tuhan sajo memaafkan umatnyo apo lai wak cuma manuasia biaso wanita memang sulit dimengerti tp wanita mempunyai sisi kepekaan pada sesuatu hal yang baik atau yg buruk terhadap diri sendiri atau orang lain, papa reni kalau mamberangi anaknyo pakai mato, dan kami mengerti kami salah dan kami tak mengulanginya lagi...
begitulah pak dokter, mengutip cerita reni soal tingkah laku orang di kereta "bangsa yang punya sopan santun tinggi, penuh toleransi dan banyak kesungkanan, ternyata tidak peka dan tidak punya tenggang rasa terhadap orang lain" gimana merobahnya? tentu dari kita sendiri, terima kasih pak dokter semoga dimengerti dan memberi pengertian kepada jika reni, dan mengharap pak dokter jg bisa memberi pengertian tentang yg salah kepada yg lain...mohon maaf...kalau memang reni keliru.... renny,ancol www.renisy.blogspot.com ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: Rantau <[email protected]> Sent: Mon, May 3, 2010 8:02:42 PM Subject: Re: [...@ntau-net] Aden Tewas -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
