Aden Tewas
Oleh K Suheimi

Kata Aden dan kata Tewas menjadi aral pertengkaran yang merusak tali 
Silaturrahim kita di milis ini

Padahal semua orang ingin menyampaikan sesuatu yang baik dan berguna untuk ke 
mashlahatan bersama

Atas perbedaan persepsi dan berbeda sudut pandang sehingga ada yang terluka
Bahkan ada juga yang baganyi. Dan ada juga juga yg patah hati dan patah arang

Bermula karena ingin ber minang-minang dan ingin berbahasa asli kampungnya.

Aden untuk orang Banuhampu adalah biasa indah dan bagus karena berasal dari 
kata "Raden". Kalau di Sunda Raden dipakai sebagai panggilan kehormatan pada 
seseorang. Adeen dan Aden.

Aden juga berasal dari kata2 Denai, agaknya utk lebih pas ada baiknya kalau 
selama ini ada yang tak enak mendengar kata Aden, yah di ganti saja dengan kata 
"Denai" lebih santun.

"Tewas" saya juga sering menggunakan kata ini. Teringat ketika kecelakaan 
dilembah anai saya tulis artikel yang juga dimuat koran dengan judul "Sebeles 
tewas terlindas"
Bagi yang meninggal kerna kecelakaan atau perdarahan bahasa medianya menyatakan 
tewas.

Kalau di Bengkulu, kata tewas digunakan bagi mereka yang meninggal ketika di 
operasi.

Guru saya mengajarkan orang yang meninggal dg cara begitu dikatakan syahid 
sehingga di sebut Syuhada.

Apalah arti penamaan kata orang; lain padang, lain hilalang, lain lbuk lain 
ikan"

Janganlah sampai karena satu istilah bisa merusak Tali silaturrahim yang 
selamaini tak mudah kita bina

Si Jepe mengatakan cipuik untuak langkitang.
Pengetian yang sama, tapi di satu daerah itu adalah sebutan yang ndak boleh di 
ucapkan

Maka kata orang bijak "kalau kita mengerti sesuatu, kita akan mudah memaafkan 
sesuatu"

Maka saya teringat bait sebuah lagu

Pada bintang dan rembulan
Kuberjanji setia selalu
Setulus hati hatimu, 
semuni cintamu
Sayang percayalah aku

Kau kan  kusayang
Selama hidupku
Sayang percayalah aku

Untuk sanak di palanta yang saya cintai

Pekanbaru 3 Mai 2010
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke