Assalamualaikum Wr.Wb Yth. Bapak Zulkarnain Kahar, Bapak Dasriel Noeha, bapak 
Rizki Sikumbang serta dunsanak dipalanta.

Saya sendiri sependapat dengan Pak Zulkarnain Kahar, tetapi ini menurut saya 
bak proses symbiose antara ekonomie und ekologie.
Tergantung dengan parameter2 empunya kedua element tersebut.

Maaf, seandainya tidak sependapat.

Wassalam,
Muljadi



-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Wed, 16 Jun 2010 14:45:52 +0000
> Von: [email protected]
> An: [email protected]
> Betreff: Re: [...@ntau-net] Robohnya Surau kami di Minangkabau----KPRRS

> Susah untuk memberikan komentar atau lebih baik diam? Seperti komen pak ZK
> bahwa 1000 surau gak kan ngaruh kalau "isinya" sudah berubah bila
> dibanding generasi 50an dan 60an yg memang masa kecil sudah disurau karna 
> belum ada
> tv, hp,internet yg mengganggu. Sekarang masa dah lain. Nasibnya akan sama
> dengan membuat mesjid megah namun isinya cuma 2 saf shalat. Akan disindir
> ole Quran surat Al Takatsur "bermegah-megahan akan melalaikan kamu".
> Cari yg terbaik buat generasi penerus untuk menghindar thagut karna sang
> thagut ada dimana-mana
> Wass
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -----Original Message-----
> From: rizki skb <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 16 Jun 2010 21:35:05 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] Robohnya Surau kami di Minangkabau----KPRRS
> 
> Terima kasih atas tanggapan uda zulkarnaen.
> Pro dan kontra dalam program aksi ini kami terima dengan lapang dada.
> Semoga ALLAH SWT menunjukan sesuatu yang terbaik dalam berbuat dan
> bertindak.
> Wassalam
> 
> 2010/6/16 Zulkarnain Kahar <[email protected]>:
> > Assalamulaikum wr wb
> >
> > Kini kita bisa belajar agama kapan saja dan dimana saja. Anak laki laki
> kita
> > tidak lagi harus tidur disurau karena dirumah sudah ada kamar sendiri
> bahkan
> > sebagian dari kita telah banyak membuat ruangan shalat dirumah masing
> > masing. Pusat pusat pendidikan agama sudah bertaburan dan mudah jangkau
> > dengan biaya yang jauh dari lebih rendah dari pendidikan umum. Agama
> sudah
> > jadi kebutuhan sehari hari.  dimana saja dimuka bumi ini menjelang
> ramadhan
> > bertaburan pesantren pesantren kilat. Orang tua berbaris membawa anak
> anak
> > berlajar agama. Ada pula masyarakat di negeri  yang mayoritas
> non-muslim
> >  ini patungan mendatangkan ustad setiap tahun dari Indonesia untuk
> mengisi
> > kekeringan rohani.
> >
> > Nun jauh ujung utara di Aberdeen sana, saya diundang oleh komunitas
> > Indonesia yang hanya beberapa incek karena ada pengajian dirumahnya.
> Sang
> > Ustad diundang dari Sterling ini dilakukan mereka setiap bulan. Turun ke
> > selatan dibenua hitam  yang mayoritas non muslim juga. Sebuah
> rumah keluarga
> > berubah jadi Mesdjid untu Sholat Jummat. Berdesak desak dirumah yang
> sempit
> > berbaris teratur.
> >
> > Keselatan lagi kita sampai di kota melbourne ditengah sumpek kota
> digedung
> > universitas ada ruangan yang tak selega Istiqlal dipenuhi orang orang
> > berjemaah dengan wajah wajah yang tersenyum..
> >
> > Pertanyaan saya "apa masih prioritas" membangun seribu surau dizaman
> yang
> > berbeda dengan puluhan tahun silam. Bila dulu Ayah ibu juga masih jadi
> > pelajar Agama. Kini sang ayah-Ibu bisa jadi pribadi sang anak anaknya..
> >
> > Kalau tujuan utama adalah siar agama, itu bisa dilakukan dimana
> saja.Ruangan
> > kantor wali jorong, gedung gedung sekolah atau rumah keluarga  bisa
> berubah
> > jadi surau.
> >
> > Wassalam,
> > Mohon maaf bila tidak berkenan
> >
> > Zulkarnain Kahar
> > Houston TX
> >
> >
> >
> >
> >
> >

-- 
GRATIS für alle GMX-Mitglieder: Die maxdome Movie-FLAT!
Jetzt freischalten unter http://portal.gmx.net/de/go/maxdome01

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke