Pak Datuk Endang.

 

Silahkan kalau ka ditaruihkan contentnyo. Yang ambo mohon diperhatikan
adalah statement Uda Azmi Dt Bagindo, dan komentar Pak Saaf plus UDa Erinos

 

Riri

Sadang di Dapua 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Datuk Endang
Sent: Sunday, July 25, 2010 5:53 PM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: Re: THREAD DITUTUIK - RE: Bls: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM
Sumbar dan LKAM Jakarta, Yth.

 


Pak Riri dan Rang Dapua yth.

Mohon maaf sebelumnya saya melihat thread ini masih bisa dilanjutkan secara
sehat, karena kalau tidak imbasnya bisa bermacam-macam. Saya kira beberapa
pemangku adat di milis ini masih bisa menanggapi beberapa pertanyaan yang
disampaikan secara sopan dan tertib serta sesuai dengan norma-norma netiket.
Saya sendiri karena kesibukan di sawah memang tidak bisa secara aktif dan
intens, namun bukankah selama ini kalau ada pertanyaan dan tanggapan yang
ditujukan langsung kepada saya, insyaAllah selalu dibalas? Kalau memang
sibuk, saya selalu menyebutkan penundaan. Kebetulan memang beberapa waktu
ini lagi musim urang mambajak.

Jadi kalau ado sanak nan masih takili-kili di mato taraso-raso di dado,
silahkan sajo asal sasuai jo alua dan patuik.

Baitu disampaikan, untuak dapek dipertimbangkan.

 

Wassalam,

-datuk endang



--- On Tue, 7/20/10, Riri Chaidir <[email protected]> wrote:

Uda Muzirman, 

 

Sehubungan dengan thread yang saya minta agar ditutup dan tanggapan dari Uda
Muzirman, ijinkan ambo berkomentar sbb:

 

1.      Alasan Penututpan Thread. Di paragraf pertama posting tadi saya
katakan bahwa: "Sesuai dengan keberatan Uda Azmi Datuak Bagindo dan tambahan
komentar dari Uda Erinos dan Pak Saaf, ... :". Kalau kita baca ulang
positng2 yang disebutkan tersebut, concern senior2 ambo itu bukan tentang
content, tapi tentang gaya bahasa.
2.      Jumlah Moderator yang mengambil keputusan.  Maaf, Da. Saya tidak
mengetahui "7 Moderators" yang Uda sampaikan. Saya relatif baru ikut di
Palanta, kalau ndak salah tahun 2007. Sebelum saya "dipromosikan" saya cuma
membaca nama Miko dan Nofend yang saya dengar bersuara dari Dapua.
Belakangan, saya lihat di dalam menu "Tugas Pengelolaan", saya menemukan 4
nama: Miko,Nofend, Riri, dan Z. Chaniago. 
3.      Pedoman untuk menghentikan suatu thread. Mungkin saja "Adat Salingka
Palanta" yang tercantum di
http://groups.google.com/group/rantaunet/web/peraturan-rantaunet?hl=id
dianggap kurang memadai. Jika dipandang demikian, saya tidak tahu persis,
siapa yang berkewenangan dan bagaimana teknisnya untuk membuatnya lebih baik
(dengan mempertimbangkan kebutuhan dan sumberdaya yang ada), tetapi mungkin
bagus juga kalau ada yang memulai menyusun yang lebih baik tersebut. 

Demikian tanggapan dari ambo, Da

 

Riri

Bekasi, l, 48

 

2010/7/20 Muzirman -- <[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >

AssWrWB, sanak Riri, Moderators , Rang Dapua , Yth,

Krn saya yg memulai diskusi ini, tentu saya berkepentingan utk
mempertanyakan system moderasi yg dilakukan Moderators RN, pertanyaan ini
pernah saya kemukakan/tanyakan pd posting sebelumnya, me
moderasi(memutuskan=stop) suatu perbedaan pendapat tidak cukup di tentulan
oleh 2 atau 3 orang saja Moderators, apalagi diskusi ttg anak Nagari Minang
/masalah publik ke depan dan masa depan-nya.

Dasar pemikiran saya adalah sbb :

1. Perbedaan pendapat/diskusi adalah rachmat, terjadi conflict of opinions,
akan menimbulkan(memunculkan) pendapat2 yg terbaik dari yg paling baik...
Saya pinjam istilah : conflict creates innovations. Itu lah hakekatnya kita
Minang menghargai egalitarian, nilai2 demoktrasi yg tlh kita miliki
jang tumbuh dari perut ibu Ranah Minang sendiri , dan yg perlu kita tumbuh
kembangkan sesuai dgn norma2 yg kita yakini bersama.

Silahkan para pengunjung balairung  RN utk menilai mana pendapat yg paling
baik dari yg terbaik, .

2. Diskusi ttg ini adalah principle, krn berkenaan dgn ,bhw saya
berkeyakinan bhw anak nagari/kemanakan Minang mempunyai hak utk mengadakan
pertemuan, perkumpulan, berkumpul ttg adat istidat dan syariah yg dianut
nya,.apapun namanya, KKM, dll masalah nya muncul kan krn pertemuan/kongres
ini ingin membentuk wadah Majelis Adat dan Syarak, yg di tolak oleh Lembaga
yg telah ada dan mampan. Kalau memenuhi syarat apa salahnya.
To the point ,saya katakan. Lembaga tsb akan tergeser/berkurang
kepentingannya, (?). hal ini wajar dan sah saha saja,   Krn anak
Nagari/kemanakan mempunyai kepentingan yg berbeda juga, mempunyai nilai2
system yg berbeda, mempunyai goals/orientasi yg berbeda, mempunyai target
dan sasaran yg berbeda, dan sumber daya sedikit yg berbeda pula, maka
terjadilah conflict kepentingan ini.

Bhw dalam system kita egalatarian (demokrasi ?) kompetisi/persaingan  utk
meng goal kan/melaksanakan  kepentingan kita masing2 yg berbeda adalah sah
sah saja, dan legal, dengan syarat harus adanya kebebasan berpendapat yg
elegant sesuai dgn norma2 yg kita sepakati bersama.
Disini lah point nya, bagi sanak2 yg kepentingan nya belum di laksanakan krn
kalah di Pemilu, silah kan kritik dgn fakta, dan tunggu/siapkan  utk Pemilu
berikitunya utk mengalahkan Pemenang Pemilu yg dulu yg tidak mengayomi
kepentingan kita. Ini juga berlaku utk lembaga2 ke[entingan publik lainnya.

 Kalau boleh saya tambahkan ; "The core of politics is who gets whats, and
who decides whats on someone's life"
 
3.Kalau ada yg berpendapat, diskusi nya sdh meleceng, bahaso yg digunakan
macam2 diluar garis,daN NORMA2, , ini sifat nya relatif,  bagi saya diskusi
dgn para sanak selama ini ttg thread  ini, pak Azmi, pak Datuk Endang, pak
Iqbal dll, nya  masih menununjuk diskusi yg bisa saya di terima. Ada yg
lansung meng email saya lansung dgn ketidak setujuan nya terhadap pendapat
saya, tentu saya senyum saja,.. ha ha.

4. Disini saya mengusulkan, utk meng stop suatu diskusi yg berkenaan dgn
kepentingan publik, sebaiknya dilakukan :

A, Identifikasi dan inventarisasika kata2 yg yg menyerang secara
tranparancy, di dikemukan di depan sidang balairung utk dibaca semua
pengunjung balairung RN.(tak perlu di sebut si A mengatakan ini, si B ini).

B.Diskusi kan dlm waktu bbrp lama utk menerima input dari pihak lainnya,

C. Setelah diskusi, berikan kesempatan yg di tuduh "menyerang" (flammer) utk
membela dirinya atau mempertahankan dirinya.

D. Jika masih atau belum ada kesepakatan, maka adakan voting bagi
Moderators, yg berjumlah tujuh orang, yg legitimasi nya di akui baik secara
aklamasi atau dipilh. , atau menyediakan diri.

Harapan saya bhw "Balairung RN ini harus berusaha menjadi ujung tombak
leadership anak kemanakan  kita kedepan dalam perbedaan pendapat, "basiiang
kayu 
dalam tunggu,  supayo api itu hidup". mari kita ciptakan anak nagari yg
berprinsip- Citizen LeaDERSHIP,  tidak hanya membebek,.InsyaAllah.

Hanya sekian dulu, diskusi kita bisa terus berlanjut , demi membangkik
batang tarandam ,semoga sehat selalu.

Wass. Muzirman Tanjung .
----------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------



2010/7/20 Riri Mairizal Chaidir <[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >

Dunsanak Sadonyo,

 

Sesuai dengan keberatan Uda Azmi Datuak Bagindo dan tambahan komentar dari
Uda Erinos dan Pak Saaf, maka thread berjudul Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar
dan LKAM Jakarta,      Yth. Ko ditutuik.

 

Dimohon para Adi Dunsanak untuk memiliki pemahaman yang sama dengan saya,
bahwa yang ditutup itu bukan hanya diskusi dalam thread ini, tetapi
menyangkut diskusi yang berkaitan langsung dengan ini.

 

Wassalam

 

Riri Mairizal Chaidir

Di ujuang Dapua

 

 

 

 

 

 

From: [email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
[mailto:[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> ]
On Behalf Of [email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]
> 
Sent: Tuesday, July 20, 2010 9:46 AM
To: Rantau Net
Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta,
Yth.

 


Sacaro pribadi ambo setuju jo saran Sanak Eri Bagindo Rajo, karano wacana
ttg LKAAM/LAKM iko - baiak dlm rangka KKM atau indak - alah mulai kurang
lamak dibaco, karano alah mulai manyarang pribadi.

Kito sarahkanlah ka palanta ko untuak maambiak kasimpulan dari bahan nan
ado. Setuju buliah, indak setuju buliah juo.

Wassalam,

Powered by Telkomsel BlackBerryR

  _____  

From: Eri Bagindo Rajo <[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > 

Sender: [email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>  

Date: Mon, 19 Jul 2010 19:21:50 -0700 (PDT)

To: <[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> >

ReplyTo: [email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>  

Subject: Bls: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta,
Yth.

 

Asssalamu'alaikum WW Angku Dt Bagindo sarato Sanak sidang palanta RN nan
mulia

Ambo salamo ko ma amati dan manyimak sajo laguah lagah KKM ko, akhirnyo
manuruik ambo alah masonyo diSTOP karano alah muloi agak kasa bahasa nan di
pagunokan. Ambo tatap urang MINANG nan ba prinsip BAHASO manunjuakkan
BANGSO.
Mari kito hinda kan beda pandapek nan manjurus perpecahan ataupun menyerang
pribadi.

Kok umua ambo masih ketek, ilimu pun kurang pangkek pun indak ado, tapi nan
kabanaran indak ma etong hal itu, jadi rasonyo  jo randah hati ambo maimbau
kasaluruah pihak baik nan pro nan kontra  atau pun hanya ikut ikutan, mari
kito STOP polemik soal KKM dan LKAM sarato LKAAM ko.

Wassalamu'alaikum WW

Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo (52)

 

  _____  

Dari: azmi abu kasim azmi abu kasim <[email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]
> >
Kepada: [email protected]
<http://us.mc562.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> 
Terkirim: Sel, 20 Juli, 2010 08:38:40
Judul: [...@ntau-net] Bapak Pimpinan LKAAM Sumbar dan LKAM Jakarta, Yth.


Assalamualaikum w.w. 

 

Kapada sdr. Z.Caniago nan ambo hormati 

Ambo indak berkeberatan untuk berbeda pandapek dan berdiskusi di milis
nangko. Karena beda pandapeki itu di benarkan dalam tatanan adat
Minangkabau. Namun, sebaiknya dikemukakanlah dengan santun dan saling
menghormati, pilihlah atau  gunakanlah kata-kata yang sesuai dengan aturan
adat, bicara tentang adat, tentu sebaiknyo menurut koridor atau aturan adat,
jangan sampai kita bicara tentang adat tetapi penyampaiannya tidak menurut
adat, apolai kito di milis ko yang mungkin semua orang dapek sajo
mambaconyo. Setajam apapun yang disampaikan, usahakanlah tajam jan sampai
malukoi, kok runcing jam sampai mancucuak, capek kaki jan sampai manarung
ringan tangan jan sampai mamacah, kok bakato kan taraso dihati kok maawai
taraso di tangan. Oleh karena itu ambo mohon maaf,  ambo indak bisa
melayaninyo atau berdiskusi dengan sdr di milis nangko. Numun, jika sdr
masih alun puas dengan jawaban ambo  dan angku Dt.Endang, tantang LAKM
Jakarta, ambo persilahkan sdr datang ke kantor sekretariat LAKM  Jl.Maramba
no. 5 Jakarta Utara, ambo dengan senang hati akan menerima sdr.

Demikian sajo mohon maaf dan terima kasih ateh perhatiannyo.

 

Wslm,

Azmi Dt.Bagindo

 

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke