Ciek lai segetek pengamatan ambo. Terjadi perobahan pranata sosial dari masyarakat tepian sungai. Industri dan tambang batubara menjadi momok dari perubahan ditambah sawit dan ilegal loging. Selain itu ambo maliek perubahan dari gaya hidup masyarakat yg diakibatkan program dari pusat yg selalu menjadikan pusat transportasi ke darat. Pembangunan jalan baru dll. Dengan adanya pembuatan jalan baru secara otomatis masyarakat pinggiran sungai menganti muka rumahnya menghadap jalan dan sungai bukan sebai patokan utk bangunan mereka lagi. Secara otomatis yg namanya belakang rumah tentunya menjadi area yg "kumuh", sampah, buangan manusia dll diterjunkan langsung ke sungai. Padahal kalo awak liek, nilai jual sungai ko sangaik tinggi. Kehidupan masyarakat secara turun temurun mengantungi hidupnya dari sungai "dipaksa" berubah menjadikan darat sebagai lahan baru. Sehingga nilai ekonomi tingginya hilang ditelan arus. Sungai sebatas alat transportasi dari pelaku ilegal logong dan tongkang2 raksasa yg mengotori sungai dengan limbah dan pemandangan.
Nanang, jkt ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Rab, 19 Mei, 2010 08:53:27 Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] Borneo Indra, beberapa bulan lalu, ketika Farid Gaban melakukan penjelajahan keliling Kalimantan spt yg seang dilakukannya sekarang di wilayah timur, ada rencana melakukan jelajah Sungai Kapuas sampai ke hulu. Bagus sekali kalau ide ini diwujudkan dan kita ikut. Wajah Sungai Kapuas di hilir adalah wajah yg menjerit krn tumpahan limbah dan pencemaran. Akibatnya, kota2 tepian sungai di Kalimantan menjadi kota2 tanpa cahaya kelestarian dan keindahan. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ________________________________ From: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 18 May 2010 10:04:41 -0700 (PDT) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Borneo dalam beberapa waktu belakangan, ambo memang berkeliling ke berbagai tempat. minggu lalu, setelah sekali sepekan pulang kampung, ambo ke Bengkulu. Besok ke Jambi sampai Kamis. Sebuah perjalanan dengan rasa beragam. kepedihan yang dalam. saya tidak tahu harus memulai darimana. ke beberapa kawan di Jakarta, sambil duduk di cafe, saya cerita ttg Sumbar, nagaro-nagari gempa. kawan-kawan saya yang tajir ini tidak tertarik. ucapan: gue doakan, Ndra, sering terdengar. tapi ketika cerota soal Kalimantan, mata mereka langsung terjaga. "masih banyak yang belum digali", rata-rata itu pikiran mereka. kuasa pertambangan, ekspoitasi hutan, dllnya, terbayang di kepala mereka. saya tidak tahu untuk apa semua catatan ini. sebagai catatan singkat, tentu ibarat laci dalam pikiran saya. ada banyak yang bisa saya urai, dengan catatan singkat itu. semacam kunci rahasia dalam bahasa-bahasa yang saya bangun. waktu begitu singkat untuk mencatat. dan sampai hari ini, saya belum tahu bagaimana menjawab, bagaimana memikirkan yang terbaik. tapi saya terus berusaha mencatat dnegan hati dan pikiran. mungkin hanya sebagai penyemangat. ijp --- On Tue, 5/18/10, Zulkarnain Kahar <[email protected]> wrote: >From: Zulkarnain Kahar <[email protected]> >Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Borneo >To: [email protected] >Date: Tuesday, May 18, 2010, 8:35 AM > > > > >Sanak Suryadi,Indra dan sadonyo dunsanak RN > >Kadang terfikir dek awak bagaimana para penjajah membiarkan anak jajagahan >terus bodoh...agar leluasa menjarah ratusan tahun. > >....kini sipenjarah adalah bangsa sendri >Membiarkan sekolah yang rubuh tidak cepat cepat dibangun >Membiarkan pendidikan ber-simahal .. >Membiarkan orang miskin terus miskin... >Membiarkan para investor asing tanpa kontrol agar si rupiah terus mengalir ke >tabungan di luar negeri.. >Membiarkan orang orang pintar duduk dibangku panjang agar mereka kabur ke luar >negeri >Membiarkan orang orang berobat keluar negeri agar rumah sakit lokal tak pernah >mampu bersaing .. >.. dan beratus-ratus pembiaran lagi yang disengaja agar mereka (bangsa kita >sendiri itu) bisa duduk manis dengan hasil jarahan dan tak lupa sambil >mentertawakan korban (bangsa kita juga)... > >Wassalam > ZK > > > > ________________________________ From: Lies Suryadi <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Tue, May 18, 2010 12:56:31 PM >Subject: Bls: [...@ntau-net] Borneo > > >Indra, >Trenyuh membacanya. Tak ada cara lain selain mencerdaskan bangsa kita ini >sehingga lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor jasa dapat diciptakan. >Selain itu bidang pertanian harus dimodernisasikan. Jika tidak, negeri ini >akan tergerus terus oleh orang2 yang suka memakan kulit bumi. Sedih hati >melihat kehancuran alam kita yang luar biasa kaya ini. > >Salam, >Suryadi > >--- Pada Sel, 18/5/10, Indra Jaya Piliang <[email protected]> menulis: > > >>Dari: Indra Jaya Piliang <[email protected]> >>Judul: [...