Alhamdulillah, di Riau Pos, Ahad, 16 Mei 2010, Uni dr. Hj. Zurtias K.
Suheimi, MARS, Direktur STIKES PMC dan Dirut sekali gus Owner RS PMC
Pakanbaru diliput sahalaman panuah di Koran Riau Pos, koran terbesar di
Riau.
Silahkan dicigok di link ko.

*http://www.riaupos.com/new/artikel.php?act=full&id=4&kat=9*


Salangkoknyo ambo kopikan di mail ko.

Salamaik Uni smg uni makin sukses, amiin.

Salam,

Elthaf


* *

*Seni Menikmati Hidup Hj Zurtias*

Olahraga, Makanan dan Aktivitas Teratur

16 Mai 2010

7 klik Beritahu Teman <javascript:void(0)>

[image: Olahraga, Makanan dan Aktivitas Teratur]Hj. Zurtias (said
mufti/riaupos)



Laporan muhammad hapiz
[email protected]

Hidup dilaluinya bagai air mengalir sekaligus menikmati setiap pekerjaan
yang dilakukannya. Bisa dikatakan, kesuksesan selalu menghampiri hidup Hj
Zurtias maupun keluarganya. Seni menikmati hidup baginya kunci sukses dan
bahagia keluarga hingga usia 64 tahun saat ini.


Hari-hari dilalui Zurtias penuh dengan aktivitas. Mulai dari bangun subuh
hari mengerjakan ibadah salat Subuh, kemudian bersantai atau ngobrol bersama
suami tercinta Prof Dr K Suheimi SpOG. Lalu dilanjutkan jogging yang biasa
dilakukan di lapangan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru. Setelah itu,
mengunjungi kolega, berorganisasi lalu mengurus rumah sakit Pekanbaru
Medical Center dimana ia direktur utamanya.

‘’Sekali sebulan, saya bersama suami berangkat ke Padang. Suami saya kan
masih mengajar di Universitas Andalas, sekalian saya ikut refreshing dan
mengecek rumah serta Rumah Sakit Bunda miliki kami. Ke Padang, kami palingan
hanya bertiga dengan supir. Terasa nikmat melakukan perjalanan darat dan
sering kami berkaraoke diatas mobil berdua. Hidup bagi saya bagai air
mengalir, jalani sebaik mungkin, lakukan apa yang terbaik maka yakinkan
Allah SWT akan memberikan yang terbaik pula,’’ ujar ibu empat anak ini.

Aktivitas padat dibandingkan dengan usia, Zurtias memang tergolong perempuan
kuat. Kuncinya, kata perempuan yang lulus Fakultas Kedokteran tahun 1965
tersebut, menjaga kesehatan, pola makan, olahraga serta tidak membebani diri
dengan pekerjaan yang dilakukan. Soal kesehatan, Zurtias yang pernah
mendapat penghargaan dokter teladan se-Sumatera Barat tersebut dilakukannya
dengan sederhana.

‘’Saya sukanya makanan kampung, sedari dulu tidak membiasakan keluarga makan
makanan instan. Kalau masak di rumah, saya masih menggunakan alat masak dari
tanah liat, tidak menggunakan peralatan canggih yang dapat cepat memproses
masakan cepat matang. Karena dengan memasak dengan periuk tanah, disamping
lebih utuh menjaga nilai gizinya juga lebih terasa nikmatnya,’’ terangnya.

Organisasi yang digelutinya saat ini, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua
Persatuan Olahraga Senam Pernapasan Indonesia (Porpi) Wilayah Riau.
Aktivitas senam juga kerap dilakukannya untuk menambah stamina tubuh. Dulu
ia punya aktivitas olahraga ekstrim, dua kali sepekan bersama
sahabat-kerabat, melakukan perjalanan pendakian Gunung Padang. Tapi saat ini
tidak lagi dilakukannya.

‘’Usia 50-an sewaktu di Padang kami rutin melakukan jalan kaki mendaki
Gunung Padang. Tapi sekarang tidak lagi. Ya karena menyesuaikan saja dengan
usia. Olah raga jogging, senam dan tetap beraktivitas sudah lebih dari
cukup,’’ sebut dia.

Kini fokus mengelola rumah sakit, tekadnya hingga kokoh sebagai rumah sakit
pendidikan. Di RS PMC tersebut, ia mendirikan Sekolah Tinggi Kebidanan dan
Perawat dan hal itu sebutnya perlu dibenahi. Mengelola rumah sakit umum
sekaligus pendidikan, akunya tidaklah mudah, perlu kesabaran, ketelatenan
dan keprofesionalan.

‘’Rumah sakit khusus ibu dan anak saya di Padang tidaklah sesulit mengelola
rumah sakit umum ini. Disamping berbeda jauh jumlah tempat tidur, mengelola
rumah sakit umum, adalah seni mengelola orang-orang yang mengurusi langsung
orang sakit. Mengelola dokter-dokter. Mereka ini orang pintar-pintar dan
sekolah tinggi. Tapi saya dipanggil ibu oleh dokter-dokter muda di sini dan
kalau ada masalah tidak terlalu rumit menyelesaikannya,’’ kata dia.

Terjun berbisnis rumah sakit diawali dengan perjuangan cukup panjang. Saat
menjadi PNS di Dinas Kesehatan Pemprov Sumbar, ia memulai merintis rumah
sakit ibu dan anak dengan nama Bunda dengan 7 tempat tidur sebagai awalnya.
Setelah pensiun usia 55 tahun, iapun mengikuti program magister pengelolaan
rumah sakit dengan gelar MARS.

‘’Studi akhir, saya mengambil Pekanbaru-Riau sebagai penelitian. Ternyata
Pekanbaru masih membutuhkan tambahan rumah sakit dan akan lebih baik
dikelola secara profesional. Selesai MARS, saya bersama suami mendirikan
rumah sakit PMC ini,’’ paparnya.

Menjadi seorang dokter kemudian mendirikan rumah sakit, bukanlah cita-cita
sejak awal olehnya. Saat lulus Sekolah Menengah Atas, ia kemudian mengikuti
ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Pada masanya, tes bisa dilakukan
terhadap jurusan apa yang diminati.
‘’Saya tes enam jurusan, Kedokteran Unand, Arsitektur ITB, Apoteker,
Ekonomi, IKIP Mate Matika, dan Pertanian. Alhamdulillah semuanya lulus. Tapi
atas saran orang tua, saya memilih kedokteran Unand,’’ tuturnya.(len)


Dr Hj Zurtias Suheimi, MARS

Lahir : Bukittinggi, 29 September 1947
Pekerjaan : Direktur Utama Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC)

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke