Kalau manuruik ambo, memang rancak diperhitungkan bantuan itu sampai tamat.
Riri Bekasi, l, 48 -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Nofend Marola Sent: Friday, July 23, 2010 6:01 PM To: [email protected] Subject: RE: [...@ntau-net] Derai Air MATA Ibu-ibu Miskin di Singgalang Jumat, 23 Juli 2010 DIBIAYAI KULIAH SAMPAI TAMAT : Nelmawati Menangis, Terimakasih Ya Allah! PADANG - Nelmawati tidak bisa menahan air matanya. Dia menangis bukan karena sedih, tapi terharu akhirnya anak gadisnya, Nida Ria bisa melanjutkan pendidikannya ke Universitas Negeri Padang (UNP). Seorang hamba Allah di Kota Wisata Bukittinggi tidak hanya membayarkan biaya masuk sebesar Rp2.750.000, juga akan menanggung biaya pendidikan Nida sampai menamatkan pendidikannya di Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP. "Rasanya darah saya sudah kembali ke jantung," katanya kepada Singgalang yang menemani ibu dan anak itu ke kota Sanjai itu, Kamis (22/7). Seperti diberitakan Singgalang dua hari lalu, Nida Ria yang diterima di PLB FIP UNP tersandung biaya masuk akibat ketiadaan biaya. Ibunya, hanya penjual lontong gulai di Pasar Lubuk Buaya, Padang. Itupun berjualan sekali dalam seminggu pada hari Minggu saja. Menurut Nelmawati, sejak Nida (sapaan putrinya) dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 17 Juli lalu, hatinya tiada senang lagi. Susah hatinya memikirkan biaya pendidikan anaknya itu, sementara di lubuk hatinya dia berharap anak kedua dari tiga bersaudara tersebut bisa melanjutkan pendidikannya sampai perguruan tinggi. "Sedih saya tak terperi melihat Nida selalu menangis memikirkan biaya pendidikannya yang tak mampu saya miliki. Kini, saya benar-benar lega. Alhamdullilah! Puji syukur pada Allah dan terimakasih buat dermawan berhati mulia yang sudah membantu biaya pendidikan Nida," ujarnya. Syukurnya Nen, sapaan akrabnya tidak terkatakan. Apalagi, dermawan tersebut berjanji akan membiayai pendidikan anaknya sampai tamat. Sungguh tak menyangka, tapi ini kuasa Allah SWT yang telah menunjukkan jalan bagi putrinya yang tercinta. "Saya sangat-sangat berterimakasih, karena saya juga khawatir nanti Nida putus di tengah jalan kuliahnya, tapi dermawan itu telah memberikan jalan keluar yang sangat melegakan hati saya," sebutnya lagi. Tak hanya Nen yang sangat berbahagia. Nida pun tak kalah sukacitanya. Senyum terus tersungging di bibir gadis manis itu. Dia sama seperti ibunya, tak kalah bersyukur dan berterimakasih kepada hamba Allah SWT. "Nida merasa sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan dermawan tersebut," katanya pula. Di hadapan sang Bunda, gadis yatim yang sudah dua tahun ditinggal sang ayahnya Usman, Nida berjanji akan belajar sungguh-sungguh. Juga akan berupaya untuk selalu mendapatkan nilai-nilai terbaik di tempat perkuliahannya nanti. "Insya Allah. Doakan Nida ya Kak," ujarnya kepada wartawati Singgalang. Sang dewa penolong sendiri tak ingin disebutkan jati dirinya. Dia ingin apa yang diberikannya bisa memberikan berkah bagi anak-anak yang telah ditolongnya, terutama untuk diri sendiri dan keluarga yang ditolongnya. (*) http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=110 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
