Indra, beberapa bulan lalu, ketika Farid Gaban melakukan penjelajahan keliling 
Kalimantan spt yg seang dilakukannya sekarang di wilayah timur, ada rencana 
melakukan jelajah Sungai Kapuas sampai ke hulu. Bagus sekali kalau ide ini 
diwujudkan dan kita ikut. Wajah Sungai Kapuas di hilir adalah wajah yg menjerit 
krn tumpahan limbah dan pencemaran. Akibatnya, kota2 tepian sungai di 
Kalimantan menjadi kota2 tanpa cahaya kelestarian dan keindahan.


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Indra Jaya Piliang <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 18 May 2010 10:04:41 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Borneo

dalam beberapa waktu belakangan, ambo memang berkeliling ke berbagai tempat. 
minggu lalu, setelah sekali sepekan pulang kampung, ambo ke Bengkulu. Besok ke 
Jambi sampai Kamis. Sebuah perjalanan dengan rasa beragam. kepedihan yang 
dalam. 
 
saya tidak tahu harus memulai darimana. ke beberapa kawan di Jakarta, sambil 
duduk di cafe, saya cerita ttg Sumbar, nagaro-nagari gempa. kawan-kawan saya 
yang tajir ini tidak tertarik. ucapan: gue doakan, Ndra, sering terdengar.
 
tapi ketika cerota soal Kalimantan, mata mereka langsung terjaga. "masih banyak 
yang belum digali", rata-rata itu pikiran mereka. kuasa pertambangan, 
ekspoitasi hutan, dllnya, terbayang di kepala mereka.
 
saya tidak tahu untuk apa semua catatan ini. sebagai catatan singkat, tentu 
ibarat laci dalam pikiran saya. ada banyak yang bisa saya urai, dengan catatan 
singkat itu. semacam kunci rahasia dalam bahasa-bahasa yang saya bangun. waktu 
begitu singkat untuk mencatat. 
 
dan sampai hari ini, saya belum tahu bagaimana menjawab, bagaimana memikirkan 
yang terbaik. tapi saya terus berusaha mencatat dnegan hati dan pikiran. 
mungkin hanya sebagai penyemangat. 
 
ijp

--- On Tue, 5/18/10, Zulkarnain Kahar <[email protected]> wrote:


From: Zulkarnain Kahar <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Borneo
To: [email protected]
Date: Tuesday, May 18, 2010, 8:35 AM







Sanak Suryadi,Indra dan sadonyo dunsanak RN
 
Kadang terfikir dek awak bagaimana para penjajah membiarkan anak jajagahan 
terus bodoh...agar leluasa menjarah ratusan tahun.
 
....kini sipenjarah adalah bangsa sendri
Membiarkan sekolah yang rubuh tidak cepat cepat dibangun
Membiarkan pendidikan ber-simahal ..
Membiarkan orang miskin terus miskin...
Membiarkan para investor asing tanpa kontrol  agar si rupiah terus mengalir ke 
tabungan di luar negeri..
Membiarkan orang orang pintar duduk dibangku panjang agar mereka kabur ke luar 
negeri
Membiarkan orang orang berobat keluar negeri agar rumah sakit lokal tak pernah 
mampu bersaing ..
.. dan beratus-ratus pembiaran lagi yang disengaja agar mereka (bangsa kita 
sendiri itu) bisa duduk manis dengan hasil jarahan dan tak lupa sambil 
mentertawakan korban (bangsa kita juga)...
 
Wassalam
 ZK
 




From: Lies Suryadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, May 18, 2010 12:56:31 PM
Subject: Bls: [...@ntau-net] Borneo






Indra,
Trenyuh membacanya. Tak ada cara lain selain mencerdaskan bangsa kita ini 
sehingga lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor jasa dapat diciptakan. 
Selain itu bidang pertanian harus dimodernisasikan. Jika tidak, negeri ini akan 
tergerus terus oleh orang2 yang suka memakan kulit bumi. Sedih hati melihat 
kehancuran alam kita yang luar biasa kaya ini. 
 
Salam,
Suryadi

--- Pada Sel, 18/5/10, Indra Jaya Piliang <[email protected]> menulis:


Dari: Indra Jaya Piliang <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Borneo
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 18 Mei, 2010, 5:50 PM


http://www.indrapiliang.com/2010/05/18/borneo/

Borneo
(Catatan Perjalanan IJP)
Dari ketinggian 30.000 kaki. Hutan seperti lumut. Hijau. Menggurat seperti 
tulang-tulang kerangka. Pada tiap lekukan tanah. Batas hijau, agak hijau, tapi 
tetap hijau. Kadang seperti cakar rajawali. Atau tampak bergerak ke aras 
horison.

Awan-awan putih di atasnya. Seakan memagut dari jauh. Dekat, tapi berjarak. 
Koloni awan dan hutan, tanpa hujan. 

Sungai-sungai melingkar ular-ular kecil dan besar. Bergelung, berkelok, tanpa 
kedinginan. Dari entah menuju laut. 

Dulu, Borneo adalah kabut. Adalah Barbar berisi manusia-manusia kanibal. Kata 
antropolog yang bermonolog. 

Kini, Borneo adalah benteng bagi setiap manusia-manusia kanibal yang memakan 
planet ini. 

Kuridukan Avatar, di sini, dengan seekor Rajawali. Kurindukan cinta yang 
mengalir dari pohon kehidupan. 

Suara-suara ratiban. Gerak-gerik ayunan berlanggam. 

Tuhan, Kau tahu isi hatiku.

Borneo, pada kisah pertama bagiku adalah pesawat kecil yang mengempeskan perut. 
Takut pada awan. Seperti naik naik halilintar di Ancol sana yang tak pernah 
kunaiki. Borneo menjadi cerita rapat-rapat penting di Bukit Soeharto. Kini 
bukit itu tandus, mengejar gurun di Timur Tengah. Borneo adalah malam-malam 
gelisah dikejar bayangan, pengungsian dari satu tempat pertemuan ke tempat 
pertemuan berikut, pada 1997. Borneo jadi legenda pelarian sejumlah aktivis 
mahasiswa.

Pada kisah-kisah berikutnya, Borneo sedang menata daerah. Menjiplak Syney, 
Melbourne, dari sisi bangunan. Kaya menjangkau langit. Miskin menghalau 
suku-suku Dayak di hutan-hutan. 

Lalu Borneo menjadi lautan darah. Panglima Burung, puasa, hening, 
manusia-manusia yang melompat dari pohon ke pohon, menebas leher siapapun yang 
berbau lain. Borneo menjadi medan tugas tentara-tentara muda tanpa pengalaman.

Dan di kisah berikutnya, Borneo adalah gelombang para raja. Gelombang 
orang-orang yang ingin memberi nama. Kisah-kisah pemekaran. Kisah-kisah 
perbatasan. Penyeludupan. Pengungsi ratusan ribu orang. Kisah-kisah pengusiran. 

Dan tambang yang luka. Dan illegal logging. Dan wartawan yang kena culik dan 
patah-patah tulang kena hantam. Dan bangunan rumah mirip istana bernuansa emas. 

Borneo juga kisah kekasihku. Kisah anakku. Kisah energi langit yang turun bagai 
angin limbubu. 

Pada batas peradaban kini, dimana tempatmu? Kemana kamu? Apa yang kau cari? 
Borneo, hanya pada tiap patahan siang dengan malam, ceruk malam dengan pagi, 
terdapat keajaiban.

Di Atas Langit Palangkaraya dan Di Tanah Palangkaraya, 17-18 Mei 2010



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
  • ... Indra Jaya Piliang
    • ... Nismah Rumzy
      • ... Indra J Piliang
    • ... Lies Suryadi
      • ... Zulkarnain Kahar
        • ... Lies Suryadi
          • ... Syofiardi BachyulJb
        • ... Indra Jaya Piliang
          • ... andrinof
            • ... Roland Y. Mandailiang
            • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
          • ... hanifah daman
      • ... taufiqrasjid

Kirim email ke