif orang kebanyakan, orang-orang yang kerapkali harus
>     kalah, sebuah keadilan yang banyak sekali terlanggar sehingga
>     pelanggaran itu hampir menjadi biasa dan me ritual pada sebuah
>     panggung hokum, mekanik dan statik.
> 
>     Manisnya kekuasaan telah melahirkan banyak sekali
>     penghamba-penghamba di jalannya, tapi Tjip tidak, kadang seperti
>     bagawan yang sepi, ia berdiri dalam resah dipersimpangan tempat
>     orang lalu-lalang, selokanya dinikmati, tapi tak lagi merasuk pada
>     inti, karena ketika itu yang memandu, maka segala kemegahan
>     kekuasaan akan runtuh dan Tjip menyampaikan, bahwa itu adalah
>     kepastian, sebuah marka sejarah yang tidak akan tertolak, beratus
>     dinasti runtuh karena itu.
> 
>     Para positifistik yang ia kritik, mengambil sebagian kecil saja
>     dari kepastian alam, hitungan kasar dari apa yang sesungguhnya
>     tersembunyi, menangkap ukuran mekanik yang sejatinya tidaklah
>     se-mesin itu. Karena itulah ia kemudian tergelincir, dipenjara
>     oleh symbol-simbol harfiah dan kepastian bendawi.
> 
>     Prof. Tjip atau Cip, mengantarkan sebuah kepastian yang lain yaitu
>     bahwa pada hukumnya segala paraturan perundang-undangan itu
>     mengabdi kepada manusia, ialah alat untuk mencapai ke adiluhungan
>     manusia sebagai kafilah dimuka bumi, bukan sebaliknya, segala
>     kalimat undang-undang itu mengabdi kepada hokum itu sendiri,
>     sehingga hokum dalam kesendiriannya, terasing, buta dan teramat
>     jauh dari jangkauan manusianya. Ia indah sekaligus racun peradaban.
> 
>     Pak Cip mengajarkan kepada kita bagaimana membaca apa yang
>     tersirat dari apa yang tersurat dari seloka-seloka undang-undang
>     yang pastinya akan dimakan waktu dan akan segera menjadi artefak
>     pengisi museum dan perpustakaan raja-raja. Karena undang-undang
>     sebagai sebuah kalimat terumus dalam kertas buram, akan termakan
>     waktu. Tetapi ketidak adilan terus berlangsung mengasah rasa
>     keadilan para jelata, ia tumbuh, berkembang dan pada akhirnya
>     berlari meninggalkan bait-bait itu.
> 
>     Seorang bagawan telah mangkat. Tak ada yang berurai airmata,
>     ataupun tembang seloka puja puji, tak ada juga parade militer
>     dengan segenap dentuman senapan dan tentara berbaris memanggul
>     jenazahnya. Kepulangannya tampa rasa hilang adalah kehidupan baru
>     bagi benih-benih pengajaran dan itulah garis seorang mahaguru.
>     Raga yang memenjara, itu saja yang dimakan waktu, tetapi semua apa
>     yang dikatakan dan apa yang pernah ditoreh akan hidup, membiak dan
>     akan menggelincirkan status quo hokum itu. Karena kefanaan
>     jasadnya tak perlu di puja, tapi apa yang ia pancangkan pada
>     ladang peradaban, akan membiak, dari pohon ilmu itu kita
>     memandang, bagaimana keadilan undang-undang sudah demikian jauh
>     dari kedailan para sudra, diantaranya, telah ia bentang jembatan itu.
> 
>     Selamat jalan professor, selamat jalan bagawan. Sungguh aku
>     kehilangan kata untuk sebuah jasa.
> 
>     Pasar Minggu, 16 Januari 2010
> 
>     --     .
>     Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan
>     ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta
>    ...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>     <http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
>     ===========================================================
>     UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>     - DILARANG:
>       1. Email besar dari 200KB;
>       2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
>       3. One Liner.
>     - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat
>     di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
>     - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
>     - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
>     - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply
>     email lama
>     ===========================================================
>     Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah
>     konfigurasi/settingan keanggotaan di:
>     http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
> 
> 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke