Assalamualaikum Bapak Bot S Piliang, Bapak Syafroni ditempat.

Saya numpang ikut2an ide dari Bapak Syafroni, minta naskah juga.

Mudah2an Bapak Bot S. Piliang masih mempunyainya, serta menyediakan waktunya 
mengirim via JAPRI, ke:  [email protected].

Treimakasih banyak sebelumnya kepada kedua Bapak2 yth,

Wassalam,
Muljadi
-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Tue, 30 Mar 2010 16:11:29 +0700
> Von: "Syafroni \\(Engineering\\)" <[email protected]>
> An: [email protected]
> Betreff: RE: [...@ntau-net] "DARA JINGGA", SEPERTI MEMBACA KEPEDIHAN

> Punya naskah "Dara Jingga" itu gak pak Bot? tolong dikirim via japri ya
> Pak, kalau filenya cukup besar
> 
> Bisa membantu utk naskah Adityawarman
> 
>  
> 
> Tapi bisa jadi apa yg dipikirkan dan dirasakan oleh Pak Wisran Hadi dan
> Pak Gus Tf Sakai itu tidak benar2 terjadi di masa lampau. Itu semua kan
> hanya tafsiran mereka. Tidak ada salahnya kalau ada yg berfikiran lain,
> maksudnya menafsirkan lain.
> 
>  
> 
> Misalnya :
> 
> Pak WH dan GTS menganggap Dara Jingga dipulangkan (kasarnya "diusir")
> dlm keadaan hamil tua.. ini memang sebuah penghinaan
> 
>  
> 
> Tapi bisa jadi lain ceritanya,
> 
> Dara Jingga harus pulang ke Malayu lantaran ayahnya (sang raja) sakit
> keras dan ia harus hadir dalam upacara kremasi jenasah ayahnya selaku
> anak perempuan tertua.. soalnya ketika adityawarman sudah lahir dan
> sudah remaja di Siguntur, Dara Jingga masih mengizinkan si Adit utk
> merantau ke Jawa, bercita2 menjadi perwira di kerajaan Majapahit dan
> kelak bisa mendirikan kerajaan yg besar di Suwarnabhumi.
> 
>  
> 
> Makasih
> 
>  
> 
> Wassalam
> 
> mm
> 
> ________________________________
> 
> From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
> Behalf Of Bot S Piliang
> Sent: Tuesday, March 30, 2010 4:06 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] "DARA JINGGA", SEPERTI MEMBACA KEPEDIHAN
> 
>  
> 
> MEmang, dalam buku 4 sandiwara Melayu karya Bapak Wisran hadi, khususnya
> dalam drama Cindur mato dan Dara Jingga, saya melihat secarik kisah
> kelam Ranah Minang yang tercabik-cabik. Dalam telaahan Wisran Hadi, pada
> saat itu, Dharmasyraya yang merupakan kerajaan rantau Minangkabau yang
> paling besar , dan juga alam Minangkabau, menghadapi ancaman serangan
> tentara Mongolia dari Utara, dan juga ekspansi Singosari yang ingin
> menguasai tambang emas, lada dan hasil bumi dari pedalaman Sumatera.
> Tak ada pilihan, kedatangan Kertanegara ke Dharmsyraya tidak mendapat
> perlawanan berarti, dan disaat itulah harga diri bangsa Melayu dan
> Minangkabau terinjak2. 
> Namun pada versi lain, peristiwa adu kerbau juga terjadi pada masa ini,
> ketika Singosari berhasil menduduki Dharmasyraya, mereka gagal menguasai
> Luhak Nan Tigo karena kalah dalam adu kerbau tersebut. (Wallahualam..)
> Saya kira, kenapa kemudian orang Minang mempertegas posisi wanita dalam
> adat dan kehidupan sosial, bisa jadi beranjak pada kisah tragedi Dara
> Jingga dan Dara Petak ini. 
> Saya jadi semakin tertarik, mudah2an suatu saat kisah Dara Jingga ini
> bisa difilmkan...
> 
> Amienn

-- 
GMX.at - Österreichs FreeMail-Dienst mit über 2 Mio Mitgliedern
E-Mail, SMS & mehr! Kostenlos: http://portal.gmx.net/de/go/atfreemail

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke