Wahai mamanda dan kakanda
Dari dua generasi
Rupanya pengalaman diri
Beda mata dan cara mengatakannya

Orang muda berkata apa adanya
Bukak kulik tampak isi
Sasuai apo nan dicaliak tadi
Orang tua lebih banyak memendam rasa

Yang tua maupun yang muda
Walau babedo carono
Namun tujuannyo samo
Ingin pejabat peduli tentang WC kota

Caro spontan apo adono
Caro mamakai kato malereng
Mambuek awak geleng-geleng
Samo santiang kaduono


Salam


Hanifah


--- On Tue, 7/20/10, Muhammad Dafiq Saib <[email protected]> wrote:

From: Muhammad Dafiq Saib <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] "Puisi WC dari Bukiktinggi..."
To: [email protected]
Date: Tuesday, July 20, 2010, 11:33 AM

Adinda engku muda Erison

Pencemas betul adinda ini
Perihal jamban  menyusahkan adinda
Kejamban itu sudah pekerjaan lama
Sejak nenek kita Adam turun ke bumi

Adinda terlalu penggegas
Membaca hanya yang tersurat

Padahal ada pula yang tersirat
Sebenarnya bagi adinda belum jelas

Tapi karena cerita sudah adinda sampaikan
Biarlah hamba tolong menjawab
Agar ma'na bisa terungkap
Kenapa seperti itu keadaan jamban


Yang pertama sekali wahai adinda
Kota ini bukanlah kota kakus
Tempat orang memunggah isi usus
Tetapi ini adalah kota wisata

Wisatawan  tinggal di penginapan
Di sana sudah tersedia yang namanya toilet

Disamping tentu saja tempat berjoged
Dimana wisatawan selalu nyaman

Kalaulah dia datang melihat-lihat
Yang digunakannya hanyalah mata
Dibantu dengan alat kamera
Tidak mesti terusik urusan buat hajat


Yang tersesak ke belakang di tengah pasar
Hanyalah orang-orang yang saleronya gadang
Terlalu padat mengisi galang-galang
Sehingga isi perut ingin terpancar

Kami tak suka orang gadang salero
Meski menyediakan banyak tempat makan

Kalau mereka tak pandai mengendalikan
Berarti mereka berani mengambil resiko

Adapun kakus yang adinda katakan
Sebenarnya khusus untuk masyarakat kami
Yang memang sudah terbiasa seperti ini
Tak pernah mereka mempersoalkan


Bukan kami tak tahu di nan rancak
Untuk menyediakan peturasan yang nyaman
Tapi banyak yang kami khawatirkan
Kalau-kalau kakus jadi tempat tagak-tagak

Nanti adinda akan kembali menghujat
Seandainya kakus nyaman selalu 

Karena masyarakat datang bergeduru
Terganggu lagi orang yang akan buang hajat

Adapaun perihal Pasar Banto
Terlihat betul pandangan adinda dangkal
Itu untuk tempat anak muda mangkal
Tempat mereka memadu cinto


Sekali lagi adinda salah mengerti
Pembangunan mall sudah kami perhitungkan
Karena yang datang banyak warga metropolitan
Agar mereka serasa di rumah sendiri

Kota ini kota masa depan
Jangan adinda salah sangka

Bukannya mudah mengurus kota
Memandang enteng sekali jangan

Bukan sembarangan kami disini
Kami adalah pemenang pemilu
Telah menghabiskan uang dan waktu
Kakus bukanlah urusan kami

Jadi beginilah wahai adinda

Tolong sampaikan kepada teman
Datanglah berkunjung sebagai wisatawan
Urusan kakus lupakanlah saja

_______________

Wassalamu'alaikum

Lembang Alam

2010/7/20 erisonjkambari <[email protected]>

Oleh : Erison J.Kambari

(catatan kecil untuk Uda Walikota Bukittinggi yang baru…juga untuk Uda-

uda Anggota Dewan Yth)



 Astagaaa…..

setelah sekian lama kucoba bersilengah saja..

akhirnya kutergoda juga untuk mendekati WC setengah tua di tengah

kota…

dari Jam Gadang cuma berjarak dua puluh meter saja….

di bawah pohon besar yang merimba…

atap seng jadi pagarnya..,

ketika kuintip dengan lensa kamera…

terekam  rumput menyemak tak ada yang mengurusnya…



Geram....

Heran…

bercampur bingung kudibuatnya;

“INI KERJAAN SIAPA..?”

Membangun satu WC saja di jantung kota, SATU TAHUN TAK TUNTAS-TUNTAS

JUGA…?

“INI ULAH SIAPA....?”

Ratusan juta seperti melayang di langit-langit kota….

“INI KESERAKAHAN SIAPA..?”

Aku tak tahu harus bertanya kemana…








-- 

.

Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke