Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Herman St.Idris serta para dunsanak di Palanta.
Wah....... iya memang........ ada benarnya, kelihatannya itulah attitude negara........mencerminkan kultur rakyat kita yang ramah tamah. Apa mau dikata........... Didalam negara demokrasi, boleh dan bebas berfikir keras2 sampai kedengaran oleh negara tetangga, hanya tergantung dengan politik yang disandang oleh sang pemikir pada momentum aplikasi yang dipakai dan amplitudo desibel yang dianutnya. Adapun hukum yang berlaku bisa membatasi tindakan2/pemikiran2 individuum atupun kelompok2 yang bernaung dibawah bendera negara tersebut. Menurut pendapat saya pribadi, wakil menteri tersebut, boleh2 saja mikir semau-/sekeras-nya. Hanya saja etikanya....yah.... mungkin kurang layak menurut pandangan beberapa orang. Besar kemungkinan dugaan saya beliau itu belum mendapat bimbingan ESQ, andaikata pernah..........., mungkin belum lulus...... atau yang kelas kambing.......pasti bukan kelas wahidnya. Sekianlah dulu "ota balapik" dari saya, mohon maaf sudah menyita waktunya Wassalam, Muljadi -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 21 Jul 2010 19:53:21 -0700 (PDT) > Von: Harman <[email protected]> > An: RantauNet <[email protected]> > Betreff: [...@ntau-net] Wakil Menteri Tidak Pantas ngomong begini .... > "Kalau dibagi 250 juta penduduk Indonesia, itu berarti satu orang 0,5 > kilogram > per tahun. Katakanlah harga cabai Rp 60 ribu, jadi satu tahun ini Rp 30 > ribu. > Kalau dibagi 300 hari per tahun makan sambal, berarti cuma Rp 100 per > hari. Itu > yang kita ributkan untuk menyerang pemerintah," > > mau diapakan lagi memang baru sebatas ini mungkin kwalitas pengelola > negara ini. > masalah selera hanya dijawab dengan angka2 dan himbaun. > Ga jauh beda dengan pemimpinnya, setiap ada masalah tindakan pertamanya > adalah > naik podium sambil berkata "saya KECEWA, MARAH ...dst " kemudian > diteruskan > dengan > "saya MEMINTA/MENGHIMBAU bla....bla...." tentukan dengan mimik dan gesture > yang > sempurna. > sepertinya yang pantas kecewa dan marah itu rakyat bukan level kepala > negara, > untuk > tingkatan kepala negara kecewa dan marah ga perlulah diumbar kepublik > cukup > ambil > tindakan nyata yg langsung dirasakan masyarakat... > > > wassalam, > harman st.idris > > > http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/07/21/99066/Wakil-Menteri-Isyaratkan-Tidak-Pantas-Serang-Pemerintah-Pakai-Cabai > > > > Wakil Menteri Isyaratkan Tidak Pantas Serang Pemerintah Pakai Cabai > Rabu, 21 Juli 2010, 14:37:20 WIB > Laporan: Ujang Sunda > > Jakarta, RMOL. Pemerintah memastikan pada Agustus mendatang stok cabai > nasional akan relatif lebih tinggi dibanding bulan ini. Dengan demikian, > harga > cabai relatif lebih terjaga. > > "Kalau kita lihat, dalam dua mingu terakhir stok harian cabai kita > meningkat. > Pada Agustus, kira-kira total penambahan kita naik 4.000 ton dibandingkan > dengan Juli," kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisna Mukti di kantor > Kemenko > Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (21/7). > > Pasokan ini, sambungnya, akan disumbang dari Jawa Timur, Sulawesi Selatan > dan > Sulawesi Utara. Untuk saat ini saja, produksi cabai nasional sekitar 111 > ribu > ton. Dengan penambahan tadi, bulan depan diperkirakan produksinya > mencapai 115 > ribu ton. > > Bayu juga meminta, melonjaknya harga cabai tidak terlalu > dibesar-besarkan. > Sebab, konsumsi cabai per hari untuk setiap orang sangat kecil. > Menurutnya, > konsumsi cabai nasional dalam satu tahun hanya 1,2 juta ton. > > > "Kalau dibagi 250 juta penduduk Indonesia, itu berarti satu orang 0,5 > kilogram > per tahun. Katakanlah harga cabai Rp 60 ribu, jadi satu tahun ini Rp 30 > ribu. > Kalau dibagi 300 hari per tahun makan sambal, berarti cuma Rp 100 per > hari. Itu > yang kita ributkan untuk menyerang pemerintah," tandasnya.[ald] > > -- Neu: GMX De-Mail - Einfach wie E-Mail, sicher wie ein Brief! Jetzt De-Mail-Adresse reservieren: http://portal.gmx.net/de/go/demail -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
