setiap orang minang pasti mengunokan kato "aden" reni pulo mangunokannyo, tp reni mangunokannyo pada orang yg saumuo ( tentu sudah kenal lama, kawan karib) dan itupun percakapan reni jo kawan sajo, kalau lebih dr 2 orang biasannya reni mengunakan kata awak dan nama sendiri, Penggunaan kata “aden”yang tidak pada tempatnya itu tantu sajao akan menghasilkan konotasi negatif pado kito pak, ( orangnyo kasa pasti iko ado dipikiran org2 tu) papa reni kalau mandangaan reni manelpon kawan bakato2 aden se lah kanai hariak....saroman ndak di ajaan sopan santun jo taratik kato papa reni tu... kinipun reni jo ponakan saroman tu, kalau mrk ngomong lu2 gue2 baradiak kakak lansuang di piciak.... sakali lai mohon maaf kalau yg reni katoan cuma sampai disitu, soal kata raden di jawa , biasa digunakan oleh bawahan atau sejenisnya kepada atasannya , seperti panggilan pembantu kepada anak majikannya den mas, den ayu, dan kalau ke diri mereka sendiri , entahlah apakah mereka ber aden juga? mohon maaf ko pak, sampai siko pengetahuan reni soal raden, keberatan atas pemakaian kato tersebut , bukan karena masalah biaso atau indak biaso, wajar atau indak wajar, bukan juga masalah sensitivitas perasaan kami, tapi lebih ke arah pemikiran akan "dampak negatif" yang akan timbul di lingkungan kita ini terutama untuk masa mendatang terutama bagi kehidupan masa depan anak-anak ,adik2 kita di sini begitu kurang lebih . Soal kata tewas, di kampung kami sudah biasa mengunakan kata “mati” kepada yang meninggal, tp setelah keluar dr ruang lingkup tersebut kami lebih memilih kata maningga, alah dulu ( mandului). Semua tergantung kepada dimana bumi dipijak di situ langik di junjuang pak…. Yah semua dikembalikan kepada individu masing2 pak mohon maaf bila tak berkenan karana soal adat istiadat kampuang wak sorang see masih dangka dek reni, apolai adat istiadat daerah lain, sekali lagi kalau ini tak pantas di ucapkan oleh orang yg tak berpendidikan tinggi seperti ini tolong dilupoan sajo pak....karano iko cuma uneq2 seorang padusi di rantau....
renny,ancol www.renisy.blogspot.com Sesuatu yang baik, belum tentu benar Sesuatu yang benar, belum tentu baik Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: Sma <[email protected]>; Rantau <[email protected]> Sent: Mon, May 3, 2010 5:46:18 PM Subject: [...@ntau-net] Aden Tewas -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