@ntau-net] Borneo >>Kepada: [email protected] >>Tanggal: Selasa, 18 Mei, 2010, 5:50 PM >> >> >>http://www.indrapiliang.com/2010/05/18/borneo/ >> >>Borneo >>(Catatan Perjalanan IJP) >>Dari ketinggian 30.000 kaki. Hutan seperti lumut. Hijau. Menggurat seperti >>tulang-tulang kerangka. Pada tiap lekukan tanah. Batas hijau, agak hijau, >>tapi tetap hijau. Kadang seperti cakar rajawali. Atau tampak bergerak ke aras >>horison. >> >>Awan-awan putih di atasnya. Seakan memagut dari jauh. Dekat, tapi berjarak. >>Koloni awan dan hutan, tanpa hujan. >> >>Sungai-sungai melingkar ular-ular kecil dan besar. Bergelung, berkelok, tanpa >>kedinginan. Dari entah menuju laut. >> >>Dulu, Borneo adalah kabut. Adalah Barbar berisi manusia-manusia kanibal. Kata >>antropolog yang bermonolog. >> >>Kini, Borneo adalah benteng bagi setiap manusia-manusia kanibal yang memakan >>planet ini. >> >>Kuridukan Avatar, di sini, dengan seekor Rajawali. Kurindukan cinta yang >>mengalir dari pohon kehidupan. >> >>Suara-suara ratiban. Gerak-gerik ayunan >> berlanggam. >> >>Tuhan, Kau tahu isi hatiku. >> >>Borneo, pada kisah pertama bagiku adalah pesawat kecil yang mengempeskan >>perut. Takut pada awan. Seperti naik naik halilintar di Ancol sana yang tak >>pernah kunaiki. Borneo menjadi cerita rapat-rapat penting di Bukit Soeharto. >>Kini bukit itu tandus, mengejar gurun di Timur Tengah. Borneo adalah >>malam-malam gelisah dikejar bayangan, pengungsian dari satu tempat pertemuan >>ke tempat pertemuan berikut, pada 1997. Borneo jadi legenda pelarian sejumlah >>aktivis mahasiswa. >> >>Pada kisah-kisah berikutnya, Borneo sedang menata daerah. Menjiplak Syney, >>Melbourne, dari sisi bangunan. Kaya menjangkau langit. Miskin menghalau >>suku-suku Dayak di hutan-hutan. >> >>Lalu Borneo menjadi lautan darah. Panglima Burung, puasa, hening, >>manusia-manusia yang melompat dari pohon ke pohon, menebas leher siapapun >>yang berbau lain. Borneo menjadi medan tugas tentara-tentara muda tanpa >>pengalaman. >> >>Dan di kisah >> berikutnya, Borneo adalah gelombang para raja. Gelombang orang-orang yang >> ingin memberi nama. Kisah-kisah pemekaran. Kisah-kisah perbatasan. >> Penyeludupan. Pengungsi ratusan ribu orang. Kisah-kisah pengusiran. >> >>Dan tambang yang luka. Dan illegal logging. Dan wartawan yang kena culik dan >>patah-patah tulang kena hantam. Dan bangunan rumah mirip istana bernuansa >>emas. >> >>Borneo juga kisah kekasihku. Kisah anakku. Kisah energi langit yang turun >>bagai angin limbubu. >> >>Pada batas peradaban kini, dimana tempatmu? Kemana kamu? Apa yang kau cari? >>Borneo, hanya pada tiap patahan siang dengan malam, ceruk malam dengan pagi, >>terdapat keajaiban. >> >>Di Atas Langit Palangkaraya dan Di Tanah Palangkaraya, 17-18 Mei 2010 >> >> >> >> >> >>-- >>. >>Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat >>lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet >> http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >>=========================================================== >>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >>- DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >>http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet >>- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting >>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply >>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama >>=========================================================== >>Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan >>keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe >> >-- >. >Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat >lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >- DILARANG: >1. Email besar dari 200KB; >2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; >3. One Liner. >- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet >- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting >- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply >- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan > mereply email lama >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan >keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe >-- >. >Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat >lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >- DILARANG: >1. Email besar dari 200KB; >2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; >3. One Liner. >- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet >- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting >- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply >- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan > mereply email lama >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan >keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
